4 UPT Ditjen Hubla Tandatangani Adendum Perjanjian KSP-BMN dengan PT Pelindo

- Pewarta

Wednesday, 14 June 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Sebanyak 4 (empat) Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melakukan Penandatanganan Adendum Perjanjian Kerjasama Pemanfaatan Barang Milik Negara (KSP-BMN) bersama PT Pelindo (Persero), yakni Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Kepala Kantor KSOP Kelas IV Badas, Kepala Kantor KSOP IV Waingapu dan Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Garongkong.

Penandatanganan Adendum Perjanjian KSP-BMN tersebut dilakukan antara Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Lollan Panjaitan dengan PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) dalam hal ini Regional Head 3 PT. Pelindo (Persero), Ardhy Wahyu Basuki dan Regional Head 4 PT. Pelindo (Persero), Enriany Muis, Rabu (14/6) di Kantor Kementerian Perhubungan Jakarta.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Arif Toha mengatakan, penandatanganan Adendum Perjanjian Kerjasama ini dilakukan dalam rangka optimalisasi penyediaan, pengembangan dan pengelolaan infrastruktur pelabuhan serta optimalisasi kontribusi yang diperoleh dari pengelolaan pelabuhan baik melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) maupun pendapatan jasa kepelabuhanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan ditandatanganinya adendum perjanjian ini diharapkan dapat semakin mengoptimalkan pemanfaatan Barang Milik Negara yang berada di pelabuhan-pelabuhan yang dikerjasamakan untuk mendukung fungsi pelayanan di pelabuhan tersebut sekaligus untuk meningkatkan pendapatan Negara,” ujar Dirjen Arif.

Pihaknya menyambut baik adanya kerjasama ini, yang menandakan bentuk saling dukung dan meningkatkan sinergi antara Ditjen Perhubungan Laut dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam membangun negara baik dari segi infrastruktur maupun perekonomian.

“Kami berharap Kerjasama ini dapat memberikan nilai positif bagi perekonomian karena dengan adanya pengembangan infrastruktur pelabuhan diharapkan sektor perekonomian di daerah sekitar pelabuhan akan semakin baik,” katanya.

Lebih lanjut Dirjen Arif mengungkapkan bahwa Pemerintah terus berupaya melakukan pembenahan di bidang kepelabuhanan dalam rangka mewujudkan industri kepelabuhanan nasional yang lebih kuat, menurunkan biaya logistik nasional, meningkatkan konektivitas maritim di seluruh Indonesia serta meningkatkan kinerja da daya saing secara global.

“Apa yang kita lakukan harus disampaikan langsung kepada masyarakat dan tepat sasaran serhingga dapat memberikan manfaat dan dinikmati langsung oleh masyarakat,” imbuhnya..

Untuk itu Dirjen Arif mengajak semua pihak untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai tupoksi masing-masing dalam mengoptimalkan potensi pelabuhan-pelabuhan di Indonesia sehingga dapat meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (idj)

 

Berita Terkait

Penugasan Angkutan Barang PELNI Tunjukan Kinerja Positif di 2025
Layanan Peti Kemas TPK Kupang Tetap Berjalan, Perbaikan Alat Dipacu
Perkuat Distribusi Bapokting ke 3TP, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut Tahun 2026
Perkuat Konektivitas Maritim, Terminal Teluk Lamong Bukukan Arus Petikemas 2,8 Juta TEUs di Tahun 2025
Menutup 2025, Menyambut 2026: PTP Nonpetikemas Gelar Apresiasi Pelanggan Serentak di Seluruh Cabang
Arus Kapal dan Penumpang Meningkat, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif Selama Periode Nataru 2025–2026
Pushidrosal Dukung PSN Tanggul Laut Melalui Survei Hidro-Oseanografi
Alumni Akabri 89 Kirim Bantuan Kemanusiaan Korban Bencana di Sumatera

Berita Terkait

Sunday, 11 January 2026 - 14:29 WIB

Penugasan Angkutan Barang PELNI Tunjukan Kinerja Positif di 2025

Saturday, 10 January 2026 - 13:40 WIB

Layanan Peti Kemas TPK Kupang Tetap Berjalan, Perbaikan Alat Dipacu

Saturday, 10 January 2026 - 04:55 WIB

Perkuat Distribusi Bapokting ke 3TP, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut Tahun 2026

Friday, 9 January 2026 - 14:18 WIB

Perkuat Konektivitas Maritim, Terminal Teluk Lamong Bukukan Arus Petikemas 2,8 Juta TEUs di Tahun 2025

Friday, 9 January 2026 - 14:05 WIB

Menutup 2025, Menyambut 2026: PTP Nonpetikemas Gelar Apresiasi Pelanggan Serentak di Seluruh Cabang

Berita Terbaru