Sektor Pertanian Tumbuh Pesat 10,52 Persen, Supply Chain Jadi Kunci Keberlanjutan

- Pewarta

Monday, 2 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Pemerintahan Prabowo-Gibran telah menetapkan visi “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045” dengan salah satu program dalam Asta Cita adalah membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

Chairman Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi mengatakan pembangunan desa tersebut identik dengan pembangunan sektor pertanian yang menunjukkan tingkat pertumbuhan dan kontribusi yang tinggi terhadap produk domestik bruto (PDB).

Berdasarkan data BPS, sektor pertanian, perkebunan, dan kehutanan berkontribusi sebesar 12,66 persen pada triwulan I-2025. Pada triwulan ini ekonomi Indonesia tumbuh 4,87 persen (y-on-y) atau terkontraksi 0,98 persen (q-to-q).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari lima sektor dengan kontribusi tertinggi terhadap PDB, tingkat pertumbuhan (y-on-y) tertinggi adalah sektor pertanian (10,52 persen), diikuti perdagangan (5,03 persen), industri pengolahan (4,56 persen), dan konstruksi (2,18 persen). Sementara, pertambangan terkontraksi sebesar 1,23 persen.

Pengelolaan logistik yang handal diperlukan dalam pengelolaan aliran komoditas dari lahan pertanian hingga ke konsumen untuk meminimalkan tingkat kerusakan. Setijadi memperkirakan kerusakan komoditas pertanian dalam proses pasca panen rata-rata mencapai 8-10 persen.

Beberapa hal itu mendorong Klaster Supply Chain Management (SCM) Program Studi Teknik Industri Universitas Widyatama Bandung mengadakan “Pelatihan Proses Penanganan dan Penyimpanan Beras Organik” dalam rangka Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Cikurubuk Kecamatan Buahdua Kabupaten Sumedang, Jumat (30/5).

Pelatihan dibuka oleh Ketua Klaster SCM Tulus Martua Sihombing dan Kepala Desa Cikurubuk Muhammad Fadar Junawar. Pelatihan diberikan oleh Muchammad Fauzi dan Verani Hartati dengan peserta pelatihan perwakilan kelompok tani.

Proses pengeringan yang umumnya secara konvensional dengan cara dijemur berdampak terhadap kualitas gabah yang kurang baik. Perlu digunakan mesin pengering untuk bisa mencapai standar, misal kadar air 14%, yang menentukan kualitas dan daya simpan beras.

Pengemasan beras, terutama untuk beras kualitas tinggi seperti beras organik, dapat dilakukan secara khusus dengan proses vacuum agar beras dapat disimpan lebih lama hingga 6 bulan.

Klaster SCM juga melakukan kegiatan PkM dengan Pengembangan Ekonomi Sirkular pada Rantai Pasok Beras Organik Desa Cikurubuk pada bulan April-Juni 2025.

Tim PkM menyerahkan sumbangan alat USG hewan untuk pengecekan kehamilan kambing. Air seni kambing, termasuk dari kambing hamil, dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair (POC) karena mengandung nutrisi penting untuk tanaman seperti nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K).
(ire djafar)

Berita Terkait

PTP Nonpetikemas Bagikan Strategi ESG dan DEI serta Komunikasi yang Berdampak pada IDEAS Conference 2026
Wadanpushidrosal Lepas Kontingen Pushidrosal Berlaga pada Poral Tahun 2026
Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Salurkan 235 Paket Sembako bagi Masyarakat Kecamatan Koja
KSO TPK Koja Dukung Pemusnahan Barang Impor Longstay Berstatus BDN dan BTD untuk Optimalkan Arus Logistik Nasional
Momemtum HUT Ke-13, IPC TPK Hadirkan Khitanan Massal untuk Masyarakat
Pushidrosal Perkuat Langkah Pembentukan Jabatan Fungsional Hidrografer Nasional Bersama Kementerian PANRB
Pushidrosal Gelar Helideck Party di KRI Canopus-936
Pelindo, BNN, dan BPBD Kota Surabaya Ajak Anak Kenal Pelabuhan, Hidup Sehat, dan Siaga Bencana Lewat Portground Vol. 1

Berita Terkait

Friday, 10 July 2026 - 20:54 WIB

PTP Nonpetikemas Bagikan Strategi ESG dan DEI serta Komunikasi yang Berdampak pada IDEAS Conference 2026

Thursday, 9 July 2026 - 13:13 WIB

Wadanpushidrosal Lepas Kontingen Pushidrosal Berlaga pada Poral Tahun 2026

Thursday, 9 July 2026 - 13:08 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Salurkan 235 Paket Sembako bagi Masyarakat Kecamatan Koja

Wednesday, 8 July 2026 - 11:11 WIB

KSO TPK Koja Dukung Pemusnahan Barang Impor Longstay Berstatus BDN dan BTD untuk Optimalkan Arus Logistik Nasional

Wednesday, 8 July 2026 - 10:02 WIB

Momemtum HUT Ke-13, IPC TPK Hadirkan Khitanan Massal untuk Masyarakat

Berita Terbaru