Pelindo Rehabilitasi 33,5 Hektar Mangrove di Indramayu, Dukung National Blue Carbon Action

- Pewarta

Wednesday, 24 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melalui Pelindo Regional 2 Cirebon bersama Kantor Pusat Pelindo dan Subholding PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) kembali melaksanakan kegiatan rehabilitasi pohon mangrove, Selasa (23/9). Kegiatan ini menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sekaligus wujud komitmen perusahaan dalam mendukung National Blue Carbon Action Partnership. Sejak 2021 hingga kini, total lahan mangrove yang telah direhabilitasi oleh Pelindo Group mencapai 834,65 hektar. Tahun ini, Pelindo menargetkan rehabilitasi mangrove seluas 134,5 hektar di seluruh wilayah operasional, dengan 33,5 hektar di antaranya berada di Desa Totoran, Indramayu, Jawa Barat.

Sejak 2023, total rehabilitasi mangrove di kawasan ini telah mencapai 163,5 hektar. Kegiatan rehabilitasi mangrove kali ini juga menjadi bagian dari rangkaian Pelindo Day ke-4 yang bertepatan dengan Hari Maritim Nasional, dan dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Pelindo. Pelaksanaan dilakukan dengan melibatkan pejabat, staf, karyawan Pelindo, serta masyarakat lokal.

Dalam sambutannya, Mundzyr Salim, Division Head Pelayanan SDM & Umum Pelindo Regional 2, menegaskan bahwa mangrove memiliki peran vital dalam menjaga kelestarian lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selain penahan abrasi, mangrove juga menjadi habitat berbagai flora dan fauna, serta berperan menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Tak hanya itu, mangrove berkontribusi besar dalam mitigasi perubahan iklim, dengan kemampuannya menyerap karbon lebih banyak daripada hutan tropis pada umumnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Kali ini kami bersama Pelindo Kantor Pusat, SPSL, serta warga Desa Totoran dan instansi terkait akan menanam 53.550 bibit mangrove jenis Syfvofishery di lahan seluas 33,496 hektar. Kegiatan ini bukan sekadar penanaman pohon, tetapi juga penanaman harapan untuk masa depan lingkungan yang lebih baik.”

Ketua Tim Kerja Restorasi Pesisir dan Pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Hery Gunawan Daulay, menekankan pentingnya merawat ekosistem laut, serta mengapresiasi setinggi-tingginya PT Pelindo yang telah menjadi penggagas kegiatan ini dan berharap langkah ini menginspirasi BUMN maupun swasta untuk lebih aktif berkontribusi dalam pelestarian lingkungan.

“Menjaga laut bukanlah pilihan, melainkan kewajiban. Peringatan Hari Maritim ini menjadi momentum untuk mengingatkan bahwa laut harus dirawat agar tetap menjadi sumber kehidupan,” ujar Hery.

Hal senada disampaikan Kepala BPDAS Cimanuk Citanduy, Umar Nasir, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak.

“Kami berterima kasih atas inisiatif Pelindo melalui program TJSL dalam rehabilitasi mangrove di Indramayu. Harapannya kegiatan ini dapat menggerakkan seluruh instansi dan masyarakat untuk bersama menciptakan penghijauan di lingkungannya,” katanya.

Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan bibit mangrove secara simbolis dari Pelindo Group kepada stakeholder dan Kelompok Tani Pancer Berkah Bersama. Aksi penanaman bibit bersama masyarakat pun menjadi simbol nyata sinergi dalam menjaga kelestarian pesisir Desa Totoran agar tetap hijau dan lestari.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Sub Direktorat Rehabilitasi Mangrove Kementerian Kehutanan RI, Giri Suryanta; Direktur PT Menara Maritim Indonesia, Rudy Istiawan; Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah IX Provinsi Jawa Barat, Agus Sukondi; General Manager Pelindo Regional 2 Cirebon, Darwis.

Hadir pula Manager Perencanaan dan Pengelolaan Program Pelindo, Bayu Widyafrasta; Senior Manager Hukum & Humas Pelindo Regional 2, Wahyu Jatmiko; Senior Manager Umum & Rumah Tangga Pelindo Regional 2, Sofyan Gumelar; Kepala Kuwu Desa Totoran; serta Kelompok Tani Pancer Berkah Bersama. (ire djafar)

Berita Terkait

Indonesia Mulai Persiapan Ratifikasi Konvensi Hong Kong 2009, Perkuat Keselamatan Pelayaran dan Industri Maritim Nasional
Sinergi Pelindo dengan Kemenko Perekonomian Salurkan Bantuan Pasca Bencana di Aceh
Perkuat Akses dan Nadi Perekonomian Banggai Laut, ASDP Buka Lintasan Perintis Banggai–Paisulamo–Dungkean
Awal 2026, Pelindo Terminal Petikemas Ambon Salurkan TJSL: Sembako, Santunan, Pendidikan hingga Bantuan Rumah Ibadah
Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Bantuan Banjir untuk Warga Tanjung Priok
Terminal Peti Kemas Bitung Tumbuh Solid di 2025, Kinerja Lampaui Target dan Optimistis Hadapi 2026
Persekutuan Oikumene Pelindo Group Area Makassar Rayakan Natal 2025
Arus Peti Kemas Tembus 13,34 Juta TEUs, Tumbuh 6,87 Persen

Berita Terkait

Friday, 16 January 2026 - 03:50 WIB

Indonesia Mulai Persiapan Ratifikasi Konvensi Hong Kong 2009, Perkuat Keselamatan Pelayaran dan Industri Maritim Nasional

Thursday, 15 January 2026 - 13:57 WIB

Sinergi Pelindo dengan Kemenko Perekonomian Salurkan Bantuan Pasca Bencana di Aceh

Thursday, 15 January 2026 - 11:43 WIB

Perkuat Akses dan Nadi Perekonomian Banggai Laut, ASDP Buka Lintasan Perintis Banggai–Paisulamo–Dungkean

Thursday, 15 January 2026 - 10:20 WIB

Awal 2026, Pelindo Terminal Petikemas Ambon Salurkan TJSL: Sembako, Santunan, Pendidikan hingga Bantuan Rumah Ibadah

Thursday, 15 January 2026 - 04:36 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Bantuan Banjir untuk Warga Tanjung Priok

Berita Terbaru