Cara Terminal Petikemas Nilam Wujudkan High Performance dan Zero Accident

- Pewarta

Friday, 31 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Terminal Petikemas Nilam (TPK Nilam) yang dikelola oleh PT Terminal Teluk Lamong terus menunjukkan komitmen terhadap penerapan budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE). Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 29 Oktober 2025, dan akan menjadi program rutin bagi seluruh pegawai di lingkungan kerja TPK Nilam. Pelatihan APAR diselenggarakan secara berkala setiap tahun, selaras dengan implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja berbasis ISO 45001:2018.

“Pelatihan ini tidak hanya bertujuan memenuhi regulasi pemerintah, tetapi juga menjadi bentuk nyata komitmen kami dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan berbudaya K3,” ujar Retno Pujianto, Terminal Head Terminal Petikemas Nilam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Anto menegaskan pentingnya memastikan setiap insan TPK Nilam mampu bertindak cepat dan tepat dalam menghadapi kondisi darurat kebakaran. Menurutnya, keterampilan dasar penggunaan APAR merupakan kompetensi fundamental untuk melindungi diri, aset perusahaan, dan lingkungan kerja.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya milik satu divisi. Melalui pelatihan rutin seperti ini, kami ingin menumbuhkan budaya siap siaga di setiap lini kerja untuk meminimalisir potensi risiko di lapangan,” jelas Anto.

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan efektif, pelatihan dilakukan dalam dua tahap yaitu sesi teori dan sesi praktik.
Sesi teori berfokus pada pemahaman aspek K3, identifikasi potensi bahaya, serta protokol komunikasi darurat.
Sementara itu, sesi praktik memberikan pengalaman langsung (hands-on) kepada peserta dalam menghadapi simulasi kebakaran dan penggunaan APAR secara tepat sesuai prosedur standar.

“Harapan kami, melalui penguasaan keterampilan dasar ini, seluruh SDM TPK Nilam dapat terus menjaga standar keselamatan tertinggi. Dengan demikian, operasional terminal dapat berjalan aman, efisien, dan produktif menuju target high performance dan zero accident,” tutup Anto. (ire djafar)
 

Berita Terkait

Era Baru Ketenagakerjaan: Kompetensi Lebih Dicari daripada Sekadar Gelar Akademik
Menaker Yassierli di ILC 114: Perempuan Harus Menjadi Penggerak Utama Transformasi Dunia Kerja
Pelindo Jasa Maritim Berbagi Qurban, Hadirkan Semangat Berbagi dan Kepedulian di Momen Idul Adha
Dirut Pelindo Hadiri Penyerahan Kurban Regional 4
Pelindo Regional 2 Salurkan 130 Hewan Kurban untuk Masyarakat di 12 Cabang
Dukung Keselamatan Pelayaran, SPJM Kawal Verifikasi Lapangan Stasiun Radio Boom Baru Tanjung Buyut
Perkuat Kompetensi Marine Inspector, Ditjen Hubla Gelar Bimtek Pemeriksa Keselamatan Kapal
Peduli Kemanusiaan di Bulan K3, SPJM Laksanakan Kegiatan Donor Darah

Berita Terkait

Saturday, 13 June 2026 - 15:36 WIB

Era Baru Ketenagakerjaan: Kompetensi Lebih Dicari daripada Sekadar Gelar Akademik

Thursday, 11 June 2026 - 16:21 WIB

Menaker Yassierli di ILC 114: Perempuan Harus Menjadi Penggerak Utama Transformasi Dunia Kerja

Wednesday, 27 May 2026 - 14:42 WIB

Pelindo Jasa Maritim Berbagi Qurban, Hadirkan Semangat Berbagi dan Kepedulian di Momen Idul Adha

Wednesday, 27 May 2026 - 04:52 WIB

Dirut Pelindo Hadiri Penyerahan Kurban Regional 4

Wednesday, 27 May 2026 - 04:40 WIB

Pelindo Regional 2 Salurkan 130 Hewan Kurban untuk Masyarakat di 12 Cabang

Berita Terbaru

Ilustrasi Terminal Petikemas Semarang

Berita

Neraca Dagang Surplus, Arus Logistik Nasional Terus Bergerak

Monday, 22 Jun 2026 - 14:12 WIB