IPC TPK Dorong Keberlanjutan Lingkungan dan Ekonomi Masyarakat Melalui Program Urban Farming

- Pewarta

Friday, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Mendungnya awan, sejuknya udara, dan tertatanya sarana taman serta wahana anak membuat suasana nyaman bagi peserta pelatihan Urban Farming di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Green Bisma, Kelurahan Papanggo.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan pelatihan yang diselenggarakan oleh IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) sebagai bentuk nyata program pengembangan masyarakat (Community Development) di wilayah ring 1 pelabuhan.

Program pelatihan urban farming ini merupakan kelanjutan dari inisiatif “Pojok Kompos Papanggo” yang telah dilaksanakan sebelumnya oleh IPC TPK. Melalui program tersebut, IPC TPK memberikan bantuan sarana pengolahan sampah organik untuk mendukung upaya pengelolaan sampah terpadu dan menumbuhkan nilai ekonomi baru dari limbah rumah tangga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil kompos yang diolah masyarakat kini dimanfaatkan sebagai media tanam dalam kegiatan urban farming, sehingga menciptakan siklus ekonomi sirkular yang berkelanjutan, dari pengelolaan sampah menjadi sumber daya produktif.

“Kegiatan ini selaras dengan komitmen IPC TPK untuk menghadirkan nilai keberlanjutan dari pelabuhan ke masyarakat, menciptakan dampak positif bagi lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi baru.” ujar Pramestie Wulandary, Corporate Secretary IPC TPK.

IPC Terminal Petikemas menyelenggarakan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa Pelatihan Perkebunan Kota (Urban Farming) bagi masyarakat Kelurahan Papanggo, Jakarta Utara.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) No. 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan (Sustainable Cities and Communities). Pelatihan yang diikuti oleh 30 peserta ini bertempat di RPTRA Green Bisma Papanggo.

Giat ini tidak hanya berfokus pada optimalisasi lahan sempit di wilayah perkotaan agar lebih produktif, tetapi juga mendorong pemberdayaan sosial dan ekonomi bagi kelompok rentan, khususnya ibu rumah tangga. Melalui kegiatan ini, para peserta dibekali keterampilan bertanam yang berpotensi menambah penghasilan keluarga, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan.

Hal ini sejalan dengan komitmen IPC TPK terhadap prinsip Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) — memastikan setiap lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang dan berdaya.

Mengusung tema “Menanam Kebaikan dari Pelabuhan ke Seluruh Jakarta”, IPC TPK turut mendukung Pemprov DKI Jakarta dalam mewujudkan kota yang berketahanan pangan, hijau, dan berwawasan lingkungan.

Bekerja sama dengan Latar Babe (Lahan Terbatas Bawa Berkah), peserta pelatihan mendapatkan pembekalan mengenai metode penanaman sederhana baik secara konvensional (tanah) maupun hidroponik (air). Materi meliputi pemilihan media tanam, pembenihan, hingga teknik perawatan tanaman agar tumbuh optimal dan bebas dari parasit.

Sebagai informasi, berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, program urban farming telah diterapkan di lebih dari 300 lokasi RPTRA dan lahan warga di seluruh wilayah Jakarta, dengan partisipasi aktif masyarakat yang terus meningkat. Program ini terbukti efektif dalam mengurangi sampah organik, meningkatkan ketahanan pangan lokal, serta memperkuat solidaritas sosial antar warga.

“Melalui pelatihan ini, kami tidak hanya menanam tanaman, tetapi juga menanam semangat untuk menjaga lingkungan dan menumbuhkan kemandirian ekonomi masyarakat sekitar pelabuhan.” tutup Pramestie. (ire djafar)

Berita Terkait

Gelombang Kedua, Kapal PELNI Angkut Ratusan Ton Barang Bantuan ke NTT
Perkuat Tata Kelola BBM, PELNI Bersama KPK Pantau Proses Bunkering Kapal Perintis
Danantara Perkuat Transformasi Pelindo, Laba Semester I 2026 Tumbuh 60%
Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Kolaborasi dengan Pengguna Jasa melalui Voice of Customer
Jejak Panjang Pengabdian Andi Hartono, dari Kantor Pusat hingga Menjaga Keselamatan Pelayaran di Makassar
Layani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur
Pushidrosal Perkuat Sinergi Hidro-Oseanografi dan Pertahanan Maritim di Wilayah Perbatasan Nasional
Pascagempa NTT, Kemenhub Optimalkan Transportasi Laut untuk Distribusi Bantuan Kemanusiaan

Berita Terkait

Saturday, 29 August 2026 - 18:10 WIB

Gelombang Kedua, Kapal PELNI Angkut Ratusan Ton Barang Bantuan ke NTT

Friday, 28 August 2026 - 21:26 WIB

Perkuat Tata Kelola BBM, PELNI Bersama KPK Pantau Proses Bunkering Kapal Perintis

Friday, 28 August 2026 - 11:17 WIB

Danantara Perkuat Transformasi Pelindo, Laba Semester I 2026 Tumbuh 60%

Friday, 28 August 2026 - 10:06 WIB

Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Kolaborasi dengan Pengguna Jasa melalui Voice of Customer

Wednesday, 26 August 2026 - 20:28 WIB

Jejak Panjang Pengabdian Andi Hartono, dari Kantor Pusat hingga Menjaga Keselamatan Pelayaran di Makassar

Berita Terbaru