IPC TPK Buka Triwulan IV Dengan Peningkatan Kinerja 13,1%

- Pewarta

Tuesday, 18 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IPC TPK catat tren kinerja positif dengan pertumbuhan throughput 13,1% sepanjang Januari–Oktober 2025, mencapai 2,94 juta TEUs—melampaui capaian periode yang sama tahun lalu.

IPC TPK catat tren kinerja positif dengan pertumbuhan throughput 13,1% sepanjang Januari–Oktober 2025, mencapai 2,94 juta TEUs—melampaui capaian periode yang sama tahun lalu.

Maritim Indonesia – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) secara konsisten mempertahankan trend positif kinerja operasi terminal. Hal tersebut dibuktikan dengan pertumbuhan petikemas 13,1% pada periode Januari – Oktober 2025 dibanding periode yang sama di tahun 2024. Pada periode Januari – Oktober 2025 kinerja operasi IPC TPK tercatat sebesar 2.947.775 TEUs, lebih tinggi dari periode yang sama di tahun 2024 sebesar 2.604.740 TEUs.

“Peningkatan layanan terus kami terapkan guna memberikan kepastian bagi para pengguna jasa dengan mengutamakan penerapan Environmental, Social and Governance (ESG),” ujar Pramestie Wulandary, Corporate Secretary IPC TPK.

Pertumbuhan arus petikemas pada periode Januari – Oktober 2025 didominasi oleh peningkatan pengiriman beberapa komoditas unggulan di wilayah Sumatera. Peningkatan kinerja operasi di Area Panjang sebesar 24,25% disebabkan oleh meningkatnya ekspor pada komoditas Refined Glycerine (458,9%), Coffee (199%), Rubber  (173,7%), Frozen Shrimp (133,1%) hingga Fresh Banana (123,5%).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dilanjut dengan peningkatan kinerja operasi di Area Palembang sebesar 8,43% yang peningkatannya terjadi karena pertumbuhan ekspor beberapa komoditas seperti Rubber  (115%), Coconut  (119%) dan Wood Product  (139%). Kinerja operasi di Area Teluk Bayur juga kian meningkat dengan pertumbuhan 15,76% disebabkan oleh meningkatnya muatan ekspor komoditi Gambier lebih dari 100% dan Cassia Vera sebesar 6,25%. Peningkatan kinerja operasi IPC TPK juga terjadi karena meningkatnya volume petikemas di Area Tanjung Priok 1 sebesar 11,7%, Area Tanjung Priok 2 sebesar 5,6% dan Area Pontianak sebesar 7,6%.

Adapun jumlah pelayanan kapal yang sandar di terminal IPC TPK juga mengalami peningkatan 5,7%. Pada periode Januari – Oktober 2025 jumlah kapal yang dilayani sebanyak 4.349 unit. Jumlah tersebut lebih besar dibanding periode yang sama di tahun 2024 sebanyak 4.114 unit.

Sejumlah peningkatan pelayanan dilakukan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan pelanggan serta mewujudkan penerapan prinsip ESG (Environmental, Social and Governance) di lingkungan IPC TPK. Salah satu penerapannya yaitu peluncuran sistem Single Billing PARAMA. Sistem yang dirancang untuk menyediakan portal terpadu bagi pengguna jasa yang memungkinkan pengguna jasa dapat melakukan request kegiatan mulai dari receiving/delivery hingga kegiatan pendukung lainnya secara daring. Dengan hadirnya PARAMA, diharapkan dapat menciptakan proses layanan yang semakin efisien, transparan dan ramah lingkungan.

Mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor Indonesia pada periode Januari – September 2025 mencapai USD209,81 miliar atau naik 8,14% dibanding periode yang sama di tahun 2024. Sementara itu nilai impor Indonesia Januari–September 2025 mencapai USD176,32 miliar atau naik 2,62 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Dengan demikian neraca perdagangan Indonesia Januari–September 2025 mengalami surplus USD 33,48 miliar.

“Trend positif ini kami terus pertahankan untuk penguatan perekonomian dan konektivitas logistik nasional maupun internasional” tutup Pramestie. (ire djafar)

Berita Terkait

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi
Danpushidrosal Terima Alexander Dalrymple Award 2026, Pengakuan atas Kontribusi Hidrografi Indonesia
Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman
Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional
PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT untuk Dukung Konektivitas Nasional
Inovasi Baru Terminal Teluk Lamong : Luncurkan Lamong Cukur, Terobosan Baru Program TJSL
PELNI Salurkan Ribuan Life Jacket, Perkuat Keselamatan Masyarakat Pesisir
IPCM Perluas Pasar, Perkuat Operasional di Balikpapan dan Tarakan

Berita Terkait

Wednesday, 14 October 2026 - 11:45 WIB

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi

Tuesday, 13 October 2026 - 17:29 WIB

Danpushidrosal Terima Alexander Dalrymple Award 2026, Pengakuan atas Kontribusi Hidrografi Indonesia

Monday, 12 October 2026 - 17:05 WIB

Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman

Sunday, 11 October 2026 - 18:20 WIB

Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional

Friday, 9 October 2026 - 10:43 WIB

PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT untuk Dukung Konektivitas Nasional

Berita Terbaru

Berita

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi

Wednesday, 14 Oct 2026 - 11:45 WIB