Maritim Indonesia — Terminal Petikemas Pantoloan (TPK Pantoloan) menyalurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa bantuan sarana dan prasarana pendidikan kepada SMA Negeri 9 Palu yang berada di kawasan ring 1 terminal. Bantuan senilai Rp 20 juta tersebut diperuntukkan untuk mendukung pelaksanaan asesmen berbasis digital di sekolah tersebut.
Penyaluran TJSL ini menjadi program bukti nyata TPK Pantoloan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan sosial di lingkungan sekitar terminal. Program TJSL dijalankan sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) serta prinsip tanggung jawab sosial perusahaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Bantuan diserahkan oleh Manager HSSE, Hubungan Pelanggan, dan Rupa-rupa Usaha TPK Pantoloan, Eddy Sujarwoko, mewakili Terminal Head TPK Pantoloan. Penyerahan bantuan diterima langsung oleh Pelaksana Tugas Kepala SMA Negeri 9 Palu, Nurwati.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Nurwati mengatakan bantuan tersebut akan digunakan untuk pengadaan perangkat laptop yang dibutuhkan sekolah dalam pelaksanaan asesmen nasional berbasis digital. Menurut dia, kebutuhan perangkat teknologi masih menjadi tantangan bagi sekolah sejak kerusakan fasilitas akibat gempa pada 2018.
“Sejak gempa 2018, sebagian besar perangkat laptop kami rusak dan belum tergantikan. Bantuan ini sangat membantu sekolah dalam memenuhi kebutuhan sarana ujian berbasis digital,” ujar Nurwati.
Ia menambahkan, perangkat yang akan dibeli disesuaikan dengan spesifikasi minimum yang dipersyaratkan untuk pelaksanaan asesmen nasional, dengan harapan jumlah perangkat yang diperoleh dapat menjangkau lebih banyak siswa.
Sementara itu, Eddy Sujarwoko mengatakan program TJSL TPK Pantoloan difokuskan pada sejumlah sektor prioritas, antara lain pendidikan, pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pelestarian lingkungan, khususnya di wilayah ring 1 operasional terminal. Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dan meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi asesmen berbasis digital.
Perwakilan siswa SMA Negeri 9 Palu, Bunga Anugerah, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Menurut dia, keberadaan fasilitas pendukung pembelajaran ini akan sangat membantu siswa dalam mengikuti proses pendidikan yang semakin mengandalkan sistem digital.
Program TJSL merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang bertujuan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar, tidak hanya berorientasi pada aspek bisnis, tetapi juga pada keberlanjutan sosial dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. (ire djafar)







