Dorong Produktivitas dan Layanan Terminal, JICT Resmikan Side Loader dan Reach Stacker Listrik

- Pewarta

Monday, 26 January 2026 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – PT Jakarta International Container Terminal (JICT) meresmikan pengoperasian dua unit Side Loader Electric Vehicle (EV) dan dua unit Reach Stacker EV sebagai upaya memperkuat modernisasi peralatan dan menjawab tantangan kinerja terminal di tengah meningkatnya persaingan industri pelabuhan nasional maupun global.

Wakil Direktur Utama JICT, Budi Cahyono, menegaskan bahwa langkah ini tidak hanya menambah kapasitas alat, tetapi juga memperkuat fundamental operasi JICT agar tetap unggul dan relevan.

“Kami menghadapi dinamika industri yang semakin kompleks: pertumbuhan volume, tuntutan kecepatan layanan, dan persaingan regional yang ketat. Penambahan alat EV ini adalah jawaban atas tantangan produktivitas, sekaligus membuka ruang lebih besar bagi JICT untuk terus bersaing,” ujar Budi di JICT, Senin, (26/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan hadirnya unit Side Loader dan Reach Stacker EV, JICT memperkuat kemampuan penanganan petikemas untuk mengimbangi peningkatan throughput dan mengurangi potensi bottleneck di lapangan.

“Alat EV memiliki respon yang lebih stabil, getaran minimal, dan handling yang lebih presisi. Tingkat kesiapan alat (equipment readiness) dapat meningkat secara signifikan karena teknologi listrik jauh lebih sederhana dalam hal perawatan,” jelas Budi Cahyono.

Ia menambahkan, kesiapan alat yang tinggi memberikan kepastian operasional yang menjadi dasar dari operational excellence.

“Investasi ini bukan hanya mengganti alat lama, tetapi memperbesar ruang gerak JICT untuk meningkatkan efisiensi, memangkas downtime, dan memberikan layanan yang lebih cepat kepada pelanggan. Kami ingin memastikan JICT tetap menjadi terminal pilihan dan terus mampu bersaing,” ujarnya.

Selain berorientasi pada produktivitas, elektrifikasi armada turut mempercepat agenda keberlanjutan JICT. Pemanfaatan energi listrik dinilai dapat mengurangi emisi gas buang, menurunkan polusi suara, dan meningkatkan kualitas lingkungan kerja.

“Pelabuhan masa depan harus bersih, cerdas, dan efisien. Penggunaan alat EV adalah bagian dari perjalanan panjang menuju standar green port yang menjadi tuntutan global,” tutup Budi Cahyono. (ire djafar)

Berita Terkait

KPLP Tanjung Priok Kerahkan Tiga Kapal Patroli Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda
KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026
Strategi Integrated Auto Solutions Perkuat Pertumbuhan IPCC, Trafik Kargo Naik 19,57% hingga Kuartal III 2026
PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 melalui Inovasi Daur Ulang Life Jacket
Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar
Arus Petikemas TTL Tumbuh 12,54 Persen, Tembus 2,29 Juta TEUs hingga September 2026
IPCC dukung Honda Racing Indonesia di Mandalika Festival of Speed 2026
Transformasi green dan smart terminal, TTL raih dua penghargaan internasional

Berita Terkait

Tuesday, 20 October 2026 - 23:31 WIB

KPLP Tanjung Priok Kerahkan Tiga Kapal Patroli Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda

Tuesday, 20 October 2026 - 12:54 WIB

KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026

Tuesday, 20 October 2026 - 12:19 WIB

Strategi Integrated Auto Solutions Perkuat Pertumbuhan IPCC, Trafik Kargo Naik 19,57% hingga Kuartal III 2026

Monday, 19 October 2026 - 18:10 WIB

PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 melalui Inovasi Daur Ulang Life Jacket

Monday, 19 October 2026 - 14:12 WIB

Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

Berita Terbaru