Dorong Produktivitas dan Layanan Terminal, JICT Resmikan Side Loader dan Reach Stacker Listrik

- Pewarta

Monday, 26 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – PT Jakarta International Container Terminal (JICT) meresmikan pengoperasian dua unit Side Loader Electric Vehicle (EV) dan dua unit Reach Stacker EV sebagai upaya memperkuat modernisasi peralatan dan menjawab tantangan kinerja terminal di tengah meningkatnya persaingan industri pelabuhan nasional maupun global.

Wakil Direktur Utama JICT, Budi Cahyono, menegaskan bahwa langkah ini tidak hanya menambah kapasitas alat, tetapi juga memperkuat fundamental operasi JICT agar tetap unggul dan relevan.

“Kami menghadapi dinamika industri yang semakin kompleks: pertumbuhan volume, tuntutan kecepatan layanan, dan persaingan regional yang ketat. Penambahan alat EV ini adalah jawaban atas tantangan produktivitas, sekaligus membuka ruang lebih besar bagi JICT untuk terus bersaing,” ujar Budi di JICT, Senin, (26/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan hadirnya unit Side Loader dan Reach Stacker EV, JICT memperkuat kemampuan penanganan petikemas untuk mengimbangi peningkatan throughput dan mengurangi potensi bottleneck di lapangan.

“Alat EV memiliki respon yang lebih stabil, getaran minimal, dan handling yang lebih presisi. Tingkat kesiapan alat (equipment readiness) dapat meningkat secara signifikan karena teknologi listrik jauh lebih sederhana dalam hal perawatan,” jelas Budi Cahyono.

Ia menambahkan, kesiapan alat yang tinggi memberikan kepastian operasional yang menjadi dasar dari operational excellence.

“Investasi ini bukan hanya mengganti alat lama, tetapi memperbesar ruang gerak JICT untuk meningkatkan efisiensi, memangkas downtime, dan memberikan layanan yang lebih cepat kepada pelanggan. Kami ingin memastikan JICT tetap menjadi terminal pilihan dan terus mampu bersaing,” ujarnya.

Selain berorientasi pada produktivitas, elektrifikasi armada turut mempercepat agenda keberlanjutan JICT. Pemanfaatan energi listrik dinilai dapat mengurangi emisi gas buang, menurunkan polusi suara, dan meningkatkan kualitas lingkungan kerja.

“Pelabuhan masa depan harus bersih, cerdas, dan efisien. Penggunaan alat EV adalah bagian dari perjalanan panjang menuju standar green port yang menjadi tuntutan global,” tutup Budi Cahyono. (ire djafar)

Berita Terkait

Dukung ESG dan SDGs, IPC TPK Manfaatkan Kembali 209 Kilogram Seragam Bekas
ILC Adopsi Standar Internasional untuk Pekerja Platform, Menaker: Pelindungan dan Inovasi Harus Berjalan Bersama
ASDP Pastikan Penanganan Optimal bagi Korban KMP Aceh Hebat 2, Pemulihan Menjadi Prioritas Utama
ASDP Sampaikan Keprihatinan Mendalam, Fokus pada Pemulihan dan Pendampingan Korban KMP Aceh Hebat 2
Terminal Teluk Lamong dan ALFI/ILFA Jatim Perkuat Sinergi, Dorong Efisiensi dan Daya Saing Logistik
Pelindo Dukung Restorasi Ekosistem Pesisir Muara Gembong melalui Penanaman Mangrove dan Bantuan Air Bersih
KSOP Kelas II Cirebon Gandeng Tiga Lembaga Pendidikan, Perkuat Kompetensi SDM Maritim
Kemenhub dan Finnet Indonesia Teken Kerja Sama Payment Gateway untuk Platform Digital MaritimHub

Berita Terkait

Saturday, 13 June 2026 - 05:51 WIB

Dukung ESG dan SDGs, IPC TPK Manfaatkan Kembali 209 Kilogram Seragam Bekas

Saturday, 13 June 2026 - 04:37 WIB

ILC Adopsi Standar Internasional untuk Pekerja Platform, Menaker: Pelindungan dan Inovasi Harus Berjalan Bersama

Friday, 12 June 2026 - 23:00 WIB

ASDP Pastikan Penanganan Optimal bagi Korban KMP Aceh Hebat 2, Pemulihan Menjadi Prioritas Utama

Friday, 12 June 2026 - 22:20 WIB

ASDP Sampaikan Keprihatinan Mendalam, Fokus pada Pemulihan dan Pendampingan Korban KMP Aceh Hebat 2

Friday, 12 June 2026 - 12:12 WIB

Terminal Teluk Lamong dan ALFI/ILFA Jatim Perkuat Sinergi, Dorong Efisiensi dan Daya Saing Logistik

Berita Terbaru