Ditjen Hubla Lantik dan Revalidasi 55 Port State Control Officer Indonesia Tahun 2026

- Pewarta

Friday, 30 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melaksanakan kegiatan Pengukuhan dan Revalidasi Pejabat Pemeriksa Kelaiklautan dan Keamanan Kapal Asing (Port State Control Officer/PSCO) sebagai upaya memperkuat pengawasan keselamatan dan keamanan pelayaran di perairan Indonesia, di Jakarta, Kamis (29/1).

Pelantikan dan pengukuhan PSCO secara resmi dilakukan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut yang diwakili oleh Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP), Capt Hendri Ginting. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam memperkuat kapasitas dan profesionalisme sumber daya manusia pengawasan keselamatan dan keamanan pelayaran.

Direktur KPLP, Capt Hendri Ginting dalam sambutannya menegaskan bahwa PSCO memiliki peran strategis dalam menjaga reputasi Indonesia di tingkat internasional, khususnya dalam memastikan kepatuhan kapal terhadap standar keselamatan dan keamanan pelayaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“PSCO memegang peranan penting dalam memastikan kapal laik laut serta mencegah terjadinya detensi kapal berbendera Indonesia di luar negeri yang dapat merugikan citra bangsa,” ujar Direktur KPLP.

Menurutnya, kegiatan pengukuhan dan revalidasi ini juga bertujuan untuk memastikan ketersediaan PSCO yang profesional, berintegritas, dan memiliki pengetahuan terkini, seiring meningkatnya lalu lintas kapal asing di perairan Indonesia serta kapal berbendera Indonesia yang berlayar ke luar negeri.

Lebih lanjut, Capt. Hendri menyampaikan bahwa keberadaan PSCO yang andal menjadi faktor penting dalam mempertahankan status Indonesia pada White List Tokyo MoU, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang keselamatan pelayaran.

“Tantangan maritim sangat kompleks, sehingga diharapkan kepada setiap PSCO untuk belajar dan upgrade knowledge terkait keselamatan pelayaran,” tegasnya.

Sebanyak 14 peserta telah dikukuhkan sebagai mentor PSCO, 15 orang untuk PSCO baru, dan 26 orang revalidasi. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat menjawab keterbatasan jumlah PSCO di Indonesia serta memperkuat citra Indonesia sebagai negara kepulauan yang berkomitmen tinggi terhadap keselamatan dan keamanan pelayaran internasional.

Pada kesempatan tersebut, Direktur KPLP menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Australia, khususnya kepada Mrs. Michelle La Rue, Transport Counsellor Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia, dan Mr. David Penny, Expert dari Australian Maritime Safety Authority (AMSA), serta Bapak Bimo Suwarno Project Manager AMSAT, yang selama ini berkontribusi dalam peningkatan kapasitas dan profesionalisme PSCO Indonesia melalui program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) yang dilaksanakan secara berkelanjutan sejak tahun 2008.

“Dukungan dan kolaborasi ini menjadi bukti kuatnya kerja sama Indonesia–Australia di bidang keselamatan dan keamanan pelayaran,” tambahnya.

Capt. Hendri juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh mentor dan narasumber yang telah berbagi pengetahuan dan pengalaman, serta apresiasi kepada para peserta yang telah mengikuti kegiatan pengukuhan dengan baik. Harapan kedepannya terbentuk PSCO yang profesional, memahami regulasi IMO dan ketentuan Tokyo MoU, dan mampu menjalankan fungsi pengawasan kapal asing di pelabuhan Indonesia secara konsisten dan kredibel.

Menutup sambutannya, Direktur KPLP berharap agar ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sistem Port State Control Indonesia, sekaligus mendukung terwujudnya keselamatan, keamanan, dan perlindungan lingkungan maritim secara berkelanjutan. (ire djafar)

Berita Terkait

Arus Balik di Pelabuhan Makassar Kondusif, Pergerakan Penumpang Capai 79 Ribu Hingga H+7 Lebaran
Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Dirjen Hubla Imbau Masyarakat Bijak Atur Waktu Perjalanan
Lebih dari 651 Ribu Penumpang dan 169 Ribu Kendaraan Menuju Jawa, Arus Balik Bakauheni-Merak Lancar Terkendali
Kuota Sisa 7,5 Persen, PELNI Imbau Masyarakat Segera Manfaatkan Diskon Transportasi
Aktivitas PTP Nonpetikemas di Pelabuhan Tanjung Priok Tetap Normal dan Lancar di Masa Angkutan Lebaran
Arus Balik Melalui Pelindo Lancar, H+4 Tembus 1,5 Juta Penumpang
Pelindo Perkuat Koordinasi Pengaturan Lalu Lintas Pasca Idulfitri di Pelabuhan Tanjung Priok
Excellent Growth, Sustainable Performance IPCC Bukukan Laba Rp256 Miliar, All Time High

Berita Terkait

Saturday, 28 March 2026 - 15:33 WIB

Arus Balik di Pelabuhan Makassar Kondusif, Pergerakan Penumpang Capai 79 Ribu Hingga H+7 Lebaran

Saturday, 28 March 2026 - 15:16 WIB

Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Dirjen Hubla Imbau Masyarakat Bijak Atur Waktu Perjalanan

Saturday, 28 March 2026 - 14:52 WIB

Lebih dari 651 Ribu Penumpang dan 169 Ribu Kendaraan Menuju Jawa, Arus Balik Bakauheni-Merak Lancar Terkendali

Saturday, 28 March 2026 - 14:31 WIB

Kuota Sisa 7,5 Persen, PELNI Imbau Masyarakat Segera Manfaatkan Diskon Transportasi

Friday, 27 March 2026 - 13:29 WIB

Aktivitas PTP Nonpetikemas di Pelabuhan Tanjung Priok Tetap Normal dan Lancar di Masa Angkutan Lebaran

Berita Terbaru