Bijak Mengonsumsi Herbal dan Suplemen, Pesan Penting dari Webinar Kesehatan DWP–BKKP Kemenhub

- Pewarta

Tuesday, 3 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — Minat masyarakat terhadap obat tradisional dan suplemen kesehatan terus meningkat seiring dengan tumbuhnya kesadaran akan pentingnya menjaga kebugaran dan daya tahan tubuh. Namun demikian, di balik tren tersebut, pemahaman yang kurang tepat mengenai jenis, manfaat, serta cara penggunaan produk kesehatan berpotensi menimbulkan risiko kesehatan yang kerap luput disadari.

Merespons kondisi tersebut, Dharma Wanita Persatuan Kementerian Perhubungan (DWP Kemenhub) bekerja sama dengan Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Balai Kesehatan Kerja Pelayaran (BKKP), menyelenggarakan Webinar Kesehatan bertema “Bijak Menggunakan Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan” sebagai bagian dari upaya penguatan literasi kesehatan di lingkungan Kementerian Perhubungan.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (3/2) tersebut dibuka secara resmi oleh Ibu Elly Suntana selaku Penasihat DWP. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peran keluarga khususnya kaum ibu dalam membangun kebiasaan hidup sehat yang didasarkan pada pengetahuan yang benar dan bertanggung jawab.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembukaan acara turut didampingi oleh Ibu Retno Antoni, Ketua DWP Kemenhub, Ibu Elly Masyhud, Ketua DWP Direktorat Jenderal Perhubungan Laut serta Chrisantine Angelina Arief Toha, Ketua DWP Inspektorat Jenderal Kemenhub.

Webinar ini menghadirkan dr. Joyce Novelyn Siagian, Sp.FK, narasumber dari RSUP Persahabatan, yang menyampaikan materi edukatif mengenai penggunaan obat tradisional dan suplemen kesehatan secara aman, rasional, dan bertanggung jawab.

Dalam pemaparannya, dr. Joyce menjelaskan bahwa obat tradisional dan suplemen kesehatan memiliki karakteristik yang berbeda dengan obat modern, sehingga memerlukan pemahaman yang tepat sebelum dikonsumsi. Ia menguraikan klasifikasi obat tradisional, mulai dari jamu, obat herbal terstandar, hingga fitofarmaka, serta membedakannya dengan suplemen kesehatan yang berfungsi untuk melengkapi asupan gizi, bukan sebagai terapi pengobatan penyakit.

Lebih lanjut, dr. Joyce menekankan bahwa anggapan produk berlabel “herbal” atau “alami” selalu aman dikonsumsi merupakan kekeliruan yang masih sering ditemui di masyarakat. Penggunaan yang tidak sesuai dosis, tidak memperhatikan kondisi kesehatan individu, atau dikombinasikan dengan obat lain berpotensi menimbulkan efek samping maupun interaksi obat yang berisiko. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan izin edar, komposisi, serta aturan pakai, dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsi produk tertentu secara rutin.

Kepala BKKP, Wisnu Wardana, menyampaikan bahwa kolaborasi antara DWP Kemenhub dan BKKP merupakan wujud sinergi promotif dan preventif di bidang kesehatan. Menurutnya, edukasi kesehatan harus berjalan seiring dengan peningkatan mutu layanan kesehatan agar masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh, benar, dan berkelanjutan.

Upaya tersebut diwujudkan melalui penguatan layanan Klinik Sentra Maritim Medika (SMM) yang dikelola BKKP. Klinik SMM telah meraih akreditasi paripurna, menerapkan sistem manajemen mutu berbasis standar ISO, serta didukung oleh tenaga medis profesional, termasuk dokter spesialis, dengan sarana dan prasarana medis yang modern dan memadai.

Selain melayani pelaut sebagai bagian penting dari upaya mendukung keselamatan pelayaran nasional, Klinik SMM juga membuka layanan bagi masyarakat umum dan aktif mengembangkan pendekatan promotif serta preventif melalui edukasi kesehatan, pemeriksaan berkala, dan pendampingan kesehatan terpadu.

Melalui kolaborasi DWP Kemenhub dan BKKP, webinar ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih bijak, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan obat tradisional dan suplemen kesehatan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas hidup yang sehat dan aman.

Sebagai informasi, webinar ini dilaksanakan secara hybrid, dengan kehadiran Ibu-ibu DWP Kantor Pusat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut secara luring di Ruang Pertemuan Klinik Sentra Maritim Medika (SMM), Jakarta, sementara perwakilan Ibu-ibu DWP dari seluruh subsektor dan badan di lingkungan Kementerian Perhubungan di seluruh Indonesia mengikuti kegiatan ini secara daring.

Klinik Sentra Maritim Medika

Klinik Sentra Maritim Medika (SMM) merupakan unit layanan kesehatan modern di bawah Balai Kesehatan Kerja Pelayaran (BKKP) Kementerian Perhubungan. SMM berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, ramah, dan profesional bagi pelaut dan masyarakat umum, dengan dukungan layanan unggulan seperti Medical Check-Up One Day Service, pemeriksaan kesehatan pelaut, layanan laboratorium, vaksinasi, serta konsultasi kesehatan.

SMM terus berinovasi melalui pengembangan konsep Digital Clinic untuk mewujudkan layanan paperless, cashless, dan seamless, sebagai bagian dari langkah menuju ekosistem kesehatan maritim berkelas dunia. (fa)

— idj / idj —

Berita Terkait

Pelindo Dukung Digitalisasi Koperasi TKBM, Perkuat Tata kelola dan Keselamatan Kerja di Pelabuhan Tanjung Priok
Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi
Danpushidrosal Terima Alexander Dalrymple Award 2026, Pengakuan atas Kontribusi Hidrografi Indonesia
Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman
Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional
PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT untuk Dukung Konektivitas Nasional
Inovasi Baru Terminal Teluk Lamong : Luncurkan Lamong Cukur, Terobosan Baru Program TJSL
PELNI Salurkan Ribuan Life Jacket, Perkuat Keselamatan Masyarakat Pesisir

Berita Terkait

Wednesday, 14 October 2026 - 18:18 WIB

Pelindo Dukung Digitalisasi Koperasi TKBM, Perkuat Tata kelola dan Keselamatan Kerja di Pelabuhan Tanjung Priok

Wednesday, 14 October 2026 - 11:45 WIB

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi

Tuesday, 13 October 2026 - 17:29 WIB

Danpushidrosal Terima Alexander Dalrymple Award 2026, Pengakuan atas Kontribusi Hidrografi Indonesia

Monday, 12 October 2026 - 17:05 WIB

Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman

Sunday, 11 October 2026 - 18:20 WIB

Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional

Berita Terbaru

Berita

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi

Wednesday, 14 Oct 2026 - 11:45 WIB