Transportasi dan Pergudangan 2025 Tumbuh Tertinggi 8,78 Persen, Fondasi Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

- Pewarta

Saturday, 7 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia tumbuh 5,11 persen sepanjang tahun 2025 (c-to-c), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan tahun 2024 sebesar 5,03 persen. Pada Triwulan IV-2025, ekonomi nasional tumbuh 5,39 persen (y-on-y) dan 0,86 persen (q-to-q), dengan nilai Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp23.821,1 triliun.

Founder dan CEO Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi menilai capaian tersebut menunjukkan resiliensi ekonomi nasional di tengah dinamika global yang masih penuh ketidakpastian. Struktur pertumbuhan ekonomi 2025 sekaligus menegaskan peran sektor logistik yang strategis dalam menopang aktivitas ekonomi nasional, baik dari sisi produksi, distribusi, maupun konsumsi.

Dari sisi lapangan usaha, sektor Transportasi dan Pergudangan mencatatkan kinerja menonjol dengan pertumbuhan 8,78 persen sepanjang 2025, dan bahkan mencapai 8,98 persen (y-on-y) pada Triwulan IV-2025, tertinggi di antara sektor-sektor utama perekonomian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pertumbuhan ini mencerminkan peningkatan mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta pergerakan penumpang dan logistik, khususnya pada periode libur akhir tahun,” kata Setijadi dalam keterangannya, Sabtu (7/2).

“Selain itu, sektor Jasa Lainnya dan Jasa Perusahaan juga tumbuh tinggi masing-masing sebesar 9,93 persen dan 9,10 persen, yang sangat bergantung pada kelancaran layanan logistik,” tambahnya.

Dari sisi pengeluaran, lanjutnya, pertumbuhan ekonomi 2025 terutama ditopang oleh Konsumsi Rumah Tangga yang tumbuh 4,98 persen dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 5,09 persen, sementara ekspor barang dan jasa tumbuh 7,03 persen. Pada Triwulan IV-2025, PMTB bahkan meningkat 6,12 persen (y-on-y), mengindikasikan penguatan investasi dan peningkatan kebutuhan distribusi barang modal, mesin, serta material konstruksi. Pola ini semakin menegaskan peran logistik sebagai enabler utama bagi konsumsi, investasi, dan ekspor nasional.

Secara spasial, perekonomian Indonesia masih didominasi oleh Pulau Jawa dengan kontribusi 56,93 persen dan Sumatera sebesar 22,22 persen. Namun demikian, pertumbuhan ekonomi tertinggi justru terjadi di Sulawesi sebesar 6,23 persen, mengindikasikan peluang penguatan koridor ekonomi di luar Jawa yang sangat bergantung pada peningkatan konektivitas dan layanan logistik antarpulau.

Peran Strategis Transportasi dan Pergudangan dalam Pertumbuhan Ekonomi

Setijadi menyatakan kinerja sektor Transportasi dan Pergudangan yang tumbuh mendekati 9 persen memiliki arti strategis dalam konteks target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen. Secara struktural, akselerasi pertumbuhan ekonomi ke level tersebut tidak dapat dilepaskan dari penguatan sistem logistik, mengingat sektor ini berfungsi sebagai penghubung utama seluruh aktivitas ekonomi lintas sektor dan wilayah.

Kondisi tersebut menegaskan urgensi pengembangan infrastruktur logistik antarpulau, penguatan konektivitas multimoda, serta pengembangan hub logistik regional. Tanpa sistem logistik yang efisien dan terintegrasi, percepatan pertumbuhan ekonomi berisiko menghadapi hambatan struktural berupa biaya distribusi tinggi dan ketimpangan akses pasar antarwilayah.

“Keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional dan pencapaian target pertumbuhan ekonomi 8 persen sangat bergantung pada peningkatan efisiensi sistem logistik nasional, penguatan layanan transportasi dan pergudangan antarwilayah, integrasi digital rantai pasok, serta sinkronisasi kebijakan ekonomi, perdagangan, dan logistik,” pungkas Setijadi. (ire djafar)

Berita Terkait

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi
Danpushidrosal Terima Alexander Dalrymple Award 2026, Pengakuan atas Kontribusi Hidrografi Indonesia
Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman
Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional
PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT untuk Dukung Konektivitas Nasional
Inovasi Baru Terminal Teluk Lamong : Luncurkan Lamong Cukur, Terobosan Baru Program TJSL
PELNI Salurkan Ribuan Life Jacket, Perkuat Keselamatan Masyarakat Pesisir
IPCM Perluas Pasar, Perkuat Operasional di Balikpapan dan Tarakan

Berita Terkait

Wednesday, 14 October 2026 - 11:45 WIB

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi

Tuesday, 13 October 2026 - 17:29 WIB

Danpushidrosal Terima Alexander Dalrymple Award 2026, Pengakuan atas Kontribusi Hidrografi Indonesia

Monday, 12 October 2026 - 17:05 WIB

Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman

Sunday, 11 October 2026 - 18:20 WIB

Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional

Friday, 9 October 2026 - 10:43 WIB

PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT untuk Dukung Konektivitas Nasional

Berita Terbaru

Berita

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi

Wednesday, 14 Oct 2026 - 11:45 WIB