
Maritim Indonesia – — Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Maritime Anti-Corruption Network (MACN) sebagai langkah strategis memperkuat promosi integritas dan aksi kolektif sektor publik – swasta di industri kepelabuhanan Indonesia.
Penandatanganan dihadiri oleh Martin Benderson (Chief Partnership Officer), Martin Stene (Lead Southeast Asia & Americas), dan Rizal Hadi (Senior Advisor MACN Indonesia), serta jajaran pengurus DPP dan DPD ABUPI.
Ketua Umum ABUPI, Liana Trisnawati dalam sambutannya menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan dan keberlanjutan sektor pelabuhan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tanpa integritas, kepercayaan hilang dan tanpa kepercayaan, bisnis atau organisasi tidak bisa tumbuh secara berkelanjutan,” kata Liana Trisnawati di Jakarta, Rabu (11/2).
Sejalan dengan hal tersebut, Chief Partnership Officer MACN, Martin Benderson, juga menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan tonggak penting dalam upaya bersama membangun lingkungan bisnis maritim yang berintegritas dan transparan.
“MoU ini jadi tonggak penting dalam upaya kita bersama untuk memperkuat integritas dan membangun iklim bisnis yang transparan, yang manfaatnya bisa dirasakan semua pihak khususnya di sektor maritim Indonesia, ” ujar Martin Benderson dalam sambutannya.
Melalui MoU ini, kedua pihak sepakat mendorong peningkatan kesadaran anti-korupsi, pelatihan dan edukasi, serta penguatan kolaborasi publik–swasta guna menciptakan sektor pelabuhan yang lebih transparan dan terpercaya. (ire djafar)







