Kinerja Pelabuhan Awal 2026 Menggeliat, Arus Barang dan Peti Kemas Naik

- Pewarta

Saturday, 14 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Kinerja kepelabuhanan di wilayah kerja Pelindo Regional 2 mencatatkan capaian positif pada awal tahun 2026. Hingga Januari 2026, arus kapal tercatat mencapai 2,18 persen dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP), diikuti pertumbuhan arus barang dan peti kemas yang konsisten di sejumlah pelabuhan utama.

Executive Director 2 Pelindo Regional 2, Budi Prasetio, menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan meningkatnya aktivitas logistik dan perdagangan, baik domestik maupun internasional, di berbagai wilayah.

“Mengawali tahun 2026 di bulan Januari, arus kapal telah mencapai 2,18 persen dari RKAP. Arus barang tumbuh 1,25 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan telah mencapai 7,35 persen dari target RKAP, sementara arus peti kemas meningkat 4,53 persen secara tahunan,” ujar Budi melalui keterangan tertulis, Jumat (13/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, pertumbuhan arus kapal didorong oleh meningkatnya kunjungan kapal di sejumlah cabang. Di wilayah Banten, peningkatan terjadi di dermaga non-umum seiring bertambahnya trafik kapal dari kawasan industri Indah Kiat dan Bojonegara.

Sementara di Palembang, lonjakan kunjungan kapal tercatat baik di dermaga umum akibat meningkatnya kapal luar negeri ber-GT besar, maupun di dermaga non-umum melalui aktivitas tongkang dan tug boat pengangkut batubara.

Di Pontianak, peningkatan arus kapal terjadi di Terminal Kijing, didorong oleh ekspor CPO dan turunannya ke Tiongkok, pergerakan alumina ke Kuala Tanjung, serta distribusi bauksit domestik. Aktivitas kapal roro domestik juga meningkat seiring tambahan call kapal pada rute Marunda.

Sejalan dengan itu, arus barang non-petikemas juga menunjukkan tren naik. Di Tanjung Priok, peningkatan didorong oleh curah kering di Kade Sarpindo dan Bogasari.

Pontianak mencatat kenaikan signifikan pada komoditas bauksit, alumina, serta curah cair produk sawit dan bahan kimia. Sementara di Panjang, pertumbuhan berasal dari curah cair turunan CPO, FAME, molases, serta ekspor palm kernel expeller.

Adapun arus peti kemas tumbuh 4,53 persen dibandingkan Januari 2025. Peningkatan volume tercatat di Terminal NPCT1 melalui sejumlah layanan internasional, di TPK Koja dengan tambahan kapal adhoc dan kenaikan call kapal, serta di terminal-terminal peti kemas lainnya di Tanjung Priok yang ditopang pertumbuhan volume dari berbagai shipping line.

Dari sisi kualitas layanan, Pelindo Regional 2 juga mencatatkan perbaikan kinerja operasional. Waiting Time for Pilot di Cabang Tanjung Priok hingga Januari 2026 tercatat 0,40 jam, lebih baik dibandingkan target anggaran 0,50 jam, berkat perencanaan operasional yang optimal dan kesiapan pandu.

Selain itu, kinerja bongkar muat curah cair dan curah kering di sejumlah terminal berada dalam kategori “baik”, didukung kesiapan tangki timbun, kelancaran sistem pompa kapal, kecukupan armada truk, serta kesiapan kargo di stockpile. Budi menegaskan, capaian awal tahun ini menjadi sinyal positif bagi kinerja kepelabuhanan ke depan.

“Kami terus menjaga konsistensi layanan dan keandalan operasional agar pertumbuhan ini dapat berlanjut, sekaligus mendukung kelancaran arus logistik dan aktivitas perdagangan nasional,” tutupnya. (ire djafar)

Berita Terkait

Konsisten Terapkan ASRI, IPCC Raih Penghargaan Green and Smart Port 2026
Modernisasi Alat, IPC TPK Panjang Resmi Operasikan QCC 004
Cetak Pelaut Tangguh Masa Depan, Pelindo Marine Bekaali Ratusan Kadet Lewat Program
Usia 13 Tahun Jadi Momentum IPC TPK Pacu Transformasi dan Peningkatan Layanan
PTP Nonpetikemas Bagikan Strategi ESG dan DEI serta Komunikasi yang Berdampak pada IDEAS Conference 2026
Wadanpushidrosal Lepas Kontingen Pushidrosal Berlaga pada Poral Tahun 2026
Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Salurkan 235 Paket Sembako bagi Masyarakat Kecamatan Koja
KSO TPK Koja Dukung Pemusnahan Barang Impor Longstay Berstatus BDN dan BTD untuk Optimalkan Arus Logistik Nasional

Berita Terkait

Thursday, 16 July 2026 - 11:33 WIB

Konsisten Terapkan ASRI, IPCC Raih Penghargaan Green and Smart Port 2026

Tuesday, 14 July 2026 - 15:20 WIB

Modernisasi Alat, IPC TPK Panjang Resmi Operasikan QCC 004

Monday, 13 July 2026 - 17:06 WIB

Cetak Pelaut Tangguh Masa Depan, Pelindo Marine Bekaali Ratusan Kadet Lewat Program

Saturday, 11 July 2026 - 11:51 WIB

Usia 13 Tahun Jadi Momentum IPC TPK Pacu Transformasi dan Peningkatan Layanan

Friday, 10 July 2026 - 20:54 WIB

PTP Nonpetikemas Bagikan Strategi ESG dan DEI serta Komunikasi yang Berdampak pada IDEAS Conference 2026

Berita Terbaru

QCC 004 di IPC TPK Panjang yang siap dioperasikan.

Berita

Modernisasi Alat, IPC TPK Panjang Resmi Operasikan QCC 004

Tuesday, 14 Jul 2026 - 15:20 WIB