IPC TPK Tambah Reach Stacker, Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur

- Pewarta

Friday, 6 March 2026 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Lapangan Penumpukan IPC TPK Teluk Bayur.

Ilustrasi Lapangan Penumpukan IPC TPK Teluk Bayur.

Maritim Indonesia – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) terus melakukan penguatan fasilitas dan evaluasi operasional di Area Pelabuhan Teluk Bayur guna memastikan kelancaran layanan bongkar muat petikemas. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menindaklanjuti masukan pengguna jasa serta menjaga keandalan terminal sebagai simpul logistik Sumatera Barat.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan, IPC TPK telah menyediakan tambahan 1 (satu) unit Reach Stacker untuk mendukung kegiatan lifting dan shifting kontainer di lapangan. Penambahan unit ini diharapkan dapat meningkatkan fleksibilitas operasional serta menjaga produktivitas pelayanan kepada pengguna jasa.

Corporate Secretary IPC TPK, Pramestie Wulandary, menyampaikan bahwa perusahaan secara berkala melakukan evaluasi terhadap kesiapan peralatan dan kebutuhan operasional terminal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami terus melakukan penyesuaian dan penguatan fasilitas sesuai kebutuhan operasional di lapangan. Penambahan Reach Stacker ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kami untuk memastikan layanan bongkar muat di Teluk Bayur tetap berjalan optimal dan memberikan kepastian waktu bagi pengguna jasa,” ujar Pramestie.

Saat ini IPC TPK Area Teluk Bayur mengoperasikan 3 unit Gantry Luffing Crane (GLC), 3 unit Rubber Tyred Gantry Crane (RTGC), dan 1 unit Reach Stacker guna menunjang aktivitas terminal. Pada Januari 2026, kinerja bongkar muat petikemas tercatat mencapai 8.877 TEUs.

Selain penambahan peralatan, IPC TPK juga memperkuat program perawatan preventif (preventive maintenance) serta optimalisasi pola operasional alat untuk menjaga keandalan dan meminimalkan potensi gangguan layanan. Langkah ini dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari peningkatan standar pelayanan terminal.

Sebagai bagian dari ekosistem kepelabuhanan nasional di bawah koordinasi Pelindo, IPC TPK terus menjalin komunikasi dengan asosiasi, pelaku usaha logistik, dan perusahaan pelayaran guna memastikan kebutuhan layanan dapat direspons secara kolaboratif.

“Kami berkomitmen menjaga kepercayaan pengguna jasa melalui peningkatan kualitas layanan yang berkesinambungan. Sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar Teluk Bayur tetap andal dan kompetitif dalam mendukung distribusi barang di Sumatera Barat,” tutupnya. (ire djafar)

Berita Terkait

Dari Pelabuhan, TPK Koja Tanamkan Semangat Generasi Emas di SMA Negeri 8 Yogyakarta
Empat Prajurit Pushidrosal Terima Penghargaan Kasal
PJM Perkuat Kolaborasi dan Keselamatan Kerja melalui Program SAIL di Kalimantan
KPLP Tanjung Priok Kerahkan Tiga Kapal Patroli Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda
KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026
Strategi Integrated Auto Solutions Perkuat Pertumbuhan IPCC, Trafik Kargo Naik 19,57% hingga Kuartal III 2026
PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 melalui Inovasi Daur Ulang Life Jacket
Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

Berita Terkait

Wednesday, 28 October 2026 - 14:03 WIB

Dari Pelabuhan, TPK Koja Tanamkan Semangat Generasi Emas di SMA Negeri 8 Yogyakarta

Wednesday, 28 October 2026 - 13:46 WIB

Empat Prajurit Pushidrosal Terima Penghargaan Kasal

Wednesday, 28 October 2026 - 02:20 WIB

PJM Perkuat Kolaborasi dan Keselamatan Kerja melalui Program SAIL di Kalimantan

Tuesday, 20 October 2026 - 23:31 WIB

KPLP Tanjung Priok Kerahkan Tiga Kapal Patroli Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda

Tuesday, 20 October 2026 - 12:54 WIB

KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026

Berita Terbaru

Berita

Empat Prajurit Pushidrosal Terima Penghargaan Kasal

Wednesday, 28 Oct 2026 - 13:46 WIB