Libatkan 1.000 Jamaah, Sinergi Masjid-Pemda Dorong Stabilitas Harga Pangan Jelang Idul Fitri

- Pewarta

Saturday, 7 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Menjelang Ramadan dan Idul Fitri, harga sejumlah bahan pangan pokok hampir selalu mengalami kenaikan akibat lonjakan permintaan masyarakat. Secara historis, harga komoditas seperti cabai, bawang, telur, daging ayam, dan minyak goreng dapat meningkat rata-rata sekitar 5-10 persen pada periode menjelang Idul Fitri.

Di Provinsi Jawa Barat, tantangan menjaga stabilitas harga pangan menjadi semakin besar karena jumlah penduduknya sekitar 50 juta jiwa, terbesar di Indonesia. Kebutuhan pangan yang sangat besar memerlukan sistem distribusi yang efisien, sementara di sisi lain masih terdapat persoalan seperti rantai distribusi yang panjang, disparitas harga antarwilayah, serta keterbatasan akses masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau.

Dalam konteks tersebut, kolaborasi antara pemerintah daerah dan komunitas masyarakat dinilai penting untuk memperkuat distribusi pangan sekaligus menjaga stabilitas harga. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan “Bazar Ramadan dan Buka Puasa Akbar 1.000 Jamaah“ yang diselenggarakan oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Daarul Barokah di Komplek Taman Melati, RW 14 Desa Cikadut, Kec. Cimenyan, Kab. Bandung pada 7-8 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DKM Daarul Barokah, A. Harris Bobihoe, mengatakan bahwa masjid memiliki potensi besar untuk berperan sebagai pusat pemberdayaan masyarakat, termasuk dalam mendukung distribusi pangan di tingkat komunitas.

“Masjid dapat menjadi simpul kegiatan masyarakat yang mempertemukan jamaah, pelaku UMKM, dan pemerintah daerah. Melalui kegiatan bazar pangan dan buka puasa bersama, masjid juga dapat membantu memperkuat distribusi pangan sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, para donatur, pelaku UMKM, relawan, dan masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, bazar Ramadan ini merupakan bagian dari program DKM Daarul Barokah untuk mewujudkan visi “Masjid Solusi Pangan”, yaitu masjid yang berperan membantu masyarakat memperoleh akses pangan yang lebih mudah, terjangkau, dan berkelanjutan.

Sinergi untuk Menjaga Stabilitas Harga

Sementara itu, Kepala Bidang Distribusi, Konsumsi, dan Keamanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Kab. Bandung, A. Irman Firmansyah H., mengatakan bahwa bazar pangan merupakan salah satu langkah konkret untuk membantu menjaga stabilitas harga menjelang Idul Fitri.

“Kegiatan bazar ini bertujuan membantu menjaga stabilitas harga menjelang Idul Fitri. Dengan mempertemukan langsung produsen, pelaku usaha, dan masyarakat, rantai distribusi menjadi lebih pendek sehingga harga pangan dapat lebih terjangkau,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini sejalan dengan tugas dan fungsi Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat dalam menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas pasokan pangan bagi masyarakat. Penguatan distribusi pangan di tingkat lokal menjadi salah satu strategi penting untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan yang aman, bergizi, dan terjangkau.

Menurut Irman, kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas masjid, dan pelaku usaha lokal juga mendukung upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan daerah dan stabilisasi pasokan serta harga pangan, sekaligus membangun ekosistem distribusi pangan yang lebih efisien, inklusif, dan berbasis komunitas. (ire djafar)

Berita Terkait

MNP Dilirik Investor Global, Abu Dhabi Ports Group Tinjau Potensi Hub Indonesia Timur
Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Integritas Melalui TWG Bertema ISO 37001
Bank Mandiri Perkuat Sinergi Infrastruktur di Makassar New Port
Pelindo Regional 4 Perkuat Kompetensi Pekerja Lewat Program Budaya TWG
Sambut HUT Ke-74, PELNI Hadirkan Program Bakti Sosial untuk Sekolah dan Anak Yatim
Perkuat Skema _Hub & Spoke_, PELNI Perluas Kerja Sama Strategis dengan Meratus Line di Program Tol Laut
Layani 652 Ribu Penumpang, PT PELNI (Persero) Catat Kinerja Positif pada Angkutan Lebaran 2026
Kelancaran Terjaga, Command Center Tanjung Priok Resmi Berakhir

Berita Terkait

Tuesday, 21 April 2026 - 15:17 WIB

MNP Dilirik Investor Global, Abu Dhabi Ports Group Tinjau Potensi Hub Indonesia Timur

Tuesday, 21 April 2026 - 15:13 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Integritas Melalui TWG Bertema ISO 37001

Tuesday, 21 April 2026 - 15:07 WIB

Bank Mandiri Perkuat Sinergi Infrastruktur di Makassar New Port

Tuesday, 21 April 2026 - 13:37 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Kompetensi Pekerja Lewat Program Budaya TWG

Tuesday, 21 April 2026 - 13:25 WIB

Sambut HUT Ke-74, PELNI Hadirkan Program Bakti Sosial untuk Sekolah dan Anak Yatim

Berita Terbaru