Lonjakan Logistik Ketapang Diurai, Layanan Penyeberangan Tetap Terkendali

- Pewarta

Friday, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus bergerak cepat merespons peningkatan arus kendaraan di Pelabuhan Ketapang pasca berakhirnya kebijakan pembatasan operasional angkutan barang sumbu tiga ke atas. Lonjakan kendaraan, terutama truk logistik, ditangani melalui langkah taktis dan kolaboratif lintas sektor.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menegaskan bahwa perusahaan mengedepankan penanganan terintegrasi untuk menjaga kelancaran lintas Ketapang–Gilimanuk.

“Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pengguna jasa. Saat ini, ASDP bersama seluruh stakeholder terus memperkuat penanganan agar antrean dapat segera terurai dan layanan kembali normal,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari dalam pelabuhan, percepatan dilakukan melalui pengaturan pola muatan yang lebih terstruktur. Dermaga 1, 2, dan 3 difokuskan untuk kendaraan penumpang—roda dua, roda empat, dan bus. Sementara Dermaga 4 dan LCM dimaksimalkan untuk kendaraan logistik. Skema ini efektif mengurangi mixing conflict, sehingga proses bongkar muat menjadi lebih homogen, cepat, dan efisien.

General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko, menjelaskan bahwa optimalisasi operasional juga dilakukan melalui penguatan ritme layanan kapal dan kesiapan fasilitas pendukung.

“Kami memastikan seluruh dermaga dan armada beroperasi maksimal dengan pola layanan yang lebih terarah. Fokus kami adalah mempercepat turn around time kapal agar antrean kendaraan dapat segera berkurang,” jelasnya.

Di sisi eksternal, pengaturan lalu lintas diperkuat melalui koordinasi intensif bersama aparat berwenang. Dukungan Mabes TNI dengan pengerahan 365 personel lintas matra menjadi elemen penting dalam menjaga kelancaran distribusi kendaraan menuju pelabuhan.

“Kami mengapresiasi dukungan TNI yang turut mempercepat penguraian antrean dan menjaga ketertiban arus kendaraan,” tambah Windy.

Pengendalian volume kendaraan juga diperkuat melalui optimalisasi buffer zone. Area Pusri difungsikan khusus untuk menampung hingga 150 truk sumbu tiga, sementara buffer zone Bulusan mampu menampung sekitar 600 unit truk campuran. Langkah ini menjaga agar kepadatan tidak langsung terakumulasi di dalam kawasan pelabuhan.

Hingga Kamis (2/4) petang, antrean kendaraan dari arah utara terpantau mencapai Parasputih atau sekitar 7 km dari pintu masuk pelabuhan, didominasi kendaraan logistik. Meski demikian, arus kendaraan dari tollgate menuju dermaga tetap bergerak dengan waktu tempuh berkisar 20 hingga 35 menit.

Berdasarkan data Posko Ketapang selama 24 jam pada H+10 (1/4), tercatat 47.961 penumpang menyeberang dari Jawa ke Bali, meningkat 16% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Secara kumulatif, sejak H-10 hingga H+10, total pergerakan mencapai 761.391 penumpang dan 201.676 unit kendaraan, mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di lintas Jawa–Bali.

ASDP menegaskan bahwa kelancaran penguraian antrean juga sangat dipengaruhi oleh disiplin pengguna jalan. Pengguna jasa, khususnya dari arah utara, diimbau untuk tidak melawan arus yang berpotensi memperparah kepadatan dan menghambat penanganan di lapangan.

Dengan penguatan operasional dan sinergi lintas sektor, ASDP memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan aman, tertib, dan terkendali.

“Kami terus mengintensifkan kolaborasi agar kondisi segera normal. Dukungan dan kepatuhan pengguna jasa menjadi kunci percepatan penguraian antrean,” tutup Windy. (jagad)

— idj / idj —

Berita Terkait

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi
Danpushidrosal Terima Alexander Dalrymple Award 2026, Pengakuan atas Kontribusi Hidrografi Indonesia
Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman
Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional
PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT untuk Dukung Konektivitas Nasional
Inovasi Baru Terminal Teluk Lamong : Luncurkan Lamong Cukur, Terobosan Baru Program TJSL
PELNI Salurkan Ribuan Life Jacket, Perkuat Keselamatan Masyarakat Pesisir
IPCM Perluas Pasar, Perkuat Operasional di Balikpapan dan Tarakan

Berita Terkait

Wednesday, 14 October 2026 - 11:45 WIB

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi

Tuesday, 13 October 2026 - 17:29 WIB

Danpushidrosal Terima Alexander Dalrymple Award 2026, Pengakuan atas Kontribusi Hidrografi Indonesia

Monday, 12 October 2026 - 17:05 WIB

Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman

Sunday, 11 October 2026 - 18:20 WIB

Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional

Friday, 9 October 2026 - 10:43 WIB

PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT untuk Dukung Konektivitas Nasional

Berita Terbaru

Berita

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi

Wednesday, 14 Oct 2026 - 11:45 WIB