TNI AL Sambut KRI Canopus-936, Perkuat Kedaulatan Maritim Indonesia

- Pewarta

Monday, 11 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — TNI Angkatan Laut melalui Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) resmi menyambut kedatangan KRI Canopus-936, kapal survei modern berteknologi canggih yang akan memperkuat kemampuan survei, pemetaan, dan pengelolaan data kelautan nasional.

KRI Canopus-936 yang telah menempuh pelayaran selama 57 hari dari Jerman menuju Indonesia, tiba di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (11/5).

Kehadiran kapal ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pembangunan maritim Indonesia sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai poros maritim dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedatangan KRI Canopus-936 disambut langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Menteri Pertahanan RI Marsekal TNI (HOR) (Purn.) Donny Ermawan Taufanto, serta Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali bersama sejumlah pejabat tinggi TNI dan TNI AL.

Kapal sepanjang 105 meter tersebut memiliki kemampuan operasi hingga 60 hari dan mampu menjangkau perairan dangkal hingga laut dalam dengan kedalaman mencapai 11 ribu meter. KRI Canopus-936 juga dilengkapi berbagai teknologi modern seperti Hydrographic Survey Launcher (HSL), Autonomous Underwater Vehicle (AUV), Remotely Operated Vehicle (ROV), Autonomous Surface Vehicle (ASV), hingga Unmanned Aerial Vehicle (UAV) yang mendukung pelaksanaan survei hidrografi, oseanografi, geofisika, serta pemetaan detail dasar laut.

KRI Canopus-936 dipimpin Komandan Kolonel Laut (P) Indragiri Y. Wardhono dan memulai pelayaran perdananya dari galangan Abeking & Rasmussen, Lemwerder, Jerman, pada 14 Maret 2026 menuju Indonesia dengan sandi “Operasi Dhruva Samudra-26”. Dalam pelayarannya, kapal menempuh jarak sekitar 12.798,5 nautical mile dengan beberapa etape persinggahan internasional, mulai dari Spanyol, Nigeria, Afrika Selatan, Mauritius hingga Lampung sebelum akhirnya tiba di Jakarta.

Selain mendukung kebutuhan riset kelautan, KRI Canopus-936 juga memiliki kemampuan untuk mendukung operasi militer dan keamanan laut, termasuk pemetaan jalur kapal selam, deteksi ranjau laut, patroli keamanan, hingga misi pencarian dan pertolongan (SAR).

Kehadiran KRI Canopus-936 diharapkan menjadi tulang punggung penyediaan data laut nasional yang akurat guna mendukung keselamatan pelayaran, pengelolaan sumber daya laut, serta memperkuat kedaulatan wilayah perairan Indonesia. (ire djafar)

Berita Terkait

Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional
PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT untuk Dukung Konektivitas Nasional
Inovasi Baru Terminal Teluk Lamong : Luncurkan Lamong Cukur, Terobosan Baru Program TJSL
PELNI Salurkan Ribuan Life Jacket, Perkuat Keselamatan Masyarakat Pesisir
IPCM Perluas Pasar, Perkuat Operasional di Balikpapan dan Tarakan
Danpushidrosal Beri Penghargaan Prajurit Berprestasi
Lima Tahun Bersatu, Terminal Teluk Lamong Terus Tumbuh dan Bertransformasi Bersama Pelindo
SIMOLI V2 dan Otomatisasi VTS Percepat Layanan Navigasi di Tanjung Priok

Berita Terkait

Sunday, 11 October 2026 - 18:20 WIB

Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional

Friday, 9 October 2026 - 10:43 WIB

PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT untuk Dukung Konektivitas Nasional

Thursday, 8 October 2026 - 22:32 WIB

Inovasi Baru Terminal Teluk Lamong : Luncurkan Lamong Cukur, Terobosan Baru Program TJSL

Thursday, 8 October 2026 - 13:28 WIB

PELNI Salurkan Ribuan Life Jacket, Perkuat Keselamatan Masyarakat Pesisir

Thursday, 8 October 2026 - 13:17 WIB

IPCM Perluas Pasar, Perkuat Operasional di Balikpapan dan Tarakan

Berita Terbaru