Pelindo Marine Kawal Ekspor Perdana Pupuk Urea RI ke Australia

- Pewarta

Tuesday, 26 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelindo Marine mengawal kelancaran ekspor perdana pupuk urea ke Australia melalui layanan towage service di Dermaga BSL Pupuk Kaltim, Bontang. Dukungan tiga kapal tunda memastikan proses sandar hingga lepas sandar kapal berjalan aman, lancar, dan mendukung penguatan rantai logistik maritim nasional.

Pelindo Marine mengawal kelancaran ekspor perdana pupuk urea ke Australia melalui layanan towage service di Dermaga BSL Pupuk Kaltim, Bontang. Dukungan tiga kapal tunda memastikan proses sandar hingga lepas sandar kapal berjalan aman, lancar, dan mendukung penguatan rantai logistik maritim nasional.

Maritim Indonesia – PT Pelindo Marine Service (Pelindo Marine) turut mengawal keberhasilan ekspor perdana pupuk urea ke Australia dalam skema Government-to-Government (G2G) yang diinisiasi PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT). Perusahaan memberikan layanan penundaan kapal (towage service) untuk memastikan keselamatan dan kelancaran proses sandar serta lepas sandar kapal di Dermaga BSL Pupuk Kaltim, Bontang, Kalimantan Timur.

Seperti diketahui, layanan penundaan kapal merupakan elemen vital dalam operasional pelabuhan, yang mana layanan ini membantu pergerakan kapal saat memasuki alur pelayaran, sandar di dermaga, berpindah posisi, hingga lepas sandar menuju laut terbuka, terutama untuk kapal berukuran besar dengan ruang manuver terbatas.

Merujuk laman resmi PT Pupuk Kalimantan Timur, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan dimulainya ekspor pupuk ke Australia menjadi langkah bersejarah bagi transformasi industri pupuk nasional. Dia menjelaskan ekspor perdana yang dilepas hari ini mencapai 47.250 ton. Ekspor tersebut merupakan tahap awal dari komitmen kerja sama sebesar 250.000 ton dan akan terus ditingkatkan hingga mencapai 500.000 ton dengan total nilai mencapai sekitar Rp 7 triliun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini mencetak sejarah, karena kita akan mengekspor pupuk ke beberapa negara termasuk Australia. Rencana kita mengekspor ke Australia sesuai dengan pembicaraan Perdana menteri Australia dan Bapak Presiden yaitu 250.000 ton, tapi akan ditingkatkan menjadi 500.000 ton, nilainya kurang lebih Rp 7 triliun,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Komersial, Operasi, dan Teknik PT Pelindo Marine Service, Elvin Syah Putra menegaskan bahwa keselamatan pelayaran menjadi prioritas utama perusahaan dalam setiap layanan operasional yang dijalankan.

“Prioritas kami adalah keselamatan kapal dalam setiap proses penundaan. Pada ekspor perdana ini, kami mengoperasikan tiga kapal tunda, yaitu TB. Semar Dua Puluh, TB. Semar Dua Puluh Tujuh, dan TB. Semar Sembilan Belas untuk memastikan seluruh proses penundaan berjalan aman dan lancar,” ujar Elvin.

Ia menambahkan bahwa dukungan terhadap kegiatan ekspor nasional merupakan bagian dari komitmen Pelindo Marine dalam memperkuat rantai logistik maritim Indonesia sekaligus mendukung kelancaran distribusi komoditas strategis nasional ke pasar internasional.

Keberhasilan ekspor perdana pupuk urea ke Australia tersebut menjadi momentum penting bagi penguatan daya saing industri pupuk nasional di pasar global. Selain itu, sinergi antar perusahaan BUMN dan pelaku industri maritim dinilai menjadi faktor utama dalam memastikan kelancaran distribusi logistik ekspor Indonesia. (ire djafar)

Berita Terkait

Dukung Kelancaran dan Kesejahteraan Buruh, Sektor Pelabuhan Tanjung Priok Bersatu Sosialisasi Program SINTA BIMA
Pelindo Dukung Digitalisasi Koperasi TKBM, Perkuat Tata kelola dan Keselamatan Kerja di Pelabuhan Tanjung Priok
Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi
Danpushidrosal Terima Alexander Dalrymple Award 2026, Pengakuan atas Kontribusi Hidrografi Indonesia
Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman
Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional
PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT untuk Dukung Konektivitas Nasional
Inovasi Baru Terminal Teluk Lamong : Luncurkan Lamong Cukur, Terobosan Baru Program TJSL

Berita Terkait

Friday, 16 October 2026 - 10:31 WIB

Dukung Kelancaran dan Kesejahteraan Buruh, Sektor Pelabuhan Tanjung Priok Bersatu Sosialisasi Program SINTA BIMA

Wednesday, 14 October 2026 - 18:18 WIB

Pelindo Dukung Digitalisasi Koperasi TKBM, Perkuat Tata kelola dan Keselamatan Kerja di Pelabuhan Tanjung Priok

Wednesday, 14 October 2026 - 11:45 WIB

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi

Tuesday, 13 October 2026 - 17:29 WIB

Danpushidrosal Terima Alexander Dalrymple Award 2026, Pengakuan atas Kontribusi Hidrografi Indonesia

Monday, 12 October 2026 - 17:05 WIB

Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman

Berita Terbaru

Berita

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi

Wednesday, 14 Oct 2026 - 11:45 WIB