Maritim Indonesia –– PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia (PT PMLI) sebagai anak usaha level 1 PT Pelabuhan Indonesia (Persero) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung dan mengembangkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang kepelabuhanan dan kemaritiman melalui penyelenggaraan Wisuda dan Pelantikan Perwira pandu Tingkat II pada angkatan IV.
Pada prosesi pelantikan ini, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI Muhammad Masyhud, S.T., M.T., hadir secara langsung untuk melantik 22 orang Perwira Pandu Tingkat II yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan di PMLI.
Angkatan IV ini mencatat pencapaian yang membanggakan, sebanyak 21 Perwira Pandu dengan PT Intan Sejahtera Utama (PT ISMA) untuk mendukung operasional pemanduan di wilayah perairan Indonesia Timur, sementara 1 (orang) lulusan lainnya dipercaya bergabung dengan PetroChina guna memperkuat operasional sektor maritim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Keberhasilan yang luar biasa ini tidak lepas dari peran strategis yang dibangun oleh PMLI selama proses pendidikan dan pelatihan berlangsung, didukung dengan fasilitas yang lengkap seperti simulator navigasi canggih, fasilitas kelas yang memadai, serta hunian berbintang Pelindo Residence, PMLI terus membuktikan komitmennya dalam melahirkan perwira maritim yang adaptif dan siap kerja.
PMLI dipilih sebagai tempat dalam pelatihan dan pendidikan karena PMLI menaruh keunggulan kompetitif sebagai satu-satunya lembaga diklat yang memegang Certificate Of Approval (CoA) resmi untuk menyelenggarakan diklat Pandu di luar Unit Pelaksanan Teknis (UPT) Badan Pengelola Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementrian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI).
Selama hampir 3 (tiga) bulan, mulai 6 April hingga 21 Juli 2026, dengan total 1165 jam
pelajaran atau setara dengan 117 hari kalender dengan jumlah 22 peserta para peserta menjalani pendidikan dan pelatihan intensif 1 yang mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor : KP-DJPL 574 Tahun 2024 sebagai standar kompetensi dan kelulusan Perwira Pandu. yang terbagi dalam tiga fase utama yaitu :
1. Fase pertama difokuskan pada penguatan kompetensi melalui pembelajaran teori
navigasi, Bahasa Inggris Maritim, serta simulasi pemanduan menggunakan FullMission Ship Simulator PMLI bersama para pakar Kementerian Perhubungan dan Pandu senior.
2. Fase kedua, para peserta menjalani praktik memandu kapal di Wilayah Kerja Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak Surabaya
3. Fase ketiga, merupakan tahap evaluasi komprehensif terhadap kompetensi teknis, kepemimpinan, dan etika profesi melalui presentasi Kertas Kerja Perorangan (KKP)
yang dipresentasikan di hadapan Tim Penguji yang terdiri dari para Senior dan Direktorat Jenderal Perhubungan laut
Pasca pelantikan para perwira melakukan wawancara dengan PT ISMA yang merupakan rangkaian Rekruitmen untuk dapat bekerja di bawah naungan PT ISMA. Hal ini merupakan lanjutan mengenai penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT ISMA pada 2 Maret 2026 untuk Pemenuhan Tenaga Perwira Pandu,
Keberhasilan pada Angkatan IV ini mencerminkan komitmen luar biasa PMLI dalam menyiapkan SDM maritim yang unggul serta memperkuat upaya berkelanjutan dalam melahirkan Perwira Pandu yang siap hadir memunuhi kebutuhan industri kepelabuhanan nasional. (ire djafar)







