JICT Abadikan  Capt. Naamin, Sang Perintis  Kontainerisasi Jadi Nama Gedung

- Pewarta

Thursday, 8 October 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penghormatan lintas generasi sekaligus momentum mendorong lahirnya generasi baru insan pelabuhan Indonesia

Penghormatan lintas generasi sekaligus momentum mendorong lahirnya generasi baru insan pelabuhan Indonesia

Maritim Indonesia — Lebih dari lima dekade setelah Tanjung Priok memasuki era kontainerisasi, PT Jakarta International Container Terminal (JICT) mengabadikan nama Capt. Nazahar Naamin, salah satu insan pelabuhan yang berada pada fase awal transformasi tersebut, melalui peresmian Gedung Serbaguna Capt. Naamin, Kamis (8/10).

Pada awal dekade 1970-an, ketika peti kemas belum menjadi wajah utama pelabuhan Indonesia seperti saat ini, Tanjung Priok mulai bergerak dari pola penanganan kargo konvensional menuju sistem kontainerisasi. Sejak 1973, Capt. Naamin berada di Unit Terminal Container dan menjadi bagian dari periode awal pengembangan kontainerisasi di Tanjung Priok.

Direktur Utama JICT Ade Hartono mengatakan, terminal modern yang beroperasi hari ini merupakan hasil perjalanan panjang yang dibangun lintas generasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemajuan yang kita nikmati hari ini tidak lahir dalam satu malam. Ada generasi yang lebih dahulu berani memulai perubahan, membangun sistem, dan meletakkan fondasi. Capt. Naamin adalah bagian dari perjalanan tersebut,” ujar Ade saat peresmian Gedung Capt. Naamin di Jakarta Utara poda Kamis (8/10)..

Menurutnya, setiap generasi menghadapi tantangan yang berbeda, namun tuntutan untuk bertransformasi tetap sama.

“Generasi terdahulu menghadapi tantangan lahirnya kontainerisasi. Generasi hari ini menghadapi digitalisasi, otomasi, keberlanjutan, ketahanan operasi, dan perubahan rantai pasok global. Tantangannya berubah, tetapi keberanian untuk bertransformasi tidak boleh berubah,” ujar Ade.

Komisaris Utama JICT WS Wiryawan mengatakan pengabadian nama Capt. Naamin tidak berhenti sebagai penghormatan terhadap masa lalu, tetapi menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.

“Saya berharap dari tempat ini nantinya lahir Capt. Naamin-Capt. Naamin baru. Generasi insan pelabuhan yang berani memulai, mampu menjaga amanah, dan membawa perubahan pada zamannya. Cara terbaik menghormati sebuah legacy bukan hanya mengenang namanya, tetapi meneruskan semangatnya,” ujarnya.

Bagi keluarga, penghormatan tersebut memiliki makna yang sangat personal. Mieke Naamin, istri mendiang Capt. Nazahar Naamin, menyampaikan apresiasi kepada JICT yang tetap mengenang perjalanan pengabdian suaminya.

“Atas nama keluarga, kami sangat berterima kasih kepada JICT atas perhatian dan penghormatan yang diberikan kepada almarhum. Bagi kami, ini bukan hanya tentang nama pada sebuah gedung. Kami merasa kerja keras dan pengabdian beliau masih diingat dan memiliki arti bagi generasi hari ini,” ujar Mieke.

Dalam perjalanan pengabdiannya, Capt. Naamin dipercaya mengemban sejumlah posisi penting, antara lain Kepala Unit Terminal Petikemas, Kepala Cabang Pelabuhan Tanjung Priok, hingga Direktur Usaha Pelindo II. Perjalanan tersebut berlangsung pada periode ketika sistem, infrastruktur, teknologi, dan pola operasi pelabuhan mulai beradaptasi dengan perkembangan perdagangan berbasis peti kemas.

Lebih dari lima dekade kemudian, skala dan kompleksitas operasi terminal telah berubah signifikan. JICT kini memiliki kapasitas lebih dari  2 juta TEUs per tahun sekaligus terus memperkuat modernisasi peralatan, digitalisasi, ketahanan operasi, pengembangan SDM, dan agenda Green Terminal. (ire djafar)

Berita Terkait

KPLP Tanjung Priok Kerahkan Tiga Kapal Patroli Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda
KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026
Strategi Integrated Auto Solutions Perkuat Pertumbuhan IPCC, Trafik Kargo Naik 19,57% hingga Kuartal III 2026
PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 melalui Inovasi Daur Ulang Life Jacket
Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar
Arus Petikemas TTL Tumbuh 12,54 Persen, Tembus 2,29 Juta TEUs hingga September 2026
IPCC dukung Honda Racing Indonesia di Mandalika Festival of Speed 2026
Transformasi green dan smart terminal, TTL raih dua penghargaan internasional

Berita Terkait

Tuesday, 20 October 2026 - 23:31 WIB

KPLP Tanjung Priok Kerahkan Tiga Kapal Patroli Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda

Tuesday, 20 October 2026 - 12:54 WIB

KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026

Tuesday, 20 October 2026 - 12:19 WIB

Strategi Integrated Auto Solutions Perkuat Pertumbuhan IPCC, Trafik Kargo Naik 19,57% hingga Kuartal III 2026

Monday, 19 October 2026 - 18:10 WIB

PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 melalui Inovasi Daur Ulang Life Jacket

Monday, 19 October 2026 - 14:12 WIB

Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

Berita Terbaru