Pelindo Jasa Maritim Lanjutkan Standarisasi Marine untuk Tingkatkan Layanan pada Pengguna Jasa

- Pewarta

Wednesday, 7 June 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia –- PT Pelindo Jasa Maritim, Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melakukan standarisasi marine untuk 37 pelabuhan dengan target prioritas 7 pelabuhan di tahun ini.

Subholding Pelindo Jasa Maritim (SPJM) merupakan bagian dari Pelindo Group melakukan berbagai upaya peningkatan kinerja yang dapat langsung dirasakan oleh pemakai jasa. Standarisasi marine merupakan komitmen SPJM dalam mendukung Standarisasi Operasi Marine, Equipment, dan Port Services (MEPS) untuk service excelent khususnya dalam bidang marine.

Tubagus Patrick Tribudi Utama Iskandar, Sekretaris Perusahaan SPJM mengatakan, pelayanan adalah prioritas perusahaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hal-hal penting yang menjadi hightlight dalam standarisasi ini merupakan pengembangan kapasitas crewing kapal karena perannya sangat signifikan dalam mendukung layanan kepada pemakai jasa.”

Service excelent merupakan inisiasi perusahaan untuk menjadi semakin baik dari sisi internal khususnya bidang marine di 37 pelabuhan. Pada 2023 ini, secara bertahap cabang yang menjadi prioritas utama pelaksanaan standarisasi marine adalah Belawan, Tanjung Priok, Makassar, Balikpapan, Ambon, dan Cabang Sorong.

Beberapa waktu lalu, perusahaan telah membuat serangkaian upaya untuk peningkatan kompetensi awak kapal di Cabang Makassar dan Cabang Tanjung Perak dan berikutnya akan dilakukan kegiatan serupa di Cabang Balikpapan, Ambon, Sorong, dan Cabang Tanjung Priok.

Saat ini, seri kedua Workshop Awak Kapal digelar di Balikpapan pada Senin (5/6). Sebelumnya telah dilaksanakan di Surabaya pada Mei lalu.

Patrick menambahkan, “Selain menggenjot pencapaian target di tahun ini, Perusahaan selalu berusaha untuk memastikan level pelayanan yang diterima pelanggan dalam kondisi terbaik dengan memastikan seluruh sarana dan prasarana lingkup SPJM Group dalam kondisi siap untuk mendukung seluruh kegiatan pelabuhan kelolaan Pelindo se-Indonesia.”

Selain sisi SDM awak kapal, SPJM juga melaksanakan arahan Pelindo selaku Holding untuk menempatkan aspek Keselamatan dan Kesehatan, dan tanpa kompromi.

“Basic Health, Safety, Security, And Environmental (HSSE) Marine adalah materi untuk pemenuhan Keselamatan, Kesehatan Kerja & Lingkungan (K3L) di lingkup SPJM,” tutur Patrick.

Pengenalan dan sosialisasi job desk dan sejauh mana tingkat kesadaran awak kapal terhadap keselamatan kapal digenjot melalui drill yang dilaksanakan secara rutin. Selain itu workshop juga menyajikan dan menyosialisasikan kembali implementasi praktik keselamatan dan keamanan dalam pelayanan penundaan kapal.

“Agar kesadaran tentang K3 ini mendarah daging dan menjadi nafas bagi setiap awak kapal dalam menjalankan tugas mereka. Keluarga tentu sangat mendambakan orang-orang yang mereka cintai pulang dengan selamat, itu yang ingin kami penuhi di perusahaan ini,” ujar Patrick.

Asisten Operation Manager Serasi Shipping Indonesia, Ade Oktavian Gunadi yang berkegiatan di Bontang, Kalimantan Timur mengatakan, “Pelindo Jasa Maritim telah memberikan layanan yang sangat baik. Dari kami tidak ada komplain dalam pemanduan, tidak ada delay, dan kami apresiasi hal tersebut.”

Ade Oktavian juga menyampaikan, “Kami bersyukur Pelindo Jasa Maritim sudah bekerja sangat baik dan selalu memperhatikan sisi keselamatan dan keamanan. Kami berharap SPJM terus menjaga layanannya dan senantiasa mengutamakan keselamatan pelayanan.”

Tentang Pelindo Jasa Maritim

PT Pelindo Jasa Maritim atau yang disingkat dengan SPJM merupakan subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo yang dibentuk pada 1 Oktober 2021 pasca integrasi PT Pelabuhan Indonesia (Persero). PT Pelindo Jasa Maritim memiliki bisnis dan pengalaman di bidang jasa layanan marine (Marine), peralatan pelabuhan (Equipments), dan jasa kepelabuhanan (Port Services), disingkat MEPS. Layanan marine berupa pemanduan, penundaan kapal, ship to ship, layanan tambahan marine (bunkering, oil spill response, jasa provisi, dan lainnya). Layanan peralatan berupa penyediaan peralatan pelabuhan, pemeliharaan (maintenance), dan kerja sama manufaktur peralatan. Layanan utilitas berupa pemeliharaan alur pelayaran, pengerukan, penyediaan energi listrik bagi kapal yang bersandar dan fasilitas di Pelabuhan, penyediaan bahan bakar, pengelolaan sampah dan berbagai turunan jasa utilitas pelabuhan lainnya.

Wilayah operasional PJM mencakup seluruh Nusantara yang terbentang dari Malahayati hingga Merauke. SPJM juga terbuka untuk kerja sama dan bersinergi dalam dukungan layanan dengan mitra strategis baik untuk entitas domestik maupun luar negeri.

SPJM saat ini mengelola 6 (enam) anak perusahaan yaitu PT Jasa Armada Indonesia Tbk., PT Pelindo Marine Service, PT Equiport Inti Indonesia, PT Jasa Peralatan Pelabuhan, PT Energi Pelabuhan Indonesia, dan PT Pengerukan Indonesia. SPJM juga memiliki 3 cucu perusahaan yaitu PT Alur Pelayaran Barat Surabaya, PT Berkah Multi Cargo, dan PT Pelindo Energi Logistik. Dengan keberagaman segmen bisnisnya, SPJM mampu menyediakan integrated one stop service bagi pengguna jasanya.

(ire djafar)

 

 

 

Berita Terkait

ABUPI Konsolidasikan Kekuatan Nasional, Satukan Stakeholder Perkuat Kolaborasi Jasa Kepelabuhanan
Proses Hukum MT. HASIL Berlanjut ke Tahap II, Bukti Nyata Konsistensi Penegakan Hukum di Perairan Indonesia
TTL Torehkan Prestasi: Kampung Hidroponik Raih Penghargaan TJSL di HUT ke-20 Berita Jatim Award
IPCC Tumbuh 7,35% di Awal 2026, Kinerja Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global
Pushidrosal Hadiri 4th Session of the IHO Assembly 2026 di Monaco, Perkuat Peran Indonesia Dalam Hidrografi Global
Ketua WIMA INA: Awak Kapal Perempuan Bukan Simbol, Tapi Perubahan Nyata
Dirjen Hubla Buka Seminar Nasional Kepelabuhanan Abupi: Perkuat Sinergi, Dorong Transformasi Pelabuhan Nasional
MNP Dilirik Investor Global, Abu Dhabi Ports Group Tinjau Potensi Hub Indonesia Timur

Berita Terkait

Sunday, 26 April 2026 - 09:54 WIB

ABUPI Konsolidasikan Kekuatan Nasional, Satukan Stakeholder Perkuat Kolaborasi Jasa Kepelabuhanan

Sunday, 26 April 2026 - 06:24 WIB

Proses Hukum MT. HASIL Berlanjut ke Tahap II, Bukti Nyata Konsistensi Penegakan Hukum di Perairan Indonesia

Thursday, 23 April 2026 - 15:17 WIB

TTL Torehkan Prestasi: Kampung Hidroponik Raih Penghargaan TJSL di HUT ke-20 Berita Jatim Award

Thursday, 23 April 2026 - 09:38 WIB

IPCC Tumbuh 7,35% di Awal 2026, Kinerja Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global

Wednesday, 22 April 2026 - 09:56 WIB

Pushidrosal Hadiri 4th Session of the IHO Assembly 2026 di Monaco, Perkuat Peran Indonesia Dalam Hidrografi Global

Berita Terbaru