Dirjen Hubud Tinjau Operasional Bandara Ewer di Asmat, Papua

- Pewarta

Monday, 3 July 2023 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan M. Kristi Endah Murni pada Senin (3/7) meninjau langsung kesiapan Bandar Udara Ewer (Kode IATA : EWE) yang terletak di Distrik Agats Kabupaten Asmat, Propinsi Papua Selatan.

Menurut Kristi pembangunan Bandara Ewer ini merupakan bentuk perhatian pemerintah melalui Kementerian Perhubungan dalam rangka membangun konektivitas transportasi udara antar wilayah dan mendukung pengembangan potensi ekonomi Daerah Asmat dan sekitarnya.

“Konektivitas ini dibangun agar semua masyarakat merasakan hasil-hasil pembangunan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di seluruh pelosok negeri. Yang lebih penting kehadiran Bandara Ewer mampu meretas keterisolasian wilayah, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, terluar dan perbatasan (3TP) di wilayah timur Indonesia.” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bandara Ewer memiliki landas pacu (runway) dengan panjang 1.650 m dan lebar 30 m yang dapat melayani operasional pesawat jenis ATR 72-600 untuk penumpang maupun kargo. Apron seluas 70 m x 90 m dan taxiway 86 m x 15 m

Saat ini Bandara Ewer melayani rute penerbangan Kamur – Ewer (pp), Merauke – Ewer (pp) dan Timika – Ewer (pp) yang dioperasikan oleh 3 maskapai yaitu Wings Air, Trigana Air dan Smart Aviation.

Kristi menambahkan trend pertumbuhan penumpang di Bandara Ewer cenderung meningkat, pada tahun 2020 total ada 12.185 penumpang, di tahun 2021 meningkat menjadi 21.603 penumpang dan tahun 2022 meningkat menjadi 27.772 penumpang.

“Dengan meningkatnya jumlah penumpang tersebut, maka pembangunan terminal penumpang baru transportasi udara di Bandara Ewer yang mencapai 488 meter persegi dirasa sangatlah tepat, agar dapat memberikan rasa nyaman dibandingkan dengan terminal penumpang lama yang hanya seluas 120 meter persegi,” ucapnya.

Harapan ke depan, dengan meningkatnya trend jumlah penumpang dapat pula meningkatkan minat maskapai untuk beroperasi membuka rute baru di Bandara Ewer. (ym/idj)

 

 

Berita Terkait

Dua Kapal Tunda Jayanegara Pelindo Marine Dukung Simulasi Evakuasi Darurat di Tanjung Perak
Gelar Public Expose 2026, IPCC Berkomitmen Perkuat Fundamental Bisnis
JICT: Logistik Nasional Tak Cukup Hanya Produktif, Kesehatan Pekerja Harus Jadi Prioritas
JICT Dorong Kolaborasi Ekosistem Logistik Lewat Container Cup 2026
Perkuat Standar Keamanan Objek Vital Nasional, IPC TPK Jalani Asesmen BNPT
Pelindo Perkuat Sinergi dengan Jamdatun, Dukung Aksi Korporasi yang Patuh Hukum dan Bernilai Tambah
IPCM Catat Pertumbuhan Pendapatan 5,33% pada Q3 2026, Optimalisasi Armada Jadi Fokus
Pelindo Terminal Petikemas Bekali Keterampilan Anak Binaan LPKA Kelas I Blitar

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 22:13 WIB

Dua Kapal Tunda Jayanegara Pelindo Marine Dukung Simulasi Evakuasi Darurat di Tanjung Perak

Wednesday, 4 November 2026 - 09:44 WIB

Gelar Public Expose 2026, IPCC Berkomitmen Perkuat Fundamental Bisnis

Saturday, 31 October 2026 - 20:44 WIB

JICT: Logistik Nasional Tak Cukup Hanya Produktif, Kesehatan Pekerja Harus Jadi Prioritas

Friday, 30 October 2026 - 20:36 WIB

JICT Dorong Kolaborasi Ekosistem Logistik Lewat Container Cup 2026

Friday, 30 October 2026 - 08:20 WIB

Perkuat Standar Keamanan Objek Vital Nasional, IPC TPK Jalani Asesmen BNPT

Berita Terbaru