Dorong Performa Keuangan, IPCC Siap Ngegas di Kuartal Berikutnya dengan Berbagai Langkah Strategis

- Pewarta

Thursday, 2 May 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — Menyambut tahun 2024, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk dengan kode saham “IPCC” langsung dihadapkan dengan kontestasi politik pelaksanaan pemilu dalam negeri dan kondisi geopolitik internasional yang menyebabkan penurunan cargo ekspor khususnya pada bulan Januari dan Februari.

Hal tersebut secara tidak langsung berpotensi mempengaruhi keseluruhan jumlah cargo yang ditangani IPCC. Kondisi ini juga membuat sebagian masyarakat melakukan penundaan dalam membeli kendaraan, khususnya mobil, sambil melihat kondisi perekonomian yang membaik.

Dalam menjawab dinamika tersebut, perusahaan terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan teknologi terbaru seperti sertifikasi keahlian bagi Sumber Daya Manusia (SDM) bidang operasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada Triwulan I Tahun 2024, IPCC telah melayani cargo internasional sebesar 96 ribu unit yang terdiri dari CBU baik impor maupun ekspor, alat berat, truck/bus dan general cargo dimana terdapat penurunan secara keseluruhan, khususnya cargo CBU sebesar 17,25% YoY. Namun kondisi ini bersifat sementara dan diperkirakan bergerak normal pada kuartal berikutnya.

Secara total, situasi ini berimbas pada laba bersih Perseroan yang tercatat turun 9% dari tahun sebelumnya dengan periode yang sama.

Sejalan belum tercapainya kinerja keuangan IPCC pada Triwulan I 2024, Perusahaan telah menetapkan langkah-langkah strategis untuk mendongkrak pendapatan di tahun 2024 secara keseluruhan diantaranya: ekspansi bisnis kerjasama layanan VDC (Vehicle Distribution Centre) dengan automaker Jepang, penjajakan potensi kerjasama layanan cargo CBU mobil listrik Tiongkok, rencana kolaborasi Anorganik Car Carrier IPCC dengan logistic company serta implementasi single billing sebagai bentuk optimalisasi layanan operasional kepada para pelanggan.

“Kami percaya pada Triwulan berikutnya IPCC mampu mengejar ketertinggalan ini mengingat kegiatan ekspor pada bulan Maret telah berjalan normal dan cenderung mengalami peningkatan. Salah satu upaya dalam meningkatkan kinerja Perusahaan adalah dengan penerapan skema single billing didukung dengan standarisasi dan transformasi layanan operasi,” kata Direktur Utama IPCC Sugeng Mulyadi di Jakarta, Kamis (2/5).

Sugeng Mulyadi berharap, kedepan proses operasi menjadi semakin seamless antara IPCC dan Mitra Perusahaan Bongkar Muat yang beroperasi di IPCC Branch Jakarta, sehingga mempertegas posisi IPCC sebagai penyelenggara kegiatan operasional.

“Untuk meningkatkan kinerja Perusahaan, kami sedang melakukan kolaborasi dan sinergi bersama asset management dan perusahan sekuritas untuk meningkatkan value Perusahaan serta likuiditas saham termasuk usulan pemberian dividen yang menarik,” tambah Sugeng.

Dikatakan juga, saat ini posisi kas Perusahaan juga sangat kuat dan tidak memiliki hutang/pinjaman berbunga seperti pinjaman kepada perbankan, obligasi dan jenis lainnya sehingga mampu untuk melakukan ekspansi bisnis kedepannya melalui dana internal Perusahaan.

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Keuangan dan SDM IPCC Wing Megantoro juga menambahkan, “Selain berbagai rencana strategis yang bertujuan untuk mendongkrak pendapatan, IPCC saat ini sedang fokus untuk melakukan efisiensi dari berbagai proses bisnis sehingga diharapkan dapat memberikan layanan yang semakin efisien guna memberikan nilai tambah bagi para pelanggan IPCC.”

“Salah satunya melalui implementasi program single Enterprise Resources Planning (ERP) dan digitalisasi operasi,” tutup Wing Megantoro. (ire djafar)

Berita Terkait

TTL dan OOCL Perkuat Kolaborasi Dukung Konektivitas Logistik Indonesia Timur
Pushidrosal Launching S-101 dan Sea Trial Produk S-100 di Teluk Jakarta
Hari Perhubungan Nasional 2026, Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Peran Pelabuhan Ciwandan dalam Mendukung Logistik Banten
ABUPI dan BKI Perkuat Sinergi untuk Mendorong Kualitas dan Keselamatan Sektor Kepelabuhanan
ABUPI dan Bank Mandiri, Perkuat Layanan Perbankan untuk Peningkatan Pengembangan Usaha Pelabuhan
Forum Konsolidasi Pengurus dan Anggota ABUPI, Perkuat Sinergi Organisasi
ABUPI Memperkuat Jajaran Pengurus Periode 2026–2030, Dorong Konsolidasi Organisasi
ABUPI Gandeng IIEA Dorong Penerapan Standar di Sektor Kepelabuhanan

Berita Terkait

Saturday, 19 September 2026 - 09:04 WIB

TTL dan OOCL Perkuat Kolaborasi Dukung Konektivitas Logistik Indonesia Timur

Friday, 18 September 2026 - 12:43 WIB

Pushidrosal Launching S-101 dan Sea Trial Produk S-100 di Teluk Jakarta

Friday, 18 September 2026 - 06:15 WIB

Hari Perhubungan Nasional 2026, Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Peran Pelabuhan Ciwandan dalam Mendukung Logistik Banten

Thursday, 17 September 2026 - 19:36 WIB

ABUPI dan BKI Perkuat Sinergi untuk Mendorong Kualitas dan Keselamatan Sektor Kepelabuhanan

Thursday, 17 September 2026 - 19:13 WIB

ABUPI dan Bank Mandiri, Perkuat Layanan Perbankan untuk Peningkatan Pengembangan Usaha Pelabuhan

Berita Terbaru