Komunitas Maritim Dorong Pengangkatan Menhub yang Berkompeten dan Berpihak pada Kesejahteraan Pelaut

- Pewarta

Thursday, 22 August 2024 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Dalam sebuah diskusi santai yang digelar di bilangan Jakarta Pusat, Rabu (21/8), para pelaku usaha pelayaran, pengusaha logistik, serta komunitas kemaritiman menyuarakan harapan mereka terkait sosok Menteri Perhubungan (Menhub) di kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Mereka menekankan pentingnya seorang Menhub yang tidak hanya kompeten dalam bidang transportasi, tetapi juga memiliki empati tinggi terhadap kesejahteraan pelaut Indonesia.

Yudhi Isnaeni R. Sinaga, Founder Maritime Club Indonesia, menyatakan bahwa Menhub yang baru harus mampu memberantas mafia-mafia dan praktik pungutan liar yang menghambat distribusi logistik.

“Kita membutuhkan Menhub yang tegas dan berani mengambil tindakan terhadap segala bentuk ketidakberesan di sektor transportasi, khususnya pelayaran,” ujar Yudhi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sosok Captain Coky Leonardo Pandjaitan, atau yang akrab disapa Capt Leon, dinilai sebagai kandidat yang layak untuk mengisi posisi tersebut.

“Capt Leon sangat memahami dunia transportasi secara menyeluruh, mulai dari laut, darat, udara hingga perkeretaapian. Dedikasi dan pengalamannya sebagai praktisi maritim menjadikannya sosok yang tepat untuk memimpin Kementerian Perhubungan,” tambah Yudhi.

Menurut Yudhi, mengenal Capt. Leon merupakan keberuntungan, karena dalam beberapa diskusi dan obrolan, Capt. Leon sangat menguasai semua moda transportasi dan punya konsep kuat untuk menciptakan pelayanan dan keamanan di bidang transportasi.

Ani Angelica, seorang Ship Broker Indonesia, menambahkan bahwa selain kompetensi teknis, Menhub yang baru juga harus memiliki keberanian untuk membersihkan sektor transportasi dari praktik pungli yang selama ini membebani industri dan masyarakat.

“Capt Leon memiliki pengalaman lapangan yang luas dan karakter yang tegas, sehingga layak untuk mengemban tanggung jawab besar ini,” ujar Ani.

Ditambahkan Ani, salah satu sosok yang ia anggap layak adalah Capt. Coky Leonardo Panjaitan, yang menurutnya sosok seorang ahli di bidang perhubungan laut. Ani mengungkap bahwa Capt. Leon selain memiliki karakter yang tegas dan disiplin, juga memiliki pengalaman sebagai nahkoda di dalam dan luar negeri serta sering menangani dan menyelesaikan berbagai kasus laut.

Dalam diskusi tersebut, hadir pula beberapa pelaut yang berharap agar Menhub yang baru mampu memperjuangkan kesejahteraan mereka. Sebagai Ketua Umum Persatuan Perlindungan Pelaut Indonesia (PPPI), Capt Leon dikenal sebagai sosok yang selalu mengutamakan keselamatan dan kesejahteraan pelaut, baik yang bertugas di dalam maupun luar negeri.

“Menhub yang baru harus bisa memastikan bahwa kesejahteraan pelaut Indonesia menjadi prioritas utama, karena mereka adalah tulang punggung industri maritim yang sangat vital bagi perekonomian nasional,” ujar salah satu pelaut yang hadir.

Dalam rekam jejaknya, Capt.Leon juga pernah membantu kepulangan pelaut – pelaut kita tambah pamri dan bahkan memulangkan pelaut dari luar negeri yang terlantar dan tidak di gaji, Capt. Leon tidak segan-segan mengeluarkan dana sendiri  untuk mengurus kepulangan pelaut sacara pribadi.

“Capt. Leon setiap ada masalah soal pelaut, langsung di laporkan ke Hubla, namun hasilnya kosong, dan Capt. Leon akan menyelesaikan sendiri tanpa bantuan pemerintah, maka dari itu menurut saya Capt Leon cocok sebagai menteri perhubungan, karena loyalitasnya ke masyarakat pelaut sangat kental dan mementingkan rakyat pelaut,” tambahnya.

Komunitas maritim berharap agar pemerintah memperhatikan masukan mereka dalam menentukan Menhub yang baru, dengan harapan agar sektor transportasi di Indonesia dapat semakin maju dan profesional di masa mendatang. (red)

 

 

idj / idj

 

Berita Terkait

KPLP Tanjung Priok Kerahkan Tiga Kapal Patroli Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda
KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026
Strategi Integrated Auto Solutions Perkuat Pertumbuhan IPCC, Trafik Kargo Naik 19,57% hingga Kuartal III 2026
PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 melalui Inovasi Daur Ulang Life Jacket
Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar
Arus Petikemas TTL Tumbuh 12,54 Persen, Tembus 2,29 Juta TEUs hingga September 2026
IPCC dukung Honda Racing Indonesia di Mandalika Festival of Speed 2026
Transformasi green dan smart terminal, TTL raih dua penghargaan internasional

Berita Terkait

Tuesday, 20 October 2026 - 23:31 WIB

KPLP Tanjung Priok Kerahkan Tiga Kapal Patroli Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda

Tuesday, 20 October 2026 - 12:54 WIB

KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026

Tuesday, 20 October 2026 - 12:19 WIB

Strategi Integrated Auto Solutions Perkuat Pertumbuhan IPCC, Trafik Kargo Naik 19,57% hingga Kuartal III 2026

Monday, 19 October 2026 - 18:10 WIB

PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 melalui Inovasi Daur Ulang Life Jacket

Monday, 19 October 2026 - 14:12 WIB

Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

Berita Terbaru