ASDP Resmi Berlakukan Penyesuaian Tarif di Lintasan Galala – Namlea dan Hunimua – Waipirit Ambon

- Pewarta

Wednesday, 2 October 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) secara resmi telah memberlakukan penyesuaian tarif tiket terpadu penyeberangan di lintasan Galala – Namlea dan lintasan Hunimua – Waipirit, Ambon sejak Jumat (20/9) pekan lalu. Adapun penerapan penyesuaian tarif ini mengacu pada keputusan Gubernur Maluku Nomor 1625 Tahun 2024 Tanggal 28 Agustus 2024 tentang Penetapan Tarif Angkutan Penyeberangan Antar Kabupaten/Kota Daerah Provinsi Maluku.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan ASDP bersama dengan Pemprov Maluku dan seluruh stakeholder terkait telah bersama-sama melakukan sosialisasi terkait penyesuaian tarif di dua lintasan penyeberangan yang dilayani oleh Cabang Ambon tersebut, sehingga dalam pelaksanaannya akan selaras dengan komitmen ASDP untuk terus meningkatkan kualitas layanan angkutan penyeberangan, yang memprioritaskan aspek keselamatan dan keamanan pengguna jasa.

“Tarif penyeberangan yang berlaku saat ini masih berada di bawah Harga Pokok Penjualan (HPP). Hal ini menimbulkan sejumlah pertimbangan, salah satunya belum sepenuhnya mencerminkan biaya operasional yang diperlukan, sehingga diperlukan evaluasi untuk memastikan keberlanjutan dan peningkatan kualitas layanan penyeberangan,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kurun waktu 2015 – 2024, penyesuaian tarif dilakukan satu kali pada tahun 2022 saat terjadinya kenaikan BBM sebesar 32% (dari Rp.5.150,- menjadi Rp.6.800,-). Sementara faktor pendorong penyesuaian tarif penyeberangan cukup signifikan mulai dari kenaikan biaya operasional seperti perawatan kapal, serta kenaikan harga suku cadang yang terjadi setiap tahunnya.

Selanjutnya, faktor lain yang juga memicu diantaranya rata-rata inflasi tahunan sebesar 3.53% dan nilai tukar dollar AS mengalami kenaikan sebesar 18% dari tahun 2015 hingga tahun 2024, sehingga berdampak signifikan pada biaya operasional. Hal ini pun turut memberikan sumbangsih kenaikan biaya impor suku cadang kapal karena nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS melemah sehingga berpengaruh pada peningkatan harga barang impor, biaya perawatan dan reparasi kapal yang turut mendorong beban operasional perusahaan.

Tarif penyeberangan di lintasan Galala-Namlea sebelumnya masih berada di bawah HPP sebesar 17%, sementara tarif penyeberangan di lintasan Hunimua-Waipirit juga masih berada di bawah HPP sebesar 32%. Dengan adanya penyesuaian ini, HPP di Galala-Namlea naik 4,2% dan di HPP lintasan Hunimua-Waipirit naik 7%.

Kadis Perhubungan Maluku, Muhammad Malawat turut menjelaskan penyesuaian yang dilakukan dapat mendukung keberlanjutan operasional Badan Usaha Angkutan Penyeberangan dan Pelabuhan, sambil tetap menjaga keseimbangan perekonomian daerah. Tarif sebelumnya yang masih jauh dibawah harga pokok produksi (HPP) turut menjadi bahan pertimbangan. “Idealnya HPP mendekati 100 persen sehingga kami merasa keadaan ini perlu disesuaikan,” ungkap Malawat.

Kendati demikian, dalam upayanya memenuhi standar layanan minimum, ASDP selaku penyedia jasa layanan tetap perlu memastikan bahwa pendapatan cukup untuk menutup biaya operasional dan mendukung investasi berkelanjutan dalam infrastruktur
dan peralatan.

“Dengan harapan operasional dan keberlanjutan bisnis Badan Usaha Angkutan Penyeberangan dan Pelabuhan dapat berjalan stabil, penyesuaian ini dapat menjadi penyemangat ASDP dalam meningkatkan kualitas pelayanan, dan daya saing dengan moda lain,” ujar Shelvy lagi.

Sebelumnya, ASDP telah melakukan sosialisasi terkait pernyesuain ini melalui berbagai media massa, media sosial seperti instagram, dan media luar ruang seperti spanduk dan brosur. Adapun tarif yang berlaku di 2 lintasan Ambon saat ini sebagai berikut.

Penyesuaian Tarif
Lintasan Galala – Namlea (PP)
Dewasa: Rp 123.600
Bayi: Rp 13.800

Kendaraan Golongan I: Rp 69.990
Kendaraan Golongan II: Rp 218.435
Kendaraan Golongan III: Rp 202.910
Kendaraan Golongan IVA Penumpang: Rp. 1.006.779
Kendaraan Golongan IVB Barang: Rp 1.042.995
Kendaraan Golongan VA Penumpang: Rp. 1.244.020
Kendaraan Golongan VB Barang: Rp 1.515.200
Kendaraan Golongan VIA Penumpang: Rp. 1.773.995
Kendaraan Golongan VIB Barang: Rp 1.884.255
Kendaraan Golongan VII: Rp 2.466.755
Kendaraan Golongan VIII: Rp 2.808.695
Kendaraan Golongan IX: Rp 7.588.695

Lintasan Hunimua – Waipirit (PP)
Dewasa: Rp 27.500
Bayi: Rp 2.700

Kendaraan Golongan I: Rp 26.900
Kendaraan Golongan II: Rp 63.000
Kendaraan Golongan III: Rp 81.510
Kendaraan Golongan IVA Penumpang: Rp. 303.445
Kendaraan Golongan IVB Barang: Rp 299.959
Kendaraan Golongan VA Penumpang: Rp. 414.475
Kendaraan Golongan VB Barang: Rp 436.231
Kendaraan Golongan VIA Penumpang: Rp. 592.150
Kendaraan Golongan VIB Barang: Rp 577.962
Kendaraan Golongan VII: Rp 904.597
Kendaraan Golongan VIII: 1.191.060
Kendaraan Golongan IX: Rp 1.824.130. (af)

idj / idj 

 

 

Berita Terkait

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar Program Pelindo Sehat 2026, Berikan Pemeriksaan TBC Gratis dan Santunan Anak Yatim di Kalibaru
Dari Ruang Kelas ke Pelabuhan, GIBEI FEB UNJ Selami Bisnis Logistik Otomotif Lewat Kunjungan Industri ke IPCC
Pelindo Regional 2 Banten Peduli Lingkungan Laut: Gelar Program TJSL, Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
Sambut HUT ke-13, IPC TPK Bukukan Peningkatan Kinerja Arus Peti Kemas 7 Persen
Pelindo Sambut Menteri Transportasi Arab Saudi, Bahas Potensi Kerja Sama Kepelabuhanan dan Logistik
Dukung Kelancaran Arus Logistik Pelabuhan, KSOP Utama Tanjung Priok berikan kebijakan penyesuaian YOR
Konsisten Terapkan ASRI, IPCC Raih Penghargaan Green and Smart Port 2026
Dari Hari Jadi untuk Sesama, IPC TPK Himpun 128 Kantong Darah
Tag :

Berita Terkait

Friday, 17 July 2026 - 15:20 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar Program Pelindo Sehat 2026, Berikan Pemeriksaan TBC Gratis dan Santunan Anak Yatim di Kalibaru

Friday, 17 July 2026 - 13:45 WIB

Dari Ruang Kelas ke Pelabuhan, GIBEI FEB UNJ Selami Bisnis Logistik Otomotif Lewat Kunjungan Industri ke IPCC

Friday, 17 July 2026 - 13:02 WIB

Pelindo Regional 2 Banten Peduli Lingkungan Laut: Gelar Program TJSL, Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar

Friday, 17 July 2026 - 08:13 WIB

Sambut HUT ke-13, IPC TPK Bukukan Peningkatan Kinerja Arus Peti Kemas 7 Persen

Friday, 17 July 2026 - 07:57 WIB

Pelindo Sambut Menteri Transportasi Arab Saudi, Bahas Potensi Kerja Sama Kepelabuhanan dan Logistik

Berita Terbaru