Pendapatan TPK Koja Melonjak 10,84%, Laba Usaha Tumbuh Lebih dari 100%

- Pewarta

Monday, 16 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) berhasil mencatatkan kinerja operasional dan keuangan yang positif hingga akhir November 2024. Prestasi ini menunjukkan tren pertumbuhan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, sekaligus membuktikan kemampuan TPK Koja dalam mengoptimalkan operasional di tengah persaingan ketat industri logistik.

Hingga November 2024, volume peti kemas yang ditangani TPK Koja mencapai 941.793 TEUs. Angka ini menunjukkan kinerja operasional telah melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) sebesar 863.696 TEUs, atau tumbuh 9,04%. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencatat 882.259 TEUs, terdapat kenaikan sebesar 6,75%.

Proyeksi hingga akhir tahun menunjukkan angka throughput sebesar 1.018.060 TEUs, yang berarti 7,2% lebih tinggi dari target tahunan sebesar 949.050 TEUs. Angka ini juga mencerminkan kenaikan 5,5% dibandingkan realisasi tahun 2023 sebesar 966.100 TEUs. Jika target tercapai, ini akan menjadi kali kedua TPK Koja mencatatkan throughput di atas 1 juta TEUs sejak 2017.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

General Manager TPK Koja, Ali Mulyono menjelaskan bahwa pencapaian ini didukung oleh harmonisasi antara stakeholder, pelanggan, manajemen, dan karyawan.

“Berbagai langkah strategis telah dilakukan, termasuk peremajaan reach stacker, perbaikan dermaga untuk menyambut kedatangan tiga unit QCC baru, peremajaan RTG, penambahan head truck, dan penataan pola lalu lintas di area penumpukan,” kata Ali Mulyono dalam keterangannya, Senin (16/12).

Solidnya Kinerja Keuangan

Sejalan dengan pertumbuhan throughput, TPK Koja juga mencatatkan peningkatan kinerja keuangan yang signifikan. Hingga November 2024, pendapatan bersih mencapai Rp1,65 triliun, meningkat 10,84% dari target Rp1,48 triliun. Angka ini juga lebih tinggi 8,86% dibandingkan pendapatan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,51 triliun.

Tidak hanya itu, laba usaha TPK Koja mengalami lonjakan hingga 109,19% dibandingkan tahun lalu. Hingga November 2024, TPK Koja membukukan laba usaha sebesar Rp366,3 miliar, jauh melampaui target Rp203 miliar dan realisasi tahun lalu sebesar Rp175,1 miliar.

Lebih jauh disampaikan, beberapa rencana strategis di tahun 2025 telah disiapkan dalam upaya mempertahankan kinerja positif TPK Koja.

“Kami akan mendatangkan tiga unit QCC baru tipe super post panamax yang akan menggantikan dua QCC lama tipe panamax, empat eRTG, dan enam unit head truck baru. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan,” ujar GM TPK Koja.

Selain itu, lanjutnya, TPK Koja akan terus menerapkan digitalisasi dan sistematisasi pelayanan peti kemas, peremajaan alat bongkar muat yang ramah lingkungan, serta program peningkatan kualitas keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Program TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) juga akan diperkuat untuk memberikan dampak positif bagi stakeholder.

Apresiasi untuk Stakeholder

Keberhasilan TPK Koja tidak lepas dari kontribusi para stakeholder, termasuk KSOP, Bea Cukai, pelanggan TPK Koja, dan seluruh karyawan.

“Kami mengapresiasi kepercayaan dan dukungan dari semua pihak yang telah bekerja sama dengan TPK Koja. Semangat kolaborasi inilah yang membawa kami melampaui target,” tambah GM TPK Koja.

Dengan capaian ini, TPK Koja semakin optimis untuk terus berinovasi dan memperkuat posisinya sebagai salah satu terminal peti kemas terbaik di Indonesia. (ire djafar)

Berita Terkait

Pelindo Dukung Digitalisasi Koperasi TKBM, Perkuat Tata kelola dan Keselamatan Kerja di Pelabuhan Tanjung Priok
Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi
Danpushidrosal Terima Alexander Dalrymple Award 2026, Pengakuan atas Kontribusi Hidrografi Indonesia
Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman
Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional
PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT untuk Dukung Konektivitas Nasional
Inovasi Baru Terminal Teluk Lamong : Luncurkan Lamong Cukur, Terobosan Baru Program TJSL
PELNI Salurkan Ribuan Life Jacket, Perkuat Keselamatan Masyarakat Pesisir

Berita Terkait

Wednesday, 14 October 2026 - 18:18 WIB

Pelindo Dukung Digitalisasi Koperasi TKBM, Perkuat Tata kelola dan Keselamatan Kerja di Pelabuhan Tanjung Priok

Wednesday, 14 October 2026 - 11:45 WIB

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi

Tuesday, 13 October 2026 - 17:29 WIB

Danpushidrosal Terima Alexander Dalrymple Award 2026, Pengakuan atas Kontribusi Hidrografi Indonesia

Monday, 12 October 2026 - 17:05 WIB

Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman

Sunday, 11 October 2026 - 18:20 WIB

Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional

Berita Terbaru

Berita

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi

Wednesday, 14 Oct 2026 - 11:45 WIB