Antisipasi Kepadatan Libur Isra Mi’raj dan Imlek 2025: Sistem Buffer Zone dan Pelabuhan Alternatif Disiapkan di Merak-Bakauheni

- Pewarta

Thursday, 23 January 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia  – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama Kementerian Perhubungan mempersiapkan langkah antisipasi untuk mengelola kepadatan selama libur panjang Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Hari Raya Imlek yang berlangsung pada periode 24 Januari hingga 2 Februari 2025. Upaya ini dilakukan guna memastikan kelancaran arus pergerakan penumpang dan kendaraan di lintasan strategis seperti Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk.

Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Ahmad Yani, menyampaikan bahwa peningkatan mobilitas masyarakat selama libur panjang selalu berdampak pada tingginya aktivitas di sektor penyeberangan. Oleh karena itu, Kementerian Perhubungan telah mengatur operasional angkutan penyeberangan di empat pelabuhan utama, yakni Ketapang, Gilimanuk, Merak, dan Bakauheni. Langkah ini mencakup pemberlakuan prioritas kendaraan tertentu serta pengaturan buffer zone untuk mengurangi antrean. Selain itu, pelabuhan alternatif seperti Ciwandan dan BBJ Bojonegara juga disiapkan untuk menampung kendaraan jika terjadi lonjakan volume.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Shelvy Arifin, menjelaskan bahwa untuk menjamin kelancaran, ASDP juga telah berkoordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dalam penetapan jadwal operasional kapal selaku regulator.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk melayani lintasan tersibuk di Merak-Bakauheni, berdasarkan pengaturan dan penetapan dari KSOP selaku regulator disiapkan sekitar 28 – 32 unit kapal yang beroperasi selama 24 jam. Tentunya di saat peak akan dioperasikan kapal-kapal berukuran besar dengan kapasitas muatan lebih dari 300 kendaraan kecil,” ujar Shelvy.

Shelvy menambahkan bahwa fasilitas pendukung seperti Dermaga Bulusan di lintasan Ketapang juga telah disiapkan untuk menampung hingga 400 kendaraan kecil jika terjadi lonjakan. Sistem delaying dan buffer zone akan diterapkan di titik-titik strategis untuk memastikan kenyamanan pengguna jasa.

Sementara itu, di lintasan Merak-Bakauheni, pengaturan kendaraan dilakukan dengan mengalihkan kendaraan golongan besar ke pelabuhan alternatif jika kapasitas Pelabuhan Merak dan buffer zone di Indah Kiat mencapai batas tertentu. Hal serupa juga diterapkan di Ketapang-Gilimanuk, dengan pengaturan kendaraan barang golongan VII melalui lintasan alternatif Jangkar-Lembar.

Untuk mendukung kelancaran arus kendaraan dan penumpang, Shelvy mengimbau seluruh pengguna jasa untuk memanfaatkan layanan pembelian tiket daring melalui aplikasi Ferizy. Tiket sudah dapat dibeli sejak H-60 keberangkatan dan diimbau agar pembelian dilakukan paling lambat H-1 sebelum jadwal keberangkatan. Pengguna jasa juga diingatkan untuk tiba sesuai jadwal di pelabuhan guna mendukung kelancaran dan pengalaman perjalanan yang aman serta nyaman.

Ahmad Yani menegaskan bahwa Kementerian Perhubungan akan terus memantau implementasi kebijakan operasional di lapangan melalui evaluasi berkala bersama pihak-pihak terkait, termasuk KSOP dan BPTD. Dengan langkah ini, diharapkan pergerakan penumpang dan kendaraan selama libur panjang dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan terkendali. (jagad)

idj / idj

*CORPORATE SECRETARY PT ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO)*

Berita Terkait

Pelindo Dukung Digitalisasi Koperasi TKBM, Perkuat Tata kelola dan Keselamatan Kerja di Pelabuhan Tanjung Priok
Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi
Danpushidrosal Terima Alexander Dalrymple Award 2026, Pengakuan atas Kontribusi Hidrografi Indonesia
Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman
Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional
PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT untuk Dukung Konektivitas Nasional
Inovasi Baru Terminal Teluk Lamong : Luncurkan Lamong Cukur, Terobosan Baru Program TJSL
PELNI Salurkan Ribuan Life Jacket, Perkuat Keselamatan Masyarakat Pesisir

Berita Terkait

Wednesday, 14 October 2026 - 18:18 WIB

Pelindo Dukung Digitalisasi Koperasi TKBM, Perkuat Tata kelola dan Keselamatan Kerja di Pelabuhan Tanjung Priok

Wednesday, 14 October 2026 - 11:45 WIB

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi

Tuesday, 13 October 2026 - 17:29 WIB

Danpushidrosal Terima Alexander Dalrymple Award 2026, Pengakuan atas Kontribusi Hidrografi Indonesia

Monday, 12 October 2026 - 17:05 WIB

Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman

Sunday, 11 October 2026 - 18:20 WIB

Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional

Berita Terbaru

Berita

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi

Wednesday, 14 Oct 2026 - 11:45 WIB