ABUPI Gelar Buka Puasa Bersama dan Soft Launching Seminar Nasional ABUPI, Rakernas ABUPI

- Pewarta

Friday, 6 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI), Liana Trisnawati

Ketua Umum Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI), Liana Trisnawati

Maritim Indonesia – Nuansa religius mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar oleh Pengurus dan anggota Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) dalam suasana penuh kebersamaan di bulan suci Ramadhan. Acara yang mengusung tema “Menjalin Silaturahmi, Menguatkan Kebersamaan” ini, berlangsung di Grandkemang Hotel Jakarta, Rabu (4/3).

Momentum ini menjadi ruang silaturahmi yang mempererat hubungan serta memperkuat soliditas antara pengurus dan anggota ABUPI dalam membangun kolaborasi untuk kemajuan sektor kepelabuhanan nasional.

Pada kesempatan tersebut, ABUPI juga melakukan soft launching Seminar Nasional dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ABUPI 2026 yang akan diselenggarakan pada 22–23 April 2026 di Jakarta. Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Umum ABUPI, Liana Trisnawati, dengan Muhammad Willy sebagai Ketua Panitia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seminar Nasional ABUPI 2026 yang mengangkat tema “Memperkuat Sinergi, Mendorong Transformasi Pelabuhan Nasional”, dirancang sebagai forum strategis bagi pemangku kepentingan sektor kepelabuhanan, logistik, pelayaran, industri, dan pemerintah untuk memperkuat kolaborasi dalam mendorong transformasi pelabuhan nasional.

Ketua Umum ABUPI, Liana Trisnawati, menegaskan bahwa pelabuhan memiliki peran strategis sebagai simpul utama dalam sistem logistik nasional yang menghubungkan sektor produksi, distribusi, perdagangan, dan industri.

“Transformasi pelabuhan nasional membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan — mulai dari regulator, badan usaha pelabuhan, pelayaran, logistik hingga pengguna jasa — agar tercipta ekosistem pelabuhan yang modern, terintegrasi, dan berdaya saing,” ujar Liana Trisnawati.

Seminar Nasional ABUPI 2026 akan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari sektor industri, energi, pertambangan, logistik, pelayaran, ekspor-impor, hingga kawasan industri untuk membahas penguatan sistem logistik nasional, peningkatan efisiensi layanan pelabuhan, serta pengembangan pelabuhan yang lebih modern dan terintegrasi.

Melalui rangkaian kegiatan ini, ABUPI berharap dapat memperkuat peran badan usaha pelabuhan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung konektivitas logistik nasional, meningkatkan daya saing ekonomi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. (ire djafar)

Berita Terkait

Lima Tahun Merger, Pelindo Regional 2 Perkuat Transformasi Layanan dan Kinerja Kepelabuhanan
IPCC Raih Trusted & Popular Brand 2026 untuk Kategori Pengelola Infrastruktur Logistik & Transportasi
107 Prajurit Pushidrosal Naik Pangkat, Danpushidrosal Tekankan Amanah dan Tanggung Jawab
Sistem Buatan Sqiva Indonesia Dukung Operasional Singapore Cruise Centre
PSM Percepat Transisi Energi Lewat Pelatihan Pemeliharaan Alat Bongkar Muat Elektrik
IPCC Catat Kinerja Positif hingga Agustus 2026, Terminal Satelit Terus Diperkuat
TTL dan OOCL Perkuat Kolaborasi Dukung Konektivitas Logistik Indonesia Timur
Pushidrosal Launching S-101 dan Sea Trial Produk S-100 di Teluk Jakarta

Berita Terkait

Saturday, 3 October 2026 - 10:03 WIB

Lima Tahun Merger, Pelindo Regional 2 Perkuat Transformasi Layanan dan Kinerja Kepelabuhanan

Friday, 2 October 2026 - 16:48 WIB

IPCC Raih Trusted & Popular Brand 2026 untuk Kategori Pengelola Infrastruktur Logistik & Transportasi

Thursday, 1 October 2026 - 15:38 WIB

107 Prajurit Pushidrosal Naik Pangkat, Danpushidrosal Tekankan Amanah dan Tanggung Jawab

Thursday, 1 October 2026 - 10:44 WIB

Sistem Buatan Sqiva Indonesia Dukung Operasional Singapore Cruise Centre

Friday, 25 September 2026 - 18:04 WIB

PSM Percepat Transisi Energi Lewat Pelatihan Pemeliharaan Alat Bongkar Muat Elektrik

Berita Terbaru