Antusiasme Tinggi, Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026

- Pewarta

Friday, 15 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — Tingginya minat masyarakat, terutama lulusan baru, terhadap program magang mendorong Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengajukan penambahan 150 ribu kuota peserta Program Magang Nasional (MagangHub) tahun 2026. Usulan ini ditujukan untuk memperluas akses pengalaman kerja sekaligus menjawab kebutuhan industri akan tenaga kerja yang lebih siap kerja.

“Program Magang Nasional saat ini masih dalam tahap pengusulan anggaran. Dengan dukungan dari Kementerian Keuangan dan Kemenko Bidang Perekonomian, kami berharap program ini bisa dilaksanakan sehingga harapan para calon peserta magang untuk memperoleh kesempatan ikut program ini dapat terwujud,” ujar Yassierli usai Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta, Kamis (9/4) baru-baru ini.

Menurutnya, pelaksanaan Program Magang Nasional 2026 tidak boleh hanya terpusat di kota-kota besar seperti Jakarta. Program ini harus dirancang lebih merata agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di berbagai wilayah, mulai dari Indonesia bagian Barat, Tengah, hingga Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam pelaksanaannya nanti, Kemenaker berkomitmen menjunjung prinsip pemerataan. Daerah dengan tingkat pengangguran yang tinggi diharapkan dapat memperoleh proporsi kuota magang yang lebih besar,” katanya.

Penambahan kuota ini dinilai penting, terutama bagi lulusan baru yang kerap terkendala minim pengalaman kerja. Di sisi lain, industri juga akan memperoleh talenta yang lebih siap dan relevan dengan kebutuhan lapangan. Sejalan dengan pembahasan dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, program ini juga dirancang sebagai langkah konkret untuk menekan angka pengangguran terbuka, dengan fokus pada daerah berpengangguran tinggi serta sektor-sektor strategis yang membutuhkan tenaga kerja terampil.

“Kami pastikan bidang magang akan dibuat beragam, tidak terfokus pada satu sektor saja. Namun, rencana ini masih dalam proses pembahasan lanjutan dan koordinasi lintas sektoral sebelum diputuskan secara final,” ujarnya.

Melalui Program Magang Nasional 2026, pemerintah menargetkan semakin terbukanya akses pengalaman kerja, meningkatnya kesiapan lulusan memasuki pasar kerja, serta semakin kuatnya keterhubungan antara dunia pendidikan dan dunia industri. (ire djafar)

Berita Terkait

Throughput TPK Sorong Lampaui Target, Aktivitas Logistik Triwulan I 2026 Tumbuh Positif
Freeport dan Serikat Pekerja Sepakati PKB Baru, Tantangan Berikutnya Ada di Implementasi
Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Telah Terlaksana, Lebih dari 10 Ribu Peserta Ikuti Batch I
Pushidrosal Hadiri Konferensi ke-25 NIOHC di Bangladesh
KSP Dudung Tinjau Pelindo, Soroti Peran Strategis Pelabuhan dalam Mendukung Logistik Nasional
Hadapi Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus, ASDP Perkuat Akses Wisata Danau Toba
Tingkatkan Kesiapsiagaan Darurat, TTL Latih Tenaga Kerja dalam Penanganan P3K
PT Pelindo Solusi Maritim Lakukan Penggantian Sistem Komputerisasi pada Crane Pelabuhan

Berita Terkait

Friday, 15 May 2026 - 13:32 WIB

Throughput TPK Sorong Lampaui Target, Aktivitas Logistik Triwulan I 2026 Tumbuh Positif

Friday, 15 May 2026 - 13:20 WIB

Freeport dan Serikat Pekerja Sepakati PKB Baru, Tantangan Berikutnya Ada di Implementasi

Friday, 15 May 2026 - 12:59 WIB

Antusiasme Tinggi, Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026

Friday, 15 May 2026 - 12:46 WIB

Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Telah Terlaksana, Lebih dari 10 Ribu Peserta Ikuti Batch I

Thursday, 14 May 2026 - 12:34 WIB

Pushidrosal Hadiri Konferensi ke-25 NIOHC di Bangladesh

Berita Terbaru

Berita

Pushidrosal Hadiri Konferensi ke-25 NIOHC di Bangladesh

Thursday, 14 May 2026 - 12:34 WIB