Maritim Indonesia – PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX: IPCM), perusahaan jasa pemanduan dan penundaan kapal yang merupakan bagian dari Pelindo Group, menunjukkan komitmennya terhadap keselamatan pelayaran dan kepedulian kemanusiaan melalui aksi cepat armadanya dalam penyelamatan kapal nelayan yang mengalami kecelakaan di perairan Jawa Satu Power, Cimalaya, Jawa Barat.
Peristiwa tersebut terjadi pada 24 Januari 2026 sekitar pukul 10.30 WIB, ketika sebuah kapal nelayan dilaporkan terbalik. Salah satu armada IPCM yang pada saat itu sedang manuver untuk pelayanan sandar SC PRIMA CONCORD di Tersus Jawa Satu Power yaitu IPCM Abimanyu IV yang dinakhodai oleh Capt. Surahman segera melakukan tindakan penyelamatan.
Pada saat proses evakuasi/penyelamatan Nakhoda IPC Abimanyu IV terus berkoordinasi dengan Petugas Pandu IPCM yaitu Capt Apridiyanto yang pada saat itu telah berada dikapal SC PRIMA CONCORD utk proses penyandaran. Dalam operasi tersebut, sebanyak 10 awak kapal nelayan yang menurut informasi di lapangan berasal dari Muara Angke, berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Proses evakuasi dilakukan secara sigap dan terkoordinasi dengan mengutamakan keselamatan seluruh pihak, sesuai dengan standar operasional dan prosedur keselamatan pelayaran yang diterapkan oleh IPCM. Para awak kapal nelayan kemudian dibawa ke lokasi aman untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
General Manager Area V PT Jasa Armada Indonesia Tbk, Dadan Ramdan Agustina, menyampaikan, “Keselamatan jiwa merupakan prioritas utama kami. Respons cepat yang dilakukan oleh armada IPCM Abimanyu IV bersama seluruh awak kapal mencerminkan kesiapsiagaan dan komitmen IPCM dalam menjaga keselamatan pelayaran serta memberikan bantuan kemanusiaan di wilayah operasional kami.”
Lebih lanjut, Dadan menegaskan bahwa sebagai bagian dari Pelindo Group, IPCM tidak hanya berperan dalam mendukung kelancaran kegiatan kepelabuhanan dan logistik nasional, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam menjaga keamanan dan keselamatan aktivitas maritim.
“Ke depan, IPCM akan terus memperkuat kesiapsiagaan armada serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia guna menghadapi berbagai kondisi darurat di laut, sejalan dengan upaya mendukung keselamatan pelayaran nasional,” pungkasnya. (ire djafar)







