Arus Balik Nataru Terkendali, Logistik Nasional Tetap Bergerak

- Pewarta

Sunday, 4 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — Arus balik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 terpantau lancar terkendali. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat layanan penyeberangan antarpulau berlangsung relatif landai, dengan pergerakan kendaraan masih didominasi truk logistik dan angkutan bus. Kondisi ini menegaskan distribusi barang nasional tetap berjalan stabil, seiring berlalunya fase puncak libur.

Pada Jumat (2/1) atau H+8 Nataru, tercatat 2.463 unit truk logistik dan 288 unit bus menyeberang dari Sumatera menuju Jawa. Angka tersebut mencerminkan aktivitas distribusi yang tetap aktif hingga akhir masa liburan, sekaligus menunjukkan arus balik masyarakat berlangsung bertahap dan terukur, tanpa lonjakan signifikan yang berpotensi menimbulkan kepadatan.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menilai tren tersebut sebagai indikasi manajemen arus balik yang berjalan efektif. Menurutnya, peningkatan pada segmen kendaraan tertentu tidak mengganggu stabilitas layanan secara keseluruhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pergerakan arus balik kami pantau cukup landai, dengan tren peningkatan pada kendaraan logistik dan bus. Ini menunjukkan distribusi barang tetap berjalan aktif, sementara mobilitas masyarakat banyak menggunakan angkutan umum,” ujarnya.

Berdasarkan data Posko Bakauheni, jumlah truk logistik yang menyeberang pada H+8 meningkat 9,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan juga terjadi pada angkutan bus sebesar 6,7 persen. Namun secara agregat, total kendaraan dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu tercatat 7.420 unit atau turun 5,7 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. Jumlah penumpang mencapai 30.617 orang, turun tipis 1,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Melandai

Corporate Secretary ASDP Windy Andale menjelaskan, pada lintasan sebaliknya, yakni Jawa menuju Sumatera, tren pergerakan juga mulai melandai seiring berakhirnya fase puncak mobilitas libur. Jumlah truk logistik tercatat 955 unit atau turun 46,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara jumlah bus mencapai 338 unit atau turun 4 persen.
Total penumpang dari Jawa ke Sumatera tercatat 30.302 orang atau turun 10,3 persen, dengan total kendaraan 5.791 unit atau menurun 21,3 persen. Menurut Windy, penurunan tersebut mencerminkan kembalinya pola perjalanan ke kondisi yang lebih normal pasca libur panjang.

Untuk menjaga kelancaran layanan, ASDP terus mengoptimalkan kesiapan operasional. Sebanyak 786 petugas disiagakan, dengan pengoperasian 28 kapal pada kondisi normal serta penambahan hingga 33 kapal saat kondisi sangat padat. Penerapan delaying system dilakukan guna mengendalikan arus kendaraan agar tidak terjadi kepadatan di area pelabuhan.

Koordinasi lintas pemangku kepentingan juga diperkuat, termasuk dengan BMKG, KSOP, dan BPTD, guna memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan aman dan optimal, terutama di tengah dinamika cuaca dan pergerakan kendaraan yang masih fluktuatif.

Terkait akses menuju Pelabuhan Ciwandan yang sempat tergenang sejak Jumat malam (2/1) akibat curah hujan tinggi, ASDP menyampaikan kondisi saat ini telah berangsur pulih dan kembali terkendali. Pelayanan penyeberangan tetap berjalan melalui Pelabuhan Merak untuk penumpang pejalan kaki dan kendaraan golongan I hingga VII. Sementara kendaraan logistik besar golongan VIII dan IX masih dialihkan melalui Pelabuhan BBJ sebagai bagian dari pengaturan operasional.

Secara kumulatif, pergerakan penumpang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara pada periode H-10 hingga H+8 tercatat 688.455 orang atau naik 3,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan total kendaraan 150.736 unit atau turun 6,4 persen. Sementara arus dari Sumatera ke Jawa melalui Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu mencapai 607.767 penumpang atau naik 0,4 persen, dengan total kendaraan 151.367 unit atau meningkat 3,4 persen.

ASDP menegaskan komitmennya untuk terus menjaga layanan yang aman, lancar, dan terkendali, guna memastikan stabilitas logistik nasional serta mendukung keberlanjutan aktivitas ekonomi pasca libur panjang. (jagad)

 

— idj / idj — 

 

 

 

Berita Terkait

Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional
PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT untuk Dukung Konektivitas Nasional
Inovasi Baru Terminal Teluk Lamong : Luncurkan Lamong Cukur, Terobosan Baru Program TJSL
PELNI Salurkan Ribuan Life Jacket, Perkuat Keselamatan Masyarakat Pesisir
IPCM Perluas Pasar, Perkuat Operasional di Balikpapan dan Tarakan
Danpushidrosal Beri Penghargaan Prajurit Berprestasi
Lima Tahun Bersatu, Terminal Teluk Lamong Terus Tumbuh dan Bertransformasi Bersama Pelindo
SIMOLI V2 dan Otomatisasi VTS Percepat Layanan Navigasi di Tanjung Priok

Berita Terkait

Sunday, 11 October 2026 - 18:20 WIB

Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional

Friday, 9 October 2026 - 10:43 WIB

PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT untuk Dukung Konektivitas Nasional

Thursday, 8 October 2026 - 22:32 WIB

Inovasi Baru Terminal Teluk Lamong : Luncurkan Lamong Cukur, Terobosan Baru Program TJSL

Thursday, 8 October 2026 - 13:28 WIB

PELNI Salurkan Ribuan Life Jacket, Perkuat Keselamatan Masyarakat Pesisir

Thursday, 8 October 2026 - 13:17 WIB

IPCM Perluas Pasar, Perkuat Operasional di Balikpapan dan Tarakan

Berita Terbaru