Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali jadi bandara AP1 yang pertama terapkan A-CDM

- Pewarta

Friday, 25 August 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Tingkatkan Efisiensi Operasional Penerbangan, AP1 dan _Stakeholder_ Terapkan Airport Collaborative Decision Making (A-CDM)”

Maritim Indonesia – PT Angkasa Pura I (AP1) bersama dengan instansi stakeholder terkait secara resmi mengimplementasikan Airport Collaborative Decision Making (A-CDM) di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Pelaksanaan _go-live_ A-CDM dilaksanakan pada Jumat (25/8) siang, bertempat di ruang Airport Operation Command Center (AOCC) Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, serta melibatkan sejumlah instansi terkait di bidang penerbangan, yakni Direktorat Bandar Udara dan Direktorat Navigasi Penerbangan Kementerian Perhubungan, Perum LPPNPI (AirNav Indonesia), maskapai penerbangan, serta _ground handling_.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui implementasi A-CDM, AP1 bersama _stakeholder_ terkait mulai dari maskapai penerbangan, penyedia jasa navigasi penerbangan (AirNav Indonesia), _ground handling_, serta instansi lainnya akan berkolaborasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas manajemen operasional penerbangan dengan mengedepankan aspek _safety, security, services, and compliance_ (3S+1C).

Direktur Operasi PT Angkasa Pura I MMA Indah Preastuty menyatakan, implementasi A-CDM akan berkontribusi positif terhadap manajemen operasional penerbangan di bandara.

“Dengan kondisi di Bandara I Gusti Ngurah Rai yang sangat padat, sistem ini akan sangat membantu terkait utilisasi kapasitas apron dan _runway_. Dengan manajemen operasional yang baik, akan sangat memberikan manfaat positif terhadap maskapai penerbangan, utamanya pengaturan slot yang akan lebih optimal,” ujar Indah Preastuty.

“Implementasi A-CDM juga akan sangat memberikan dampak positif terhadap optimalisasi fasilitas pendukung penerbangan serta SDM, dikarenakan alur informasi antara _stakeholder_ yang sudah saling terhubung secara optimal,” lanjutnya.

Implementasi A-CDM ditujukan untuk dapat berkontribusi secara langsung dalam peningkatan arus lalu lintas dan manajemen kapasitas trafik angkutan udara atau _Air Traffic Flow and Capacity Management_ (ATFCM) sehingga dapat meningkatkan ketepatan waktu penerbangan (_On-Time Performance_ atau OTP), mengurangi risiko keterlambatan penerbangan atau delay, serta mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur dan SDM operasional penerbangan.

Penerapan A-CDM di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sebelumnya didahului dengan penandatanganan dokumen perjanjian kerja sama (PKS) dan _Supplementary Letter of Operational Coordination Agreement_ (LOCA) antara AP1 dengan AirNav Indonesia terkait pertukaran data dan informasi dalam rangka implementasi A-CDM. AP1 juga telah melaksanakan sosialisasi kepada maskapai penerbangan dan _ground handling_, pelatihan pengoperasian sistem A-CDM, serta integrasi sistem dengan AirNav. Langkah-langkah persiapan implementasi A-CDM juga melibatkan Kementerian Perhubungan, melalui asistensi yang diberikan oleh Direktorat Navigasi Penerbangan dan Direktorat Bandar Udara.

Dalam dunia penerbangan, A-CDM diatur oleh organisasi penerbangan dunia ICAO melalui ICAO Document 9971. Melalui implementasi A-CDM di bandara, pertukaran data dan informasi terkait penerbangan antar instansi akan berlangsung secara lebih optimal, sehingga akan berdampak positif terhadap kelancaran alur komunikasi antara pengelola bandara dengan penyedia jasa navigasi penerbangan.

“Kami juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh instansi _stakeholder_ terkait atas kolaborasi implementasi A-CDM di bandara AP1. Pada akhirnya, implementasi A-CDM ini ditujukan untuk mewujudkan _seamless operation_ sehingga akan berdampak langsung terhadap peningkatan layanan kepada seluruh pengguna jasa bandara,” pungkas Indah.

(ire djafar)

 

 

Berita Terkait

PT Termimal Teluk Lamong Group Catat Pertumbuhan 13,3 % pada Semester l 2026, Perkuat Konektivitas Maritim dan Transformasi Digital
Pelindo Regional 2 Tanjung Priok dan Sunda Kelapa Gelar Doa Bersama serta Santunan Anak Yatim
Pelindo Regional 2 Salurkan Santunan kepada 300 Anak Yatim, Perkuat Kepedulian Sosial di Lingkungan Pelabuhan
Mahasiswa Poltrada Bali Dalami Industri Logistik Otomotif Lewat Kunjungan ke IPCC
Program Diskon Transportasi PELNI Disambut Antusias, Kuota Terserap 96 Persen
Kejati Bangka Belitung dan Pelindo Regional 2 Perkuat Sinergi Penanganan Hukum
PELNI Perluas Jangkauan Layanan Keagenan Kapal hingga Malaysia
Jaga Konektivitas di Wilayah 3TP, Kemenhub Pastikan Angkutan Perintis Tetap Berjalan

Berita Terkait

Wednesday, 22 July 2026 - 12:47 WIB

PT Termimal Teluk Lamong Group Catat Pertumbuhan 13,3 % pada Semester l 2026, Perkuat Konektivitas Maritim dan Transformasi Digital

Wednesday, 22 July 2026 - 12:02 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok dan Sunda Kelapa Gelar Doa Bersama serta Santunan Anak Yatim

Wednesday, 22 July 2026 - 11:39 WIB

Pelindo Regional 2 Salurkan Santunan kepada 300 Anak Yatim, Perkuat Kepedulian Sosial di Lingkungan Pelabuhan

Tuesday, 21 July 2026 - 12:38 WIB

Mahasiswa Poltrada Bali Dalami Industri Logistik Otomotif Lewat Kunjungan ke IPCC

Tuesday, 21 July 2026 - 08:04 WIB

Program Diskon Transportasi PELNI Disambut Antusias, Kuota Terserap 96 Persen

Berita Terbaru