Bongkar Muat Ngebul di Semester I 2023, Kinerja IPCC Melambung

- Pewarta

Thursday, 20 July 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Setelah PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC Terminal Kendaraan / IPCC) menyampaikan sejumlah pencapaian kinerjanya dalam pertanggungjawaban Direksi pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan di akhir Juni 2023, pada pertengahan Juli ini Direksi IPCC telah menyampaikan pencapaian kinerja keuangannya yang di submit kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI / IDX).

Ngebulnya layanan bongkar muat perseroan di paruh pertama tahun ini, mengantarkan pendapatan usaha IPCC melejit dari 21,37% (year on year/yoy) menjadi Rp 366,96 miliar dari sebelumnya Rp 302,34 miliar.

Demikian informasi yang diterima dari manajemen IPCC dalam keterangan tertulis, Kamis (20/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jauh disampaikan, pelayanan Jasa Terminal masih mendominasi mesin pencetak uang bagi IPCC dengan kenaikan mencapai 18,47% (year on year/yoy) di semester pertama tahun ini menjadi Rp336,13 miliar. Diikuti dengan Pelayanan Jasa Barang yang tercatat Rp20,26 miliar atau naik 28,65%. Sementara itu, Pelayanan Rupa-rupa dan Pengusahaan Tanah, Bangunan, Air, dan Listrik yang juga menyumbang kenaikan pendapatan.

Disampaikan juga, kenaikan pendapatan tersebut diikuti dengan pertumbuhan beban yang lebih rendah dari pertumbuhan pendapatan, yang bahkan lebih rendah dari tahun lalu membuat IPCC mampu mengangkat perolehan labanya. Beban pokok pendapatan IPCC di semester pertama tahun ini naik 12,25% menjadi Rp194,20 miliar dari periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp173 miliar. Sehingga laba kotor IPCC pun turut terdongkrak 33,58% menjadi Rp172,76 miliar.

Adapun EBITDA berhasil di raih IPCC dengan kenaikan Rp35,26% menjadi Rp191,29 miliar seiring dengan kenaikan laba usaha IPCC di tengah tahun pertama ini sebanyak 33,57% menjadi Rp108,22 miliar.

Pada bottom line, IPCC mampu menorehkan angka laba tahun berjalan sebesar Rp78,92 miliar atau meningkat 73,77%. Dengan demikian, EPS pun meningkat dari Rp24,98 di semester pertama tahun sebelumnya menjadi Rp43,40 di periode yang sama di tahun ini. Dari sisi rasio profitabilitas pun juga menunjukan kinerja yang baik.

Seiring dengan kenaikan Laba Tahun Berjalan tersebut, membuat Net Profit Margin IPCC di semester pertama tahun ini melambung menjadi 21,51% dari periode yang sama di tahun lalu sebesar 15,02%. Begitupun dengan angka Gross Profit Margin sebesar 47,08% lebih tinggi dari tahun lalu sebesar 42,78% dan Operating Profit Margin yang naik menjadi 29,49%. Diikuti oleh EBITDA Margin yang juga menanjak menjadi 52,13%. (ire djafar)

Berita Terkait

PTP Nonpetikemas Gelar Jumat Berkah, Bagikan Snack Box ke Pengguna Jalan
KSOP Satui Apresiasi Aksi Damai TKBM dan Perkuat Koordinasi untuk Kelancaran Arus Barang
Perkuat Jaringan Logistik: CMA CGM Hadirkan Layanan BSX, Batam Singapore Xpress
Sharing Session KUHP: PT Terminal Teluk Lamong dan Kejari Tanjung Perak Sinergi Perkuat GCG
Angkut 1,3 Juta Kendaraan di 19 Lintasan, Jembatan Nusantara Jadi Urat Nadi Logistik Nasional
Pangkalan KPLP Tanjung Priok dan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara Perkuat Kerja Sama Hukum
Perkuat Sinergi, EGM Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Hadir di Leaders Talk Bea Cukai
Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Terima Kunjungan Delegasi Jade University, Jalin Kerja Sama di Sektor Maritim

Berita Terkait

Friday, 29 August 2025 - 11:24 WIB

PTP Nonpetikemas Gelar Jumat Berkah, Bagikan Snack Box ke Pengguna Jalan

Friday, 29 August 2025 - 05:53 WIB

KSOP Satui Apresiasi Aksi Damai TKBM dan Perkuat Koordinasi untuk Kelancaran Arus Barang

Friday, 29 August 2025 - 05:24 WIB

Perkuat Jaringan Logistik: CMA CGM Hadirkan Layanan BSX, Batam Singapore Xpress

Thursday, 28 August 2025 - 14:18 WIB

Sharing Session KUHP: PT Terminal Teluk Lamong dan Kejari Tanjung Perak Sinergi Perkuat GCG

Thursday, 28 August 2025 - 11:48 WIB

Angkut 1,3 Juta Kendaraan di 19 Lintasan, Jembatan Nusantara Jadi Urat Nadi Logistik Nasional

Berita Terbaru