Buruh Pelabuhan akan Deklarasikan Dewan Baru, Praktisi Nilai Berpotensi Tumpang Tindih

- Pewarta

Tuesday, 10 February 2026 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masykur Isnan, S.H., M.H., Managing Partner Masykur Isnan & Partner Lawfirm.

Masykur Isnan, S.H., M.H., Managing Partner Masykur Isnan & Partner Lawfirm.

Maritim Indonesia – Rencana pembentukan “Dewan Buruh Pelabuhan Indonesia” yang diagendakan pada hari Kamis tanggal 12 Februari 2026 mendatang, mendapat sorotan kritis dari kalangan praktisi ketenagakerjaan, salah satunya H. Masykur Isnan, S.H., M.H., Managing Partner Masykur Isnan & Partner Lawfirm. Menurutnya, urgensi dan landasan substantif dari inisiatif tersebut masih dipertanyakan.

Dikatakan juga, pembentukan lembaga baru di tengah tatanan hubungan industrial yang sudah ada justru berisiko menimbulkan tumpang tindih wewenang dan mempersulit proses penyelesaian persoalan ketenagakerjaan. Upaya yang jauh lebih tepat dan mendesak adalah dengan memperkuat dan mengoptimalkan peran Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit yang sudah ada, khususnya dalam bentuk LKS Tripartit Sektoral untuk pelabuhan.

“Daripada membentuk dewan baru yang tidak memiliki dasar urgensi yang jelas, langkah strategisnya justru terletak pada penguatan mekanisme dialog tripartit sektoral yang melibatkan perwakilan pekerja, pengusaha, dan pemerintah secara resmi. Ini lebih efektif, legitimate, dan sesuai dengan kerangka hukum ketenagakerjaan nasional,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, dia mempertanyakan konsistensi gerakan tersebut dengan agenda nasional yang sering disandingkan dalam narasinya.

“Komitmen terhadap Asta Cita Presiden dan Indonesia Emas 2045 harus diwujudkan dalam program kerja nyata yang selaras dengan kebijakan strategis pemerintah, bukan hanya menjadi narasi pengiring yang tidak memiliki peta jalan yang terukur dan inklusif,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa sektor pelabuhan sebagai tulang punggung logistik nasional memerlukan stabilitas dan kepastian.

“Yang dibutuhkan pekerja dan industri saat ini adalah penguatan fungsi serikat pekerja yang ada, peningkatan kualitas perundingan, serta fokus pada isu-isu mendasar seperti keselamatan kerja, kesejahteraan, dan peningkatan kompetensi. Pembentukan dewan baru tanpa kejelasan fungsi hanya akan mengalihkan perhatian dari agenda-agenda substantif tersebut,” ujarnya.

Sorotan ini diharapkan dapat menjadi masukan kritis bagi seluruh pemangku kepentingan, agar setiap inisiatif dalam sektor ketenagakerjaan benar-benar lahir dari kebutuhan mendesak, memiliki landasan yang kuat, dan tidak justru kontra-produktif terhadap iklim hubungan industrial yang stabil dan berkelanjutan. (ire djafar)

Berita Terkait

Dari Pelabuhan, TPK Koja Tanamkan Semangat Generasi Emas di SMA Negeri 8 Yogyakarta
Empat Prajurit Pushidrosal Terima Penghargaan Kasal
PJM Perkuat Kolaborasi dan Keselamatan Kerja melalui Program SAIL di Kalimantan
KPLP Tanjung Priok Kerahkan Tiga Kapal Patroli Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda
KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026
Strategi Integrated Auto Solutions Perkuat Pertumbuhan IPCC, Trafik Kargo Naik 19,57% hingga Kuartal III 2026
PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 melalui Inovasi Daur Ulang Life Jacket
Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

Berita Terkait

Wednesday, 28 October 2026 - 14:03 WIB

Dari Pelabuhan, TPK Koja Tanamkan Semangat Generasi Emas di SMA Negeri 8 Yogyakarta

Wednesday, 28 October 2026 - 13:46 WIB

Empat Prajurit Pushidrosal Terima Penghargaan Kasal

Wednesday, 28 October 2026 - 02:20 WIB

PJM Perkuat Kolaborasi dan Keselamatan Kerja melalui Program SAIL di Kalimantan

Tuesday, 20 October 2026 - 23:31 WIB

KPLP Tanjung Priok Kerahkan Tiga Kapal Patroli Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda

Tuesday, 20 October 2026 - 12:54 WIB

KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026

Berita Terbaru

Berita

Empat Prajurit Pushidrosal Terima Penghargaan Kasal

Wednesday, 28 Oct 2026 - 13:46 WIB