Ditjen Hubla Kembali Fasilitasi Pemberian Santunan Pelaut yang Meninggal di Atas Kapal

- Pewarta

Thursday, 30 May 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan kembali memfasilitasi dan memediasikan penyerahan santunan kepada keluarga pelaut atas nama Hartono yang meninggal di atas kapal saat menjalankan tugasnya sebagai pelaut.

Proses penyerahan hak santunan ini dilaksanakan di Kantor Kementerian Perhubungan di Jakarta, Rabu (29/05).

Santunan atas nama Almarhum Hartono difasilitasi oleh Kepala Subdirektorat Kepelautan, Capt. Maltus J. Kapistrano kepada istri sebagai ahli waris sebesar Rp.100.000.000,- dan diserahkan oleh PT. Citrabaru Adinusantara. Penyerahan tersebut turut disaksikan perwakilan dari Ikatan Korps Perwira Pelayaran Niaga Indonesia (IKPPNI) dan Perkumpulan Pekerja Pelaut Indonesia (P3I).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Capt. Maltus menjelaskan, santunan hak pelaut ini adalah salah satu bentuk pemenuhan atas hak pelaut yang meninggal dunia, sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2000 tentang Kepelautan yang menyatakan, bahwa jika ABK Kapal meninggal dunia dan PKL (Perjanjian Kerja Laut) masih berlaku, maka pengusaha angkutan di perairan wajib membayar santunan.

“Selain Asuransi dan jaminan sosial, Santunan ini adalah kewajiban dan komitmen yang harus diberikan oleh pihak perusahaan dan mudah-mudahan santunan ini bisa diterima dan dimanfaatkan dengan baik oleh pihak ahli waris,” ujarnya.

Lebih lanjut pihaknya menjelaskan, Ditjen Perhubungan Laut selalu berkomitmen dan berupaya untuk memfasilitasi perlindungan santunan bagi keluarga ABK yang meninggal dunia saat tengah bertugas sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap pelaut.

“Kami juga berterima kasih kepada PT. Citrabaru Adinusantara yang telah menyelesaikan hak-hak almarhum. Ini sebagai bukti tanggung jawab kepada keluarga korban,” jelasnya.

Ke depan, pihaknya berharap apabila terjadi kecelakaan kerja terhadap kru kapal atau Anak Buah Kapal di atas kapal dan menyebabkan korban meninggal dunia, proses santunan kepada korban dapat segera diselesaikan dengan proses yang cepat.

Dalam kesempatan yang sama, Musrita Emu, selaku istri dari almarhum menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, IKPPNI dan P3I yang telah membantu melakukan mediasi dengan perusahaan sehingga hak santunan dapat diterima pihak keluarga sesuai amanat dalam pasal yang tertera pada PP Nomor 7 Tahun 2000.

Hal demikian adalah ketaatan dari semua pihak terhadap aturan negara yang bersifat lex spesialis derogat legi generalis, bagi para pelaut yang bekerja baik dalam atau luar negeri dimana pelaut adalah bukan kategori pekerja migran.

“Alhamdulillah setelah melalui mediasi yang panjang, kami bersyukur semua berjalan lancar. Semua pihak responsif dan kami pihak keluarga sangat terbantu sekali karena telah difasilitasi. Semoga santunan ini menjadi berkah untuk keluarga dan anak-anak,” tutup Musrita. (Fa)

 

idj / idj

 

 

 

Berita Terkait

Perkuat Konektivitas Transportasi Laut dan Peningkatan Layanan Operasional Pelabuhan di Wilayah 3TP, KUPP Korido dan Kejari Biak Numfor Sepakat Kerja Sama
Lonjakan Logistik Ketapang Diurai, Layanan Penyeberangan Tetap Terkendali
Pengaturan Gate Pass Dilakukan Terkoordinasi dan Terukur, Jaga Arus Barang di Tanjung Priok Tetap Lancar
Gempa Guncang Bitung dan Ternate, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Tetap Aman Terkendali
Lonjakan Truk Logistik Padati Pelabuhan Ketapang, Kolaborasi ASDP dan Stakeholder menjadi Kunci
Perkuat Kolaborasi Maritim Indonesia–Jepang, KSOP Patimban dan Yokohama City Teken MoU Bidang Kepelabuhanan
PELNI Berikan Diskon Tarif 20% untuk Muatan Kontainer Periode Pascalebaran
Arus Balik Melonjak, PELNI Layani 27 Ribu Penumpang Hari Ini

Berita Terkait

Friday, 10 April 2026 - 14:40 WIB

Perkuat Konektivitas Transportasi Laut dan Peningkatan Layanan Operasional Pelabuhan di Wilayah 3TP, KUPP Korido dan Kejari Biak Numfor Sepakat Kerja Sama

Friday, 3 April 2026 - 12:07 WIB

Lonjakan Logistik Ketapang Diurai, Layanan Penyeberangan Tetap Terkendali

Thursday, 2 April 2026 - 13:59 WIB

Pengaturan Gate Pass Dilakukan Terkoordinasi dan Terukur, Jaga Arus Barang di Tanjung Priok Tetap Lancar

Thursday, 2 April 2026 - 13:37 WIB

Gempa Guncang Bitung dan Ternate, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Tetap Aman Terkendali

Thursday, 2 April 2026 - 13:18 WIB

Lonjakan Truk Logistik Padati Pelabuhan Ketapang, Kolaborasi ASDP dan Stakeholder menjadi Kunci

Berita Terbaru