Dorong Ekspor ke Afrika, IPC TPK Layani Pelayaran Perdana ke Djibouti

- Pewarta

Thursday, 30 January 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Mengawali tahun 2025, untuk pertama kalinya IPC Terminal Petikemas/IPC TPK melayani pelayaran perdana dari Jakarta menuju Djibouti. Layanan ini dibuka oleh Marsa Ocean Shipping LLC bernama ARX Service dengan kapal pengangkut MV Marsa Ivy yang berkapasitas 1.212 TEUs. Layanan baru ini menjadi penanda layanan Direct Service ke benua Afrika.

“IPC TPK sangat antusias dipercaya untuk melayani service baru yang diluncurkan oleh Marsa Ocean Shipping LLC. Apresiasi atas langkah inovatif perusahaan pelayaran dalam mendorong konektivitas perdagangan dengan membuka rute baru ke berbagai benua,” ujar Pramestie Wulandary, Corporate Secretary IPC TPK.

“Dari sisi terminal kami memastikan kesiapan sdm dan peralatan bongkar muat agar layanan dapat dilakukan dengan efisien,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

MV Marsa Ivy memiliki LOA 167 meter, Beam 25 meter dan Draught 7,1 meter dengan rute Surabaya – Jakarta – Belawan – Djibouti – Jeddah. Kapal berbendera Panama ini tersebut sandar di Terminal Operasi 3 IPC TPK pada Sabtu, 25 Januari 2025.

Melansir CNBC Indonesia, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah oleh Indonesia Eximbank, ekspor Indonesia ke Afrika mengalami pertumbuhan stabil dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sekitar 9,47% dalam lima tahun terakhir.

Lima negara tujuan utama ekspor Indonesia di Afrika meliputi Mesir (37%), Kamerun (7,3%), Djibouti (7%), Afrika Selatan (6,1%), dan Nigeria (5,5%). Hal tersebut menunjukkan bahwa negara-negara Afrika menjadi tujuan ekspor yang memiliki peluang bisnis yang sangat besar.
Dengan hadirnya layanan baru tersebut mendorong peluang ekspor dan impor dari Indonesia ke Djibouti dan Jeddah serta membuka konektivitas ke pelabuhan-pelabuhan yang berada di kawasan Middle East seperti Sokhna, Aqaba dan Port Sudan.

“Harapannya dengan layanan baru ini dapat mendorong pertumbuhan ekspor-impor Indonesia dengan negara-negara di Afrika yang sejalan dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dalam mendorong kerja sama dengan negara-negara Afrika seperti Djibouti, Uganda, Somalia & Zanzibar.” tutup Pramestie. (ire djafar)

Berita Terkait

Hormati Hari Raya Nyepi, ASDP Hentikan Sementara Penyeberangan di Lintas Utama Jawa-Bali-Lombok
Direksi Pelindo Tinjau Kegiatan Operasional di Terminal Teluk Lamong
Lewat Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Konsisten Dorong Kemandirian Generasi Muda Pesisir
Antisipasi Lonjakan 5,8 Juta Pemudik, ASDP Perkuat Layanan Nasional
IPCM Perkuat Fondasi Kinerja: Rakernas 2026 Fokus Pada Integrasi, Efisiensi dan Keunggulan Layanan
Perkuat Layanan Maritim Global, SPJM Teken Kerja Sama Kemitraan Strategis dengan NORDEN A/S
SPSL Group Annual Meeting 2026: Perkuat Transformasi, PT Multi Terminal Indonesia Borong 3 Penghargaan
Tingkatkan Konektivitas Pelayaran, PELNI Rampungkan Implementasi SisKomKap di 25 Kapal Penumpang

Berita Terkait

Wednesday, 4 March 2026 - 10:38 WIB

Hormati Hari Raya Nyepi, ASDP Hentikan Sementara Penyeberangan di Lintas Utama Jawa-Bali-Lombok

Wednesday, 4 March 2026 - 10:14 WIB

Direksi Pelindo Tinjau Kegiatan Operasional di Terminal Teluk Lamong

Tuesday, 3 March 2026 - 13:31 WIB

Lewat Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Konsisten Dorong Kemandirian Generasi Muda Pesisir

Tuesday, 3 March 2026 - 13:03 WIB

Antisipasi Lonjakan 5,8 Juta Pemudik, ASDP Perkuat Layanan Nasional

Tuesday, 3 March 2026 - 09:21 WIB

IPCM Perkuat Fondasi Kinerja: Rakernas 2026 Fokus Pada Integrasi, Efisiensi dan Keunggulan Layanan

Berita Terbaru