Dorong Kelancaran Logistik, KSOP dan Operator Terminal Tanda Tangan Komitmen Pengendalian Kinerja

- Pewarta

Thursday, 22 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Telah berlangsung penandatanganan Kesepakatan Bersama untuk pengendalian kinerja pelayanan jasa kepelabuhanan di Pelabuhan Tanjung Priok, pada Kamis 22 Mei 2025.

Telah berlangsung penandatanganan Kesepakatan Bersama untuk pengendalian kinerja pelayanan jasa kepelabuhanan di Pelabuhan Tanjung Priok, pada Kamis 22 Mei 2025.

Maritim Indonesia – Sebagai langkah strategis untuk mengantisipasi potensi kemacetan dan memastikan kelancaran arus logistik nasional, hari ini, Kamis (22/5) dilaksanakan penandatanganan Surat Kesepakatan Bersama tentang Pengendalian Kinerja Pelayanan Jasa Kepelabuhanan pada Terminal Peti Kemas Pelabuhan Tanjung Priok.

Acara ini berlangsung di Ruang Auditorium Lantai 9 Gedung Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Jakarta.
Kesepakatan ini menjadi simbol kuat dari komitmen nyata antara Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok dengan seluruh operator terminal peti kemas di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok, guna membangun pelabuhan yang lebih efisien, tertib, dan berdaya saing tinggi.

Sebagai simpul utama logistik nasional yang menangani sekitar 70% dari total arus barang di Indonesia, Pelabuhan Tanjung Priok memainkan peran sentral dalam rantai pasok nasional. Meningkatnya aktivitas perdagangan dan mobilitas logistik kian memperbesar tantangan, terutama kemacetan yang berisiko menghambat pergerakan barang. Kolaborasi menjadi kunci.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kesepakatan Bersama ini meliputi sejumlah langkah konkret, antara lain:
– Koordinasi aktif para stakeholder terkait dalam menjalankan tugas dan fungsi sesuai kesepakatan serta regulasi yang berlaku;
– Pengendalian tingkat Yard Occupancy Ratio (YOR) di area penumpukan peti kemas oleh Kantor KSOP Utama Tanjung Priok;
– Pengendalian kegiatan receiving/delivery untuk mempercepat dan mengoptimalkan proses penerimaan dan pengiriman barang oleh terminal operator yang dikoordinasikan oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero);
– Upaya mitigasi terhadap kepadatan arus kendaraan di sekitar pelabuhan;
– Pertukaran data dan informasi secara berkesinambungan untuk mendukung pengambilan kebijakan dan kelancaran operasional.

“Tujuan utama dari kesepakatan ini adalah memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan pelabuhan agar dapat merespons dengan cepat terhadap isu-isu operasional, khususnya yang berpotensi menyebabkan stagnasi arus kendaraan dan barang,” ujar Kepala KSOP Utama Tanjung Priok, Capt. Heru Susanto, M.M.

Tak sekadar seremoni, penandatanganan ini menjadi tonggak awal dari implementasi nyata di lapangan. Semangat kolaboratif yang dibangun diharapkan mampu mengubah wajah pelabuhan menjadi lebih responsif terhadap tantangan masa kini.

“Pelabuhan bukan hanya soal bongkar muat, tetapi merupakan bagian dari ekosistem logistik yang efisien, terkoneksi, dan terkendali dengan wilayah sekitarnya,” ucap Direktur Kepelabuhanan Ditjen Perhubungan Laut, Muhammad Anto Julianto, yang hadir mewakili Direktur Jenderal Perhubungan Laut.

Ia juga mengapresiasi kerja keras semua pihak dalam menyusun kesepakatan ini dan menekankan bahwa penandatanganan hari ini adalah awal dari langkah nyata menuju pelabuhan yang lebih tertib dan kompetitif secara global.

Pihak-Pihak yang Menandatangani Kesepakatan ini antara lain:
– Kantor KSOP Utama Tanjung Priok
– PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok
– PT Jakarta International Container Terminal (JICT)
– PT New Priok Container Terminal One (NPCT1)
– PT IPC Terminal Petikemas
– KSO TPK Koja
– PT Mustika Alam Lestari
– PT PBM Olah Jasa Andal
– PT Mitra Sentosa Abadi
– PT Temas Port
– PT Dwipahasta Utamaduta
– PT PBM Adipurusa
– PT Perusahaan Bongkar Muat Tangguh Samudera Jaya
– PT Prima Nur Panurjwan

Dengan implementasi kesepakatan ini, diharapkan arus logistik nasional semakin lancar dan efisien, sementara Pelabuhan Tanjung Priok terus memperkuat daya saingnya, baik di kancah regional maupun internasional. Sinergi ini bukan hanya janji, tetapi wujud nyata transformasi pelabuhan menuju masa depan logistik Indonesia yang lebih cemerlang. (fa)

idj / idj

Berita Terkait

Kakorlantas Tinjau Pelabuhan Merak dan Bakauheni, Kesiapan Mudik Lebaran ASDP Diperkuat
Pemerintah Perkuat Sinergi Nasional Hadapi Angkutan Lebaran 2026, Sulawesi Selatan Jadi Simpul Strategis Transportasi Indonesia Timur
Sambut Mudik Lebaran, PELNI Tingkatkan Kualitas Layanan Penumpang
Belum Nikmati Diskon Tiket Lebaran? ASDP Jamin Refund Selisih Tarif
DPRD Barru Dorong Penerapan Timbangan di Pelabuhan Garongkong, Pelindo Regional 4 Siap Berkolaborasi
Kunjungan Perdana Direktur Utama Pelindo ke Kijing, PTP Nonpetikemas Tegaskan Komitmen Perkuat Logistik Kalbar
PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Tangani Ekspor Perdana Wind Mill Tower Tujuan Kanada
PTP Nonpetikemas Sukses Layani Bongkar 3.100 Sapi Impor di Pelabuhan Tanjung Priok

Berita Terkait

Monday, 2 March 2026 - 15:39 WIB

Kakorlantas Tinjau Pelabuhan Merak dan Bakauheni, Kesiapan Mudik Lebaran ASDP Diperkuat

Monday, 2 March 2026 - 12:25 WIB

Pemerintah Perkuat Sinergi Nasional Hadapi Angkutan Lebaran 2026, Sulawesi Selatan Jadi Simpul Strategis Transportasi Indonesia Timur

Monday, 2 March 2026 - 10:59 WIB

Sambut Mudik Lebaran, PELNI Tingkatkan Kualitas Layanan Penumpang

Monday, 2 March 2026 - 10:54 WIB

Belum Nikmati Diskon Tiket Lebaran? ASDP Jamin Refund Selisih Tarif

Monday, 2 March 2026 - 10:45 WIB

DPRD Barru Dorong Penerapan Timbangan di Pelabuhan Garongkong, Pelindo Regional 4 Siap Berkolaborasi

Berita Terbaru