DPP Papera Minta DPRD DKI Jakarta Tinjau Ulang Raperda Kawasan Tanpa Rokok

- Pewarta

Monday, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Rancangan Peraturan Daerah Kawasan Tanpa Rokok (Raperda KTR) DKI Jakarta sedang dalam pembahasan tahap akhir oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta. Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menilai Ranperda KTR berpotensi membunuh usaha dan ekonomi mereka.

Aliansi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Jakarta menyatakan penolakan atas Ranperda tersebut karena membebani pedagang kecil dan mengancam usaha, termasuk pekerja yang menggantungkan hidupnya dari UMKM.

Ketua DPP Pedagang Pejuang Indonesia Raya (Papera), Willfridus Yons Ebit menilai Ranperda KTR perlu ditinjau ulang dengan mendengarkan masukan dari para pedagang kaki lima-pelaku UMKM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Yons Ebit, DPRD DKI Jakarta harus mengakomodir kepentingan dari para pelaku UMKM seperti warung kaki lima dan penjual makanan seperti warteg.

“Penerapan regulasi melarang merokok di area Warteg dan warung kaki lima akan berdampak ganda, bukan saja penurunan omzet, tetapi potensial gulung tikar karena tidak ada lagi pengunjung,” ungkapnya.

“Nah, pelarangan itu jelas membuat penghasilan pemilik UMK, warteg dan warung kaki lima, warung kelontong akan berkurang,” jelas Yons Ebit, dalam keterangannya, Minggu (23/11).

Dia mendesak DPRD dan Pemda DKI Jakarta untuk meninjau kembali peraturan ini demi menjalankan slogan Jakarta yang mendukung penduduknya untuk saling jaga dan memberikan kepastian usaha sehingga ekonomi warga tetap terjaga.

“Papera melihat kebijakan ini jangan dipaksakan agar tidak memberatkan keberlanjutan ekonomi masyarakat kecil,” pungkas Yons Ebit. (rida ayu)

 

 

— idj / idj — 

 

 

Berita Terkait

TTL dan OOCL Perkuat Kolaborasi Dukung Konektivitas Logistik Indonesia Timur
Pushidrosal Launching S-101 dan Sea Trial Produk S-100 di Teluk Jakarta
Hari Perhubungan Nasional 2026, Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Peran Pelabuhan Ciwandan dalam Mendukung Logistik Banten
ABUPI dan BKI Perkuat Sinergi untuk Mendorong Kualitas dan Keselamatan Sektor Kepelabuhanan
ABUPI dan Bank Mandiri, Perkuat Layanan Perbankan untuk Peningkatan Pengembangan Usaha Pelabuhan
Forum Konsolidasi Pengurus dan Anggota ABUPI, Perkuat Sinergi Organisasi
ABUPI Memperkuat Jajaran Pengurus Periode 2026–2030, Dorong Konsolidasi Organisasi
ABUPI Gandeng IIEA Dorong Penerapan Standar di Sektor Kepelabuhanan

Berita Terkait

Saturday, 19 September 2026 - 09:04 WIB

TTL dan OOCL Perkuat Kolaborasi Dukung Konektivitas Logistik Indonesia Timur

Friday, 18 September 2026 - 12:43 WIB

Pushidrosal Launching S-101 dan Sea Trial Produk S-100 di Teluk Jakarta

Friday, 18 September 2026 - 06:15 WIB

Hari Perhubungan Nasional 2026, Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Peran Pelabuhan Ciwandan dalam Mendukung Logistik Banten

Thursday, 17 September 2026 - 19:36 WIB

ABUPI dan BKI Perkuat Sinergi untuk Mendorong Kualitas dan Keselamatan Sektor Kepelabuhanan

Thursday, 17 September 2026 - 19:13 WIB

ABUPI dan Bank Mandiri, Perkuat Layanan Perbankan untuk Peningkatan Pengembangan Usaha Pelabuhan

Berita Terbaru