Ekspor Lampung Bergeliat, Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Tembus 50 Ribu TEUs

- Pewarta

Thursday, 25 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kegiatan bongkar muat di IPC TPK Area Panjang

Ilustrasi kegiatan bongkar muat di IPC TPK Area Panjang

Maritim Indonesia – Arus peti kemas di Terminal Petikemas Panjang menunjukkan tren positif hingga Mei 2026. PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatat pertumbuhan throughput sebesar 7,40 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, volume peti kemas tercatat mencapai 50.287 TEUs, meningkat dari 46.824 TEUs pada periode yang sama tahun 2025. Kenaikan tersebut mencerminkan meningkatnya aktivitas logistik dan perdagangan yang dilayani melalui Terminal Petikemas Panjang.

Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK, Daniel Setiawan, mengatakan bahwa capaian tersebut menunjukkan aktivitas arus barang yang terus tumbuh seiring meningkatnya kebutuhan distribusi dan perdagangan di wilayah Lampung dan sekitarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pertumbuhan throughput di Area Panjang yang berada di atas rata-rata pertumbuhan IPC TPK secara nasional menunjukkan peran strategis terminal dalam mendukung kelancaran arus logistik dan perdagangan di wilayah Lampung. Kami akan terus menjaga keandalan layanan untuk memastikan kebutuhan pengguna jasa dapat terpenuhi secara optimal,” ujarnya.

Peningkatan throughput terutama ditopang oleh pertumbuhan ekspor sejumlah komoditas unggulan. Komoditas tapioca starch tercatat tumbuh 267,37 persen, diikuti frozen shrimp sebesar 28,90 persen, nanas sebesar 22,93 persen, serta refined glycerine sebesar 21,90 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain itu, arus peti kemas domestik maupun internasional juga menunjukkan pertumbuhan yang positif. Hingga Mei 2026, throughput domestik tercatat mencapai 28.163 TEUs atau tumbuh 10,04 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, throughput internasional mencapai 22.124 TEUs atau meningkat 4,21 persen secara tahunan.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung turut menunjukkan tren perdagangan yang positif. Pada April 2026, nilai ekspor Provinsi Lampung mencapai US$504,59 juta atau meningkat 43,29 persen dibandingkan April 2025. Sementara itu, nilai impor tercatat sebesar US$172,40 juta atau naik 51,56 persen secara tahunan. Pertumbuhan aktivitas perdagangan tersebut turut mendorong peningkatan arus logistik dan pergerakan peti kemas yang dilayani melalui Terminal Petikemas Panjang.

Kinerja positif Area Panjang turut mendukung pertumbuhan trafik peti kemas IPC TPK secara nasional. Hingga Mei 2026, IPC TPK membukukan throughput sebesar 1,49 juta TEUs atau meningkat 6,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan pertumbuhan sebesar 7,4 persen, area Panjang menjadi area dengan pertumbuhan tertinggi kedua di lingkungan IPC TPK hingga Mei 2026.

Sebagai terminal peti kemas utama di Provinsi Lampung, IPC TPK Panjang terus memperkuat layanan operasional melalui peningkatan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perusahaan pelayaran hingga pengguna jasa. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas layanan di tengah meningkatnya aktivitas logistik dan perdagangan.

Dengan tren positif tersebut, IPC TPK Panjang semakin memperkuat perannya sebagai gerbang logistik strategis yang mendukung kelancaran arus perdagangan domestik maupun internasional di Provinsi Lampung. (ire djafar)

 

Berita Terkait

Layani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur
Pushidrosal Perkuat Sinergi Hidro-Oseanografi dan Pertahanan Maritim di Wilayah Perbatasan Nasional
Pascagempa NTT, Kemenhub Optimalkan Transportasi Laut untuk Distribusi Bantuan Kemanusiaan
EPI Perkuat Keandalan Layanan OPS melalui SLA-SLG, Dukung Transformasi Green Port Tanjung Priok
Tekankan Profesionalisme dan Integritas Perwira Hidrografi, Danpushidrosal Bekali Pasis Dikspespa Hidros, Mahasiswa S1 dan S2 STTAL Hidros
Perkuat Budaya K3, IPCC Bekali TKBM dengan Sertifikasi Basic K3
KM Tidar Kirimkan Barang Bantuan TJSL PELNI Group
PELNI Mulai Angkut Bantuan untuk Korban Gempa NTT dengan KM Tidar

Berita Terkait

Saturday, 22 August 2026 - 21:58 WIB

Layani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur

Saturday, 22 August 2026 - 14:17 WIB

Pushidrosal Perkuat Sinergi Hidro-Oseanografi dan Pertahanan Maritim di Wilayah Perbatasan Nasional

Friday, 21 August 2026 - 21:54 WIB

Pascagempa NTT, Kemenhub Optimalkan Transportasi Laut untuk Distribusi Bantuan Kemanusiaan

Thursday, 20 August 2026 - 12:02 WIB

EPI Perkuat Keandalan Layanan OPS melalui SLA-SLG, Dukung Transformasi Green Port Tanjung Priok

Wednesday, 19 August 2026 - 04:23 WIB

Tekankan Profesionalisme dan Integritas Perwira Hidrografi, Danpushidrosal Bekali Pasis Dikspespa Hidros, Mahasiswa S1 dan S2 STTAL Hidros

Berita Terbaru