Geliat Optimalisasi Aset, SPSL Garap Depo Petikemas Pelabuhan Panjang

- Pewarta

Friday, 28 July 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — PT Pelindo Solusi Logistik atau SPSL sebagai Subholding BUMN Kepelabuhanan Pelindo terus melakukan upaya eksplorasi potensi bisnis perusahaan di tahun kedua pasca penggabungan (merger) Pelindo, salah satunya melalui optimalisasi pemanfaatan aset untuk Depo Petikemas di Pelabuhan Panjang.

Dalam pelaksanaan optimalisasi pemanfaatan aset ini, SPSL melalui Anak Perusahaannya yakni PT Prima Indonesia Logistik menjalin kerjasama dengan PT Intercon Terminal Indonesia dalam pengelolaan Depo Petikemas di Pelabuhan Panjang, pelabuhan yang berada pada titik persilangan Pulau Sumatera dan Pulau Jawa yang terhubung oleh Selat Sunda.

“Depo Petikemas yang digarap ini sebelumnya merupakan aset idle dengan luas total 15.900 m2, dimana berupa lapangan paving block seluas 8.817 m2 dan sisanya seluas 7.083 m2 dalam proses pematangan lahan serta clearing area. Optimalisasi aset ini merupakan salah satu langkah SPSL untuk mendukung kegiatan logistik yang lebih efektif dan efisien. Hal ini juga sejalan dengan staging dalam roadmap SPSL tahun 2023-2024 yakni fase ekspansi ekosistem.” kata Direktur Utama SPSL, Joko Noerhudha.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kolaborasi pengelolaan Depo Petikemas seluas 8.817 m2 ini berpotensi untuk menghasilkan throughput sekitar 18.000 TEUs/year. Dalam kolaborasi ini, SPSL Group memberikan layanan berupa lift on / lift off, penumpukan, cleaning petikemas, repairing petikemas, dan trucking (haulage) dari dan ke Terminal Petikemas.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, nilai ekspor Indonesia pada bulan Mei 2023 mencapai US$21,72 miliar atau naik sebesar 12,61 persen dibanding ekspor April 2023 dan naik sebesar 0,96 persen dibandingkan dengan bulan Mei tahun 2022. Sedangkan, Nilai impor Indonesia pada bulan Mei 2023 mencapai US$21,28 miliar atau naik 38,65 persen dibandingkan bulan April 2023 atau naik 14,35 persen dibandingkan Mei 2022.

“Kondisi ini diharapkan dapat meningkatkan potensi kegiatan ekspor serta terciptanya efisiensi rantai pasok produk-produk nasional khususnya di wilayah Panjang kota Bandar Lampung, dan ke depan dapat menciptakan integrasi ekosistem dan efisiensi rantai logistik sehingga secara bertahap guna menurunkan biaya logistik dan meningkatkan pertumbuhan perdagangan maupun perekonomian nasional,” tutup Joko Noerhudha. (ire djafar)

Berita Terkait

TPK Koja Perkuat Tata Kelola Perusahaan melalui Perpanjangan Nota Kesepahaman dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara
TPK Koja Raih Dua Penghargaan Gold pada TJSL & CSR Award 2026
Town Hall Meeting 2026, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Sinergi Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan
Pelabuhan Patimban Layani Kapal Peti Kemas Besar Kelas Panamax untuk Pertama Kalinya
Perkuat Ekosistem Logistik, Pelindo Regional 2 Banten dan APBMI Banten Sepakati Kerja Sama Bongkar Muat di Pelabuhan Ciwandan
Pelindo Bengkulu Catat Pertumbuhan Arus Barang 35,6 Persen, Perkuat Peran Pelabuhan bagi Perekonomian Daerah
IPCM Sukses Layani Sandar Perdana Kapal Berukuran Panamax di Pelabuhan Patimban”
Menhub Pastikan Seluruh Hak Korban dan Keluarga Korban KMP Mutiara Sentosa II Terpenuhi

Berita Terkait

Friday, 7 August 2026 - 14:20 WIB

TPK Koja Perkuat Tata Kelola Perusahaan melalui Perpanjangan Nota Kesepahaman dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara

Friday, 7 August 2026 - 14:10 WIB

TPK Koja Raih Dua Penghargaan Gold pada TJSL & CSR Award 2026

Wednesday, 5 August 2026 - 06:14 WIB

Town Hall Meeting 2026, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Sinergi Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan

Tuesday, 4 August 2026 - 17:02 WIB

Pelabuhan Patimban Layani Kapal Peti Kemas Besar Kelas Panamax untuk Pertama Kalinya

Tuesday, 4 August 2026 - 16:41 WIB

Perkuat Ekosistem Logistik, Pelindo Regional 2 Banten dan APBMI Banten Sepakati Kerja Sama Bongkar Muat di Pelabuhan Ciwandan

Berita Terbaru