Gelombang Kedua, KM Tidar Turunkan Barang Bantuan di Pelabuhan Lorens Say Maumere

- Pewarta

Thursday, 3 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) kembali mengirimkan barang bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui KM Tidar yang tiba di Pelabuhan Laurens Say, Maumere, pada Kamis (3/9) pagi. Kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada 29 Agustus 2026.

Bantuan ini diserahkan langsung oleh Direktur Utama PELNI Budi Setyawan Wijaya kepada Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka Petrus Poling Wairmahing.

Penyerahan barang bantuan kemanusian ini juga disaksikan dan dihadiri oleh Direktur Usaha Angkutan Penumpang PELNI Nuraini Dessy, Nakhoda KM Tidar Capt. Noviansyah, Kepala Cabang Maumere Edwin Kurniansyah, KSOP Kelas IV Lorens Say Maumere Rian Partigor, dan GM Pelindo Cabang Maumere Angga Adi Prebawa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bantuan yang tiba di Maumere merupakan bagian dari pengangkutan bantuan kemanusiaan yang difasilitasi PELNI dengan dukungan Kementerian Perhubungan dan Pelindo.

Direktur Utama PELNI Budi Setyawan Wijaya mengatakan bahwa PELNI berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam membantu masyarakat terdampak bencana melalui konektivitas transportasi laut yang dimiliki perusahaan.

“Sebagai BUMN pelayaran, kami merasa terpanggil untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak gempa di NTT. PELNI memfasilitasi pengangkutan bantuan ini dengan dukungan Kementerian Perhubungan, Pelindo, serta berbagai pihak yang telah mempercayakan bantuannya untuk kami bawa ke Maumere,” ujar Budi.

Budi menjelaskan, sejak 16 Agustus 2026, PELNI telah membuka posko penerimaan bantuan kemanusiaan di sejumlah kantor cabang yang dilalui kapal PELNI menuju wilayah NTT, diantaranya Jakarta, Makassar dan Surabaya. Bantuan yang diterima kemudian diangkut menggunakan kapal PELNI sesuai dengan jadwal dan rute reguler.

“Bantuan akan terus kami angkut selama masa tanggap bencana. Setiap kapal PELNI yang memiliki rute menuju wilayah NTT akan kami optimalkan untuk membawa bantuan sesuai dengan kapasitas dan kondisi operasional kapal,” tambah Budi.

Pada pengiriman tahap kedua ini, KM Tidar membawa bantuan sebanyak 29 ton. Sebelumnya, pada tahap pertama, PELNI telah mengangkut sebanyak 5,8 ton bantuan. Dengan demikian, total bantuan yang telah diangkut PELNI melalui KM Tidar mencapai 34,8 ton.

Bantuan berasal dari berbagai elemen masyarakat dan terdiri atas kebutuhan dasar seperti bahan makanan, air mineral, obat-obatan, perlengkapan tidur, serta kebutuhan lainnya bagi masyarakat terdampak bencana.

PELNI memastikan pengangkutan bantuan kemanusiaan akan terus dilakukan melalui kapal-kapal yang melayani rute menuju wilayah NTT. Saat ini terdapat sejumlah kapal PELNI yang secara reguler melayani wilayah tersebut, sehingga pengiriman bantuan dapat dilakukan secara bertahap menyesuaikan jadwal kapal dan ketersediaan bantuan.

“Kami mengajak instansi, lembaga, komunitas, maupun organisasi yang ingin menyalurkan bantuan untuk memanfaatkan posko penerimaan bantuan di kantor cabang PELNI. Bantuan nantinya akan dikonsolidasikan dan diangkut menggunakan kapal PELNI sesuai rute reguler menuju wilayah terdampak,” pungkas Budi.

Melalui kolaborasi bersama Kementerian Perhubungan, Pelindo, BPBD, serta berbagai elemen masyarakat, PELNI berkomitmen untuk terus mendukung proses pemulihan masyarakat terdampak gempa di NTT melalui konektivitas transportasi laut dan distribusi bantuan kemanusiaan. (ire djafar)

 

Berita Terkait

Dukung Kelancaran dan Kesejahteraan Buruh, Sektor Pelabuhan Tanjung Priok Bersatu Sosialisasi Program SINTA BIMA
Pelindo Dukung Digitalisasi Koperasi TKBM, Perkuat Tata kelola dan Keselamatan Kerja di Pelabuhan Tanjung Priok
Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi
Danpushidrosal Terima Alexander Dalrymple Award 2026, Pengakuan atas Kontribusi Hidrografi Indonesia
Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman
Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional
PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT untuk Dukung Konektivitas Nasional
Inovasi Baru Terminal Teluk Lamong : Luncurkan Lamong Cukur, Terobosan Baru Program TJSL

Berita Terkait

Friday, 16 October 2026 - 10:31 WIB

Dukung Kelancaran dan Kesejahteraan Buruh, Sektor Pelabuhan Tanjung Priok Bersatu Sosialisasi Program SINTA BIMA

Wednesday, 14 October 2026 - 18:18 WIB

Pelindo Dukung Digitalisasi Koperasi TKBM, Perkuat Tata kelola dan Keselamatan Kerja di Pelabuhan Tanjung Priok

Wednesday, 14 October 2026 - 11:45 WIB

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi

Tuesday, 13 October 2026 - 17:29 WIB

Danpushidrosal Terima Alexander Dalrymple Award 2026, Pengakuan atas Kontribusi Hidrografi Indonesia

Monday, 12 October 2026 - 17:05 WIB

Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman

Berita Terbaru

Berita

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi

Wednesday, 14 Oct 2026 - 11:45 WIB