
Maritim Indonesia – Pelindo Regional 2 Tanjung Priok menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dan harmonisasi dengan para pelaku usaha pelayaran nasional dalam kegiatan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) DPC INSA Jaya Masa Bakti 2022–2026 yang digelar di Lembang Jawa Barat, Bandung, Sabtu (15/11).
Executive General Manager (EGM) Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Yandri Trisaputra, hadir langsung mewakili manajemen PT Pelindo. Turut hadir Kepala Kantor KSOP Utama Pelabuhan Tanjung Priok, Heru Susanto, para pimpinan Pelindo Group di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok, sejumlah mitra terminal seperti JICT, TPK Koja, NPCT 1, IPC TPK, JAI dan SPJM, serta perwakilan dari 65 perusahaan pelayaran anggota INSA Jaya. Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Umum DPP INSA, Carmelita Hartoto, melalui sambungan virtual.
Salah satu agenda penting Rakercab adalah penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Penyesuaian Tarif Jasa Pemanduan dan Penundaan Kapal antara Pelindo Regional 2 Tanjung Priok dan DPC INSA Jaya. Penandatanganan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan antara DPP INSA dan PT Pelindo (Persero) terkait rencana penghapusan fuel surcharge dan penyesuaian tarif pelayanan kapal di seluruh wilayah Pelindo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat ini, mekanisme fuel surcharge dinilai perlu diselaraskan kembali melalui formulasi tarif baru yang lebih relevan dengan kondisi operasional terkini, termasuk pertimbangan inflasi dan rata-rata tertimbang harga BBM. Setelah penandatanganan Berita Acara, proses penyesuaian tarif akan dilanjutkan sesuai ketentuan, termasuk konsultasi dan permohonan rekomendasi kepada kementerian terkait.
Pelindo Priok Komitmen Perkuat Mutu Layanan
Dalam sambutannya, EGM Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Yandri Trisaputra menegaskan bahwa Pelindo terus berkomitmen menjaga kualitas pelayanan kapal, terutama untuk layanan pemanduan dan penundaan.
“Pelindo Regional 2 Tanjung Priok terus berkomitmen untuk meningkatkan mutu pelayanan dan menjaga level of service yang telah ditetapkan kepada pengguna jasa, khususnya pada pelayanan jasa kapal,” ujar Yandri.
Dikatakan juga, sinergi antar pemangku kepentingan merupakan fondasi utama untuk menciptakan layanan pelabuhan yang unggul dan efisien.
“Semoga kegiatan Rakercab INSA Jaya ini dapat dijadikan momentum penting bagi industri pelayaran nasional untuk menyatukan langkah dalam menciptakan ekosistem pelayanan kapal yang lebih transparan, efisien, dan berdaya saing, sejalan dengan upaya kita bersama memperkuat kelancaran arus logistik nasional,” ungkapnya.
“Kami akan terus mengedepankan sinergi dan harmonisasi antarpemangku kepentingan guna memberikan layanan terbaik di Pelabuhan Tanjung Priok,” pungkas Yandri. (ire djafar)







