Hijaukan Bumi, Wariskan Kehidupan: SPJM Perkuat Identitas Ekologis Lokal dengan Menanam Pohon Endemik

- Pewarta

Thursday, 5 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menanam 5000 bibit pohon endemik, SPJM turut mendukung konservasi lingkungan di Denassa Botanical Garden

Menanam 5000 bibit pohon endemik, SPJM turut mendukung konservasi lingkungan di Denassa Botanical Garden

Maritim Indonesia — PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM), sebagai salah satu subholding dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Dredging dan Shipyard (MEPS), menunjukkan komitmen nyatanya terhadap pelestarian lingkungan dengan melaksanakan aksi penanaman pohon secara serentak dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Nasional.

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan hijau nasional yang digagas oleh Pelindo Grup dengan target penanaman 40.000 bibit pohon di seluruh Indonesia. SPJM sendiri menyalurkan 5.000 bibit pohon untuk ditanam di kawasan konservasi Denassa Botanical Garden, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa, Abidzar Sulaiman; dan mewakili Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin. Hadir pula Camat Bontonompo, Muh. Syahrir Salam dan Kepala Desa Bontonompo, Syarifuddin Dg Tompo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari PT Pelindo Jasa Maritim yang telah memilih Denassa sebagai lokasi penanaman. Ini bukan sekadar kegiatan simbolik, tapi aksi nyata untuk generasi masa depan. Penanaman pohon ini adalah wujud kecintaan terhadap bumi,” ujar Abidzar dalam sambutannya.

Ia juga berharap agar kolaborasi antara SPJM dan Pemerintah Daerah dapat terus terjalin erat, khususnya dalam mendukung program kerja menuju masyarakat yang sehat, hijau, dan sejahtera.

Berbeda dari kegiatan penanaman pohon pada umumnya, SPJM kali ini secara khusus memilih bibit-bibit pohon endemik, yaitu jenis pohon yang hanya bisa tumbuh secara alami di wilayah geografis tertentu.

Langkah ini tidak hanya mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga mengangkat kekayaan hayati lokal yang selama ini terpinggirkan.

“Untuk penanaman pohon kali ini kami memilih bibit pohon endemik, yaitu jenis pohon yang hanya dapat ditemukan di suatu wilayah geografis tertentu dan tidak ditemukan di wilayah lain secara alami,” ujar Tubagus Patrick Tribudi Iskandar, SVP Sekretaris Perusahaan SPJM.

“Contoh untuk di Sulawesi ini diantaranya kayu hitam, kayu uru, kayu bitti dan kayu punaga. Selain itu kami juga memilih bibit kayu putih dan aren yang merupakan tanaman kesehatan yang kaya manfaat,” lanjutnya.

SPJM juga menaruh perhatian pada aspek keberlanjutan energi. Kayu punaga, misalnya, memiliki potensi sebagai sumber energi terbarukan karena bijinya mengandung minyak yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar biodiesel.

Sementara itu, aren dikenal sebagai penghasil nira yang bisa diolah menjadi bioethanol, bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan.

“Penanaman aren juga sejalan dengan program Pemerintah untuk mencapai target energi terbarukan dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil,” tegas Tubagus.

Pemilihan Denassa Botanical Garden sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Kawasan ini merupakan kombinasi antara ruang konservasi, literasi, dan wisata edukatif yang memiliki misi menyelamatkan keanekaragaman hayati melalui penanaman kembali tanaman lokal dan langka.

“Lokasi Denassa Botanical Garden dipilih dengan mempertimbangkan bahwa lokasi ini merupakan area konservasi lingkungan hidup, literasi, dan wisata berkelanjutan,” terang Tubagus Patrick.

“Salah satu kegiatan utamanya adalah menyelamatkan keanekaragaman hayati dengan cara penanaman kembali tanaman lokal, endemik, dan langka. Hal ini sejalan dengan tujuan penanaman pohon yang dilaksanakan oleh SPJM selain pelestarian lingkungan melalui penghijauan juga untuk konservasi tanaman endemik,” tambahnya.

Disampaikan juga, bibit yang ditanam bukan hanya sekadar pohon, tetapi juga simbol harapan, misalnya Kayu hitam untuk perabot dan kerajinan, Kayu uru untuk pembangunan rumah adat, Kayu bitti untuk perahu phinisi, Kayu punaga sebagai bahan bakar masa depan, Kayu putih dan aren sebagai tanaman kesehatan penuh manfaat.

Langkah SPJM tidak hanya memperkuat komitmen perusahaan terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan, tetapi juga menjadi ajakan moral kepada seluruh lapisan masyarakat untuk kembali bersahabat dengan alam.

“Setiap pohon yang ditanam hari ini adalah investasi untuk masa depan. Bukan hanya untuk oksigen, tapi juga untuk identitas dan kedaulatan hayati bangsa,” ujar Tubagus Patrick menutup pernyataannya.

Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian lingkungan, SPJM terus menegaskan eksistensinya bukan hanya sebagai penyedia jasa maritim, tapi juga sebagai agen perubahan menuju pelabuhan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. (ire djafar)

Berita Terkait

Kakorlantas Tinjau Pelabuhan Merak dan Bakauheni, Kesiapan Mudik Lebaran ASDP Diperkuat
Pemerintah Perkuat Sinergi Nasional Hadapi Angkutan Lebaran 2026, Sulawesi Selatan Jadi Simpul Strategis Transportasi Indonesia Timur
Sambut Mudik Lebaran, PELNI Tingkatkan Kualitas Layanan Penumpang
Belum Nikmati Diskon Tiket Lebaran? ASDP Jamin Refund Selisih Tarif
DPRD Barru Dorong Penerapan Timbangan di Pelabuhan Garongkong, Pelindo Regional 4 Siap Berkolaborasi
Kunjungan Perdana Direktur Utama Pelindo ke Kijing, PTP Nonpetikemas Tegaskan Komitmen Perkuat Logistik Kalbar
PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Tangani Ekspor Perdana Wind Mill Tower Tujuan Kanada
PTP Nonpetikemas Sukses Layani Bongkar 3.100 Sapi Impor di Pelabuhan Tanjung Priok

Berita Terkait

Monday, 2 March 2026 - 15:39 WIB

Kakorlantas Tinjau Pelabuhan Merak dan Bakauheni, Kesiapan Mudik Lebaran ASDP Diperkuat

Monday, 2 March 2026 - 12:25 WIB

Pemerintah Perkuat Sinergi Nasional Hadapi Angkutan Lebaran 2026, Sulawesi Selatan Jadi Simpul Strategis Transportasi Indonesia Timur

Monday, 2 March 2026 - 10:59 WIB

Sambut Mudik Lebaran, PELNI Tingkatkan Kualitas Layanan Penumpang

Monday, 2 March 2026 - 10:54 WIB

Belum Nikmati Diskon Tiket Lebaran? ASDP Jamin Refund Selisih Tarif

Monday, 2 March 2026 - 10:45 WIB

DPRD Barru Dorong Penerapan Timbangan di Pelabuhan Garongkong, Pelindo Regional 4 Siap Berkolaborasi

Berita Terbaru