Implementasi ESG, IPC TPK Dorong Keselamatan Kerja TKBM Melalui Pelatihan K3

- Pewarta

Wednesday, 28 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simulasi tindakan Resusitasi Jantung dan Paru oleh Peserta TKBM Pelabuhan Tanjung Priok.

Simulasi tindakan Resusitasi Jantung dan Paru oleh Peserta TKBM Pelabuhan Tanjung Priok.

Maritim Indonesia – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) terus memperkuat komitmennya dalam membangun lingkungan kerja pelabuhan yang aman, tangguh, dan berkelanjutan. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), IPC TPK menyelenggarakan Emergency Rescue & First Aid Training bagi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di IPC TPK Area Tanjung Priok, sebagai bagian dari peringatan Bulan K3 Nasional 2026 yang mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif.”

Sebagai simpul utama rantai logistik nasional, pelabuhan memiliki karakteristik lingkungan kerja berisiko tinggi (high-risk working environment). Oleh karena itu, IPC TPK secara proaktif mendorong penguatan kompetensi keselamatan kerja, tidak hanya bagi pekerja internal, tetapi juga seluruh pemangku kepentingan yang terlibat langsung dalam aktivitas operasional pelabuhan, termasuk TKBM sebagai garda terdepan layanan bongkar muat.

Pelatihan ini membekali peserta dengan keterampilan teknis penyelamatan darurat dan pertolongan pertama pada kecelakaan kerja, mulai dari dasar-dasar first aid, bantuan hidup dasar (basic life support), resusitasi jantung dan paru (RJP), hingga simulasi penyelamatan secara beregu. Peningkatan kapasitas ini diharapkan mampu meminimalkan risiko fatalitas sekaligus menjaga kelancaran operasional terminal bagi para pengguna jasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“TKBM memiliki peran strategis dalam memastikan operasional pelabuhan berjalan aman dan efisien. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama, dan sinergi antar seluruh insan pelabuhan menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman,” ujar Pramestie Wulandary, Corporate Secretary IPC TPK.

Dari perspektif Environmental, Social and Governance (ESG), inisiatif ini merupakan implementasi nyata pilar Social, khususnya dalam perlindungan tenaga kerja dan penguatan budaya keselamatan. Program ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Nomor 8, yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dengan memastikan standar keselamatan yang setara bagi seluruh pelaku rantai logistik pelabuhan.

Kegiatan Emergency Rescue & First Aid Training ini secara resmi dibuka oleh Stefanus Happy Yanuar Hadi, Asisten Manager Operasi IPC TPK Area Tanjung Priok 2, dan dihadiri oleh Yudha Sutanto, Asisten Manager Operasi IPC TPK Area Tanjung Priok 1. Pada sambutannya, Stefanus menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi seluruh insan pelabuhan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan berkelanjutan.

Pelatihan yang melibatkan instruktur profesional dari Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara ini diikuti oleh 27 personel TKBM yang beroperasi di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok dan dilaksanakan di Museum Maritim Indonesia. IPC TPK menargetkan para peserta tidak hanya memahami aspek teknis, tetapi juga mampu berperan sebagai safety leader di lingkungan kerja masing-masing.

“Melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan ini, kami optimistis ekosistem Pelabuhan Tanjung Priok akan semakin tangguh, dengan budaya keselamatan yang terus tumbuh dan memberikan rasa aman bagi pekerja, pengguna jasa, serta seluruh stakeholder,” tutup Pramestie. (ire djafar)

Berita Terkait

Operasional TPK Koja Tetap Berjalan Normal di Tengah Penyesuaian Arus Logistik Pasca Libur Idul Fitri
Danpushidrosal Pimpin Penyerahan Jabatan, Pengukuhan Jabatan dan Serah Terima Jabatan di Lingkungan Pushidrosal
140 Personel Pushidrosal Naik Pangkat
Perkuat Kolaborasi Maritim Indonesia–Jepang, KSOP Patimban dan Yokohama City Teken MoU Bidang Kepelabuhanan
PELNI Berikan Diskon Tarif 20% untuk Muatan Kontainer Periode Pascalebaran
Menaker Tekankan Peningkatan Layanan Kemnaker agar Lebih Mudah Diakses
Arus Balik Melonjak, PELNI Layani 27 Ribu Penumpang Hari Ini
Puncak Arus Balik Ketapang Menguat, ASDP Jaga Layanan Tetap Terkendali

Berita Terkait

Thursday, 2 April 2026 - 09:11 WIB

Operasional TPK Koja Tetap Berjalan Normal di Tengah Penyesuaian Arus Logistik Pasca Libur Idul Fitri

Thursday, 2 April 2026 - 04:56 WIB

Danpushidrosal Pimpin Penyerahan Jabatan, Pengukuhan Jabatan dan Serah Terima Jabatan di Lingkungan Pushidrosal

Thursday, 2 April 2026 - 04:52 WIB

140 Personel Pushidrosal Naik Pangkat

Tuesday, 31 March 2026 - 12:53 WIB

Perkuat Kolaborasi Maritim Indonesia–Jepang, KSOP Patimban dan Yokohama City Teken MoU Bidang Kepelabuhanan

Tuesday, 31 March 2026 - 04:14 WIB

PELNI Berikan Diskon Tarif 20% untuk Muatan Kontainer Periode Pascalebaran

Berita Terbaru

Berita

140 Personel Pushidrosal Naik Pangkat

Thursday, 2 Apr 2026 - 04:52 WIB