Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Kongres Pandu Dunia, Wamenhub: Momentum Perkuat Posisi Maritim Global

- Pewarta

Friday, 13 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Wakil Menteri Perhubungan Republik Indonesia, KOMJEN POL Drs. Suntana, M.Si., menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Kongres International Maritime Pilots’ Association (IMPA) ke-27 yang dijadwalkan berlangsung pada 23–28 Agustus 2026 di Bali. Hal tersebut diungkap dalam sambutannya saat menghadiri acara Indonesian Maritime Stakeholders Luncheon Gathering in Preparation for The-27 IMPA Congres, yang digelar di Tavia Hotel Jakarta, Kamis (12/2).

Menurutnya, forum global tersebut menjadi momentum strategis bagi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia untuk menegaskan peran dan kontribusinya dalam sektor maritim internasional.

Wamenhub juga menekankan bahwa kongres tersebut tidak hanya menjadi ajang pertemuan para pandu kapal dunia, tetapi juga panggung bagi Indonesia untuk menunjukkan komitmen terhadap keselamatan pelayaran, profesionalisme, serta penguatan kerja sama internasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Forum ini diharapkan melahirkan gagasan dan rekomendasi kebijakan yang adaptif terhadap transformasi digital, dinamika global, serta perlindungan lingkungan laut. Indonesia ingin mengambil peran yang lebih kuat dalam peta maritim dunia,” ujar Wamen Suntana.

Ia juga berharap sinergi lintas kementerian dan lembaga, mulai dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Badan Karantina, Bea Cukai, TNI Angkatan Laut, Polri, hingga seluruh pemangku kepentingan maritim—dapat menjadi model kolaborasi nasional dalam mendukung kegiatan internasional berskala besar.

Presiden Indonesian Maritime Pilots’ Association (INAMPA), Pasoroan Herman Harianja, menyampaikan bahwa Indonesia siap menjadi tuan rumah salah satu kongres terbesar sepanjang sejarah IMPA. Ia menyebut, organisasi tersebut menaungi hampir 8.500 pandu di seluruh dunia dan merupakan mitra strategis International Maritime Organization (IMO).

“Kehadiran delegasi dari berbagai negara akan menjadi kesempatan emas untuk memperkenalkan potensi maritim Indonesia, mulai dari budaya, pariwisata, ekonomi, hingga infrastruktur pelabuhan dan ketahanan maritim nasional,” kata Herman.

Ia juga berharap media nasional dan internasional dapat turut mengawal dan mengangkat penyelenggaraan kongres ini sebagai etalase diplomasi maritim Indonesia.

“Kami berharap dukungan media dapat memperkuat narasi Indonesia sebagai negara maritim yang modern, terbuka, dan siap berperan di tingkat global,” ujarnya.

Ketua Bidang Event Kongres IMPA, Capt. Fandi, menambahkan bahwa sekitar 90 persen perdagangan dunia bergantung pada jalur laut, sehingga peran pandu kapal sangat krusial dalam menjamin keselamatan kapal saat bersandar di pelabuhan.

“Kongres ini diharapkan melahirkan regulasi dan rekomendasi maritim, khususnya di bidang kepanduan, yang mendukung kelancaran ekonomi global. Kami berharap seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan memberi dampak nyata bagi industri pelayaran dunia,” tutur Capt. Fandi.

Hingga saat ini, tercatat 26 negara dan sejumlah organisasi internasional telah mendaftar sebagai peserta. Panitia juga menyiapkan sekitar 1.400 kamar hotel bagi delegasi dan tamu undangan, sebagai bagian dari persiapan logistik yang komprehensif.

Dukungan keamanan laut juga disampaikan TNI Angkatan Laut. Aster Kasal Laksda TNI Bram Rusman dan Kolonel Renny Setiowati yang menyatakan kesiapan TNI AL untuk mendukung penuh pengamanan kegiatan tersebut.

“Kami bangga Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah kongres internasional ini. TNI Angkatan Laut siap mendukung pengamanan sejak persiapan hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai, demi memastikan kongres berjalan aman dan sukses,” tegas Kolonel Renny.

Sejumlah pemangku kepentingan yang hadir turut menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor dalam penyelenggaraan kongres ini, serta berharap forum tersebut dapat memperkuat investasi, pengembangan pelabuhan, dan peningkatan daya saing pelayaran nasional.

Melalui Kongres IMPA ke-27, Indonesia diharapkan semakin dikenal sebagai kekuatan maritim yang strategis dan berdaya saing global, sekaligus memperkuat diplomasi maritim, ekonomi, dan keamanan laut di tingkat internasional. (ire djafar)

Berita Terkait

KRI Canopus-936 Resmi Masuk Menjadi Alutsista Terbaru TNI Angkatan Laut
ABUPI and MACN Sign MoU to Strengthen Integrity and Transparency in Indonesia’s Port Industry
ABUPI–MACN, Bersinergi Dorong Industrin Pelabuhan yang Bersih dan Berdaya Saing Global
Upacara Bulan K3 Nasional, Pelindo Regional 4 Konsisten Keselamatan sebagai Prioritas Utama
Kinerja Operasional Pelindo Regional 4 Tumbuh Positif Sepanjang 2025, Arus Kapal Meningkat 21,84%
Keselamatan Jadi Strategi Daya Saing Terminal Peti Kemas, JICT Raih Penghargaan Zero Fatality 2025
PTP Nonpetikemas Perkuat Tata Kelola Komunikasi di Era Digital
Dukung Keselamatan Kerja, PT Terminal Teluk Lamong Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Sopir

Berita Terkait

Friday, 13 February 2026 - 04:50 WIB

Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Kongres Pandu Dunia, Wamenhub: Momentum Perkuat Posisi Maritim Global

Thursday, 12 February 2026 - 19:40 WIB

KRI Canopus-936 Resmi Masuk Menjadi Alutsista Terbaru TNI Angkatan Laut

Thursday, 12 February 2026 - 19:30 WIB

ABUPI and MACN Sign MoU to Strengthen Integrity and Transparency in Indonesia’s Port Industry

Thursday, 12 February 2026 - 19:03 WIB

ABUPI–MACN, Bersinergi Dorong Industrin Pelabuhan yang Bersih dan Berdaya Saing Global

Thursday, 12 February 2026 - 18:19 WIB

Upacara Bulan K3 Nasional, Pelindo Regional 4 Konsisten Keselamatan sebagai Prioritas Utama

Berita Terbaru