Ini Salah Satu Upaya IPC TPK Dorong Peningkatan Ekspor-Impor di Lampung

- Pewarta

Friday, 8 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Keterangan gambar: Sandarnya kapal besar dengan jumlah muatan yang semakin banyak membuka potensi tumbuhnya ekspor impor di  Provinsi Lampung”

Maritim Indonesia – Beberapa upaya dilakukan IPC Terminal Petikemas/IPC TPK untuk mendukung pemerintah meningkatkan distribusi barang di Lampung baik melalui ekspor maupun impor salah satunya dengan mendatangkan kapal besar untuk sandar di IPC TPK Area Panjang serta peremajaan alat bongkar muat yang telah diagendakan Pelindo Terminal Petikemas selaku pemegang saham dari IPC TPK.

“Melihat fungsi pelabuhan sebagai pintu gerbang perekonomian, IPC TPK akan terus mengoptimalkan kontribusi pada peningkatan perekonomian nasional melalui nilai ekspor-impor khususnya di wilayah Lampung yang komoditas terbesarnya berasal dari hasil bumi.” jelas Direktur Utama IPC TPK, Guna Mulyana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapal MV MSC Bremerhaven V sandar pada (2/9) dengan LOA 294 meter merupakan kapal terpanjang dalam sejarah pelayanan peti kemas di IPC TPK Area Panjang. Sandarnya kapal besar dengan jumlah muatan yang semakin banyak membuka potensi tumbuhnya ekspor impor dengan biaya bongkar muat yang lebih efisien. Kapal berjenis New Panamax tersebut berkapasitas 14.500 TEUs. Sebelumnya kapal tersebut berangkat dari Tanjung Pelepas Malaysia dan akan dilanjutkan dengan tujuan Jakarta.

Tidak berhenti disitu, Pelindo Terminal Petikemas mendukung upaya ini melalui peremajaan alat bongkar muat untuk memastikan kesiapan dari sisi operasional dan menyesuaikan kebutuhan pelayanan terhadap pelanggan. Agar lebih optimal dalam melayani kapal besar rencananya IPC TPK Area Panjang akan dilengkapi dengan tambahan 1 unit Quay Container Crane di terminal petikemas.

Melansir laman Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung, ekspor-impor Lampung meningkat sangat signifikan di bulan Juli 2023. Nilai Ekspor Provinsi Lampung pada Juli 2023 mencapai US$428,91 juta, mengalami peningkatan sebesar US$36,79 juta atau naik 9,38 persen dibandingkan Juni 2023 yang mencapai US$392,13 juta. Nilai impor Provinsi Lampung pada Juli 2023 mencapai US$321,95 juta, mengalami peningkatan sebesar US$147,99 juta atau naik 85,07 persen dibanding Juni 2023 yang tercatat US$173,97 juta.

“Kami berharap dilayaninya kapal besar dapat menumbuhkan industri baru karena kemudahan distribusi barang serta mengundang lebih banyak kapal besar untuk sandar di Pelabuhan Panjang.”, pungkas Guna.

(ire djafar)

Berita Terkait

Lima Tahun Merger, Pelindo Regional 2 Perkuat Transformasi Layanan dan Kinerja Kepelabuhanan
IPCC Raih Trusted & Popular Brand 2026 untuk Kategori Pengelola Infrastruktur Logistik & Transportasi
107 Prajurit Pushidrosal Naik Pangkat, Danpushidrosal Tekankan Amanah dan Tanggung Jawab
Sistem Buatan Sqiva Indonesia Dukung Operasional Singapore Cruise Centre
PSM Percepat Transisi Energi Lewat Pelatihan Pemeliharaan Alat Bongkar Muat Elektrik
IPCC Catat Kinerja Positif hingga Agustus 2026, Terminal Satelit Terus Diperkuat
TTL dan OOCL Perkuat Kolaborasi Dukung Konektivitas Logistik Indonesia Timur
Pushidrosal Launching S-101 dan Sea Trial Produk S-100 di Teluk Jakarta

Berita Terkait

Saturday, 3 October 2026 - 10:03 WIB

Lima Tahun Merger, Pelindo Regional 2 Perkuat Transformasi Layanan dan Kinerja Kepelabuhanan

Friday, 2 October 2026 - 16:48 WIB

IPCC Raih Trusted & Popular Brand 2026 untuk Kategori Pengelola Infrastruktur Logistik & Transportasi

Thursday, 1 October 2026 - 15:38 WIB

107 Prajurit Pushidrosal Naik Pangkat, Danpushidrosal Tekankan Amanah dan Tanggung Jawab

Thursday, 1 October 2026 - 10:44 WIB

Sistem Buatan Sqiva Indonesia Dukung Operasional Singapore Cruise Centre

Friday, 25 September 2026 - 18:04 WIB

PSM Percepat Transisi Energi Lewat Pelatihan Pemeliharaan Alat Bongkar Muat Elektrik

Berita Terbaru