INSA Jaya Kembali Gelar Pelatihan dan Bimtek Sistem SSm Pengangkut

- Pewarta

Wednesday, 23 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — Dewan Pengurus INSA Jaya kembali menggelar Pelatihan, Bimbingan Teknis dan Pemantapan Sistem Single Submision (SSm) Pengangkut pada Batch Ketiga, yang digelar di Hotel Sunlake Jakarta, Selasa (22/11).

Para peserta yang sebagian besar merupakan perwakilan dari berbagai perusahaan pelayaran sangat antusias pada Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem SSm tersebut. Hal itu juga yang menjadi alasan sehingga kegiatan Pelatihan dan Bimtek Sistem SSm Pengangkut kembali dilaksanakan pada Batch Ketiga yang diikuti 63 perusahaan pelayaran dari 172 peserta, ada penambahan dibandingkan Batch Kedua.

Dalam sambutannya, Ketua DPC INSA Jaya, Capt Alimudin mengungkapkan animo perusahaan pelayaran yang cukup tinggi dalam mengikuti bimtek. Pada Bimtek SSm Batch pertama telah dilaksanakan pada 12 Oktober 2022 yang diikuti 7 perusahaan pelayaran sebanyak 28 peserta. Sedangkan Batch Kedua dilaksanakan pada 26 Oktober 2022 dengan diikuti 43 perusahaan pelayaran dengan 172 orang peserta. Adapun Batch Ketiga yang dilaksanakan pada 22 Nopember 2022 diikuti 63 perusahaan pelayaran sebanyak 118 peserta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak menutup kemungkinan Batch berikutnya juga akan dilakukan sesuai kebutuhan yang ada,” ucap Capt Alimudin.

Capt Alimudin, mengatakan regulasi SSm Pengangkut saat ini adalah untuk kapal luar negeri (ekspor-impor). Namun kedepannya tidak menutup kemungkinan juga diterapkan terhadap kapal domestik atau antarpulau.

“Kita siapkan Bimtek seperti ini supaya kita semua sudah siap saat SSm Pengangkut dimandatorikan,” jelasnya.

Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok Capt Wsnu Handoko membuka langsung kegiatan Batch Ketiga Bimtek sistem Single Submision Pengangkut. Sementara itu Capt Teddy Gunawan, yang mewakili manajemen Pelindo Regional 2 Pelabuhan Tanjung Priok berharap tidak ada lagi kendala SSm Pengangkut telah dimandatorikan secara penuh. Kepala Syahbandar Tanjung Priok, Andi Hartono mengapresiasi Bimtek yang dilaksanakan oleh INSA Jaya sebagai bagian dalam sosialisasi SSm Pengangkut di Pelabuhan Tanjung Priok.

“Harapannya ke depan semua berjalan lancar termasuk nantinya juga untuk pelayaran domestik. Apalagi Pelabuhan Tanjung Priok sebagai pelabuhan percontohan dan merupakan pintu gerbang nasional lantaran 60-65% aktivitas perdagangan nasional dan internasional melalui pelabuhan Priok,” ucap Andi.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Syahbandar Pelabuhan Tanjung Priok Andi Hartono, Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok Wisnu Handoko, Perwakilan Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Perwakilan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjung Priok, Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Pelabuhan Tanjung Priok, Kantor Imigrasi Kelas I Pelabuhan Tanjung Priok, Lembaga National Single Window (LNSW), Kementerian Perdagangan, DPW Indonesia Shipping Agency Association (ISAA) DKI Jakarta, dan Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) DKI Jakarta.

Untuk diketahui, Sistem SSm Pengangkut telah diberlakukan secara mandatory di 14 pelabuhan di Tanah Air, sejak 1 September 2022. Ke 14 pelabuhan tersebut yakni; Pelabuhan Belawan, Tanjung Priok, Tanjung Perak, Makassar, Batam, Dumai, Panjang, Banten, Tanjung Emas, Balikpapan, Palembang, Pontianak, Kendari, dan Pelabuhan Samarinda. Dengan penerapan SSm Pengangkut diharapkan dapat mengakhiri proses manual dalam transaksional dan beralih ke IT system sehingga lebih efisien dan menghindari pungli (pungutan liar).

Demi menjamin kelancaran implementasi SSm Pengangkut, seluruh instansi terkait didorong untuk menyediakan layanan help desk baik secara fisik maupun online untuk layanan pengaduan dari pengguna jasa terkait permasalahan dalam penerapan SSm Pengangkut setiap wilayah. Selain itu, seluruh pihak pun akan melaksanakan koordinasi, komunikasi, dan sosialisasi bersama dalam pelaksanaan layanan SSm Pengangkut untuk kapal internasional dan domestik di wilayah kerjanya masing-masing.

Selanjutnya, juga akan dilakukan monitoring dan evaluasi penerapan SSm Pengangkut, serta rekonsiliasi dan penyampaian laporan hasil monitoring dan evaluasi kepada Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut. (idj)

Berita Terkait

Pemerintah Perkuat Sinergi Nasional Hadapi Angkutan Lebaran 2026, Sulawesi Selatan Jadi Simpul Strategis Transportasi Indonesia Timur
Sambut Mudik Lebaran, PELNI Tingkatkan Kualitas Layanan Penumpang
Belum Nikmati Diskon Tiket Lebaran? ASDP Jamin Refund Selisih Tarif
DPRD Barru Dorong Penerapan Timbangan di Pelabuhan Garongkong, Pelindo Regional 4 Siap Berkolaborasi
Kunjungan Perdana Direktur Utama Pelindo ke Kijing, PTP Nonpetikemas Tegaskan Komitmen Perkuat Logistik Kalbar
PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Tangani Ekspor Perdana Wind Mill Tower Tujuan Kanada
PTP Nonpetikemas Sukses Layani Bongkar 3.100 Sapi Impor di Pelabuhan Tanjung Priok
PT Pelabuhan Tanjung Priok Raih Gold Award di LACP 2024/25 Vision Awards

Berita Terkait

Monday, 2 March 2026 - 12:25 WIB

Pemerintah Perkuat Sinergi Nasional Hadapi Angkutan Lebaran 2026, Sulawesi Selatan Jadi Simpul Strategis Transportasi Indonesia Timur

Monday, 2 March 2026 - 10:59 WIB

Sambut Mudik Lebaran, PELNI Tingkatkan Kualitas Layanan Penumpang

Monday, 2 March 2026 - 10:54 WIB

Belum Nikmati Diskon Tiket Lebaran? ASDP Jamin Refund Selisih Tarif

Monday, 2 March 2026 - 10:45 WIB

DPRD Barru Dorong Penerapan Timbangan di Pelabuhan Garongkong, Pelindo Regional 4 Siap Berkolaborasi

Monday, 2 March 2026 - 10:37 WIB

Kunjungan Perdana Direktur Utama Pelindo ke Kijing, PTP Nonpetikemas Tegaskan Komitmen Perkuat Logistik Kalbar

Berita Terbaru