IPC IPC TPK Panjang Tingkatkan Efisiensi Ekspor Melalui Sinergi Layanan Depo Petikemas

- Pewarta

Monday, 25 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat layanan logistik di wilayah Lampung melalui pengoperasian depo petikemas di kawasan Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung, bersama PT Citra Prima Container sebagai mitra strategis. Langkah ini menjadi bagian dari upaya IPC TPK dalam meningkatkan kualitas layanan pendukung terminal petikemas sekaligus memperlancar arus barang ekspor dan impor di wilayah tersebut.

Depo petikemas seluas 10.000 m2 merupakan salah satu fasilitas pendukung terminal yang berperan penting dalam memudahkan pengguna jasa melakukan pengiriman barang menggunakan petikemas. Kehadiran depo yang terintegrasi dengan terminal petikemas dalam satu kawasan diharapkan dapat mempercepat proses logistik, mulai dari penyiapan petikemas kosong (empty container), hingga pengiriman barang ke kapal.

Manager IPC TPK Area Panjang, Anang Subagyono, mengatakan kolaborasi layanan depo petikemas ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem logistik di Pelabuhan Panjang. Melalui sinergi dengan PT Citra Prima Container sebagai pengelola depo, IPC TPK mendukung ketersediaan petikemas kosong (empty container) bagi kebutuhan ekspor yang terus meningkat. Integrasi layanan antara terminal petikemas dan depo dalam satu kawasan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi distribusi barang serta memberikan kemudahan bagi pengguna jasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui sinergi layanan antara terminal petikemas yang dikelola IPC TPK dan depo petikemas yang dioperasikan oleh mitra, kami berupaya menghadirkan ekosistem logistik yang lebih terintegrasi di Pelabuhan Panjang,” kata Anang.

“Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung kelancaran distribusi petikemas kosong untuk kebutuhan ekspor, sehingga pengguna jasa dapat memperoleh layanan logistik yang lebih efisien dan tepat waktu,” tambahnya.

Seiring tingginya aktivitas perdagangan melalui Pelabuhan Panjang, kebutuhan terhadap layanan logistik yang terintegrasi juga terus meningkat. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat nilai ekspor Lampung pada Januari–Maret 2026 mencapai US$1,38 miliar. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya dukungan fasilitas logistik, termasuk depo petikemas yang terintegrasi dengan terminal, guna mempercepat arus barang dan meningkatkan efisiensi layanan bagi pengguna jasa.

Kehadiran depo petikemas ini diharapkan menjadi solusi konkret di tengah tren kenaikan komoditas ekspor di wilayah Panjang dan sekitarnya. Dengan proses distribusi empty container  yang lebih memangkas waktu operasional, para eksportir kini dapat mengoptimalkan kapasitas pengiriman mereka. Kemudahan mengakses petikemas kosong yang siap digunakan diyakini akan menjadi stimulus kuat dalam mendorong peningkatan volume ekspor komoditas unggulan daerah ke pasar global.

Langkah strategis ini juga menjadi wujud nyata dari komitmen bersama kedua perusahaan dalam mendukung kelancaran logistik nasional. Integrasi layanan antara terminal dan depo petikemas yang efisien akan meminimalkan hambatan operasional di lapangan. Pada akhirnya, penguatan rantai pasok (supply chain) ini tidak hanya meningkatkan daya saing Pelabuhan Panjang, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang jauh lebih besar bagi wilayah sekitarnya.

“Kolaborasi layanan depo petikemas di kawasan Pelabuhan Panjang ini merupakan bentuk sinergi antar pelaku logistik untuk memperkuat konektivitas dan memberikan kemudahan bagi pengguna jasa,” ujar Anang.

“Dengan integrasi layanan antara terminal petikemas dan depo, diharapkan proses logistik menjadi lebih efisien serta mampu mendukung upaya penurunan biaya logistik,” pungkasnya. (ire djafar)

Berita Terkait

Cuaca Dinamis Selat Bali, ASDP Tingkatkan Kesiapsiagaan Sambut Libur Idul Adha
Jelang Iduladha, PELNI Angkut 825 Ekor Sapi dari Kupang ke Jakarta
Menaker: Magang Nasional Perkuat Kesiapan Kerja Generasi Muda
TPK Semarang Perkuat Strategi Dekarbonisasi, Implementasikan Sistem Manajemen GRK Berstandar Internasional
Wadanpushidrosal Serahkan Hewan Qurban Kepada Panitia Qurban Idul Adha 1447 H/2026 M Pushidrosal
Menaker: BPJS Ketenagakerjaan Harus Jadi Motor Penggerak K3
Kolaborasi Pelindo Petikemas dan Pemkot Surabaya Pastikan Hewan Kurban Aman untuk Masyarakat Jelang Iduladha 1447 H
IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026 

Berita Terkait

Monday, 25 May 2026 - 12:24 WIB

Cuaca Dinamis Selat Bali, ASDP Tingkatkan Kesiapsiagaan Sambut Libur Idul Adha

Monday, 25 May 2026 - 12:17 WIB

Jelang Iduladha, PELNI Angkut 825 Ekor Sapi dari Kupang ke Jakarta

Monday, 25 May 2026 - 12:00 WIB

Menaker: Magang Nasional Perkuat Kesiapan Kerja Generasi Muda

Monday, 25 May 2026 - 11:54 WIB

TPK Semarang Perkuat Strategi Dekarbonisasi, Implementasikan Sistem Manajemen GRK Berstandar Internasional

Monday, 25 May 2026 - 11:44 WIB

IPC IPC TPK Panjang Tingkatkan Efisiensi Ekspor Melalui Sinergi Layanan Depo Petikemas

Berita Terbaru