IPC Terminal Petikemas Luncurkan Layanan Container Freight Station di Area Panjang

- Pewarta

Tuesday, 31 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK), anak usaha PT Pelindo Terminal Petikemas, secara resmi meluncurkan layanan Container Freight Station (CFS) di Area Panjang, Lampung. Layanan ini hadir untuk memenuhi kebutuhan pengguna jasa terhadap fasilitas penyimpanan barang sekaligus mendukung kelancaran distribusi logistik di wilayah tersebut.

Layanan CFS ini memberikan fasilitas gudang dan lapangan penumpukan untuk kegiatan stuffing dan stripping, yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan pasar logistik, investasi, serta volume perdagangan di Provinsi Lampung.

Manajer IPC TPK Area Panjang, Anang Subagyo, menjelaskan bahwa fasilitas CFS ini merupakan langkah strategis untuk menghidupkan kembali kegiatan konsolidasi kargo di Pelabuhan Panjang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Posisi strategis Pelabuhan Panjang, yang terintegrasi antara Terminal Petikemas dan fasilitas CFS, memungkinkan pemilik barang untuk mengurangi biaya logistik secara signifikan,” ujar Anang.

Peluncuran layanan ini ditandai dengan kegiatan stuffing stripping perdana untuk 4 unit traktor milik PT Tanindo Inttertraco. Traktor tersebut diangkut oleh pelayaran MSC Indonesia dari Pelabuhan Qingdao, Tiongkok, menuju Pelabuhan Panjang.

Seremoni peluncuran dihadiri oleh sejumlah pihak, termasuk perwakilan Pelindo Regional 2 Panjang, General Manager Logistik Regional 3 PT MTI, Bea dan Cukai Bandar Lampung, Balai Karantina Hewan dan Tumbuhan, serta perwakilan dari mitra usaha seperti MSC Shipping Line dan PT Tresnamuda Sejati.

Dengan adanya layanan ini, IPC TPK Area Panjang berharap dapat terus berkontribusi pada efisiensi logistik nasional.

“Kami optimis layanan ini akan mendukung kelancaran perdagangan dan memperkuat posisi Pelabuhan Panjang sebagai hub logistik utama di Sumatera,” tutup Anang. (ire djafar)

Berita Terkait

Bersama PELITA 2026, IPCC Rawat Tumbuh Kembang Generasi Bangsa
Wujud Syukur dan Kepedulian Lingkungan, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
TPK Koja Pastikan Kelancaran Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Terjaga
Gelombang Kedua, Kapal PELNI Angkut Ratusan Ton Barang Bantuan ke NTT
Perkuat Tata Kelola BBM, PELNI Bersama KPK Pantau Proses Bunkering Kapal Perintis
Danantara Perkuat Transformasi Pelindo, Laba Semester I 2026 Tumbuh 60%
Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Kolaborasi dengan Pengguna Jasa melalui Voice of Customer
Pelindo dan BNN Perkuat Edukasi Antinarkoba bagi Pelajar

Berita Terkait

Monday, 31 August 2026 - 20:41 WIB

Bersama PELITA 2026, IPCC Rawat Tumbuh Kembang Generasi Bangsa

Monday, 31 August 2026 - 20:22 WIB

Wujud Syukur dan Kepedulian Lingkungan, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Monday, 31 August 2026 - 14:21 WIB

TPK Koja Pastikan Kelancaran Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Terjaga

Saturday, 29 August 2026 - 18:10 WIB

Gelombang Kedua, Kapal PELNI Angkut Ratusan Ton Barang Bantuan ke NTT

Friday, 28 August 2026 - 21:26 WIB

Perkuat Tata Kelola BBM, PELNI Bersama KPK Pantau Proses Bunkering Kapal Perintis

Berita Terbaru