Jejak Panjang Pengabdian Andi Hartono, dari Kantor Pusat hingga Menjaga Keselamatan Pelayaran di Makassar

- Pewarta

Wednesday, 26 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Setiap perjalanan karier memiliki cerita tentang tanggung jawab, kepercayaan, dan pilihan untuk tetap mengabdi. Hal itu pula yang tergambar dari perjalanan Andi Hartono, aparatur sipil negara (ASN) yang telah menghabiskan sebagian perjalanan profesionalnya di bidang transportasi laut.

Dari posisi strategis di kantor pusat hingga memimpin satuan kerja di daerah, berbagai penugasan yang dijalani Andi Hartono menunjukkan perjalanan karier yang tidak hanya berkutat pada jabatan, tetapi juga pada tanggung jawab yang menyertainya.

Salah satu posisi penting yang pernah diembannya adalah sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Sesditjen Hubla). Dalam jabatan tersebut, Andi Hartono berperan dalam mendukung koordinasi administrasi, perencanaan program, hingga penganggaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Posisi di tingkat pusat memberinya pengalaman dalam melihat pengelolaan sektor transportasi laut dari sisi kebijakan dan tata kelola. Pengalaman itu kemudian menjadi bekal ketika ia mendapat kepercayaan untuk menjalankan tugas di lapangan.

Andi Hartono selanjutnya dipercaya sebagai Kepala Distrik Navigasi (Disnav) Kelas I Makassar. Penugasan ini membawa tanggung jawab yang berbeda sekaligus tidak kalah penting, terutama dalam memastikan penyelenggaraan kenavigasian berjalan dengan baik guna mendukung keselamatan dan keamanan pelayaran.

Makassar sendiri memiliki posisi penting dalam jaringan pelayaran nasional. Aktivitas kapal yang cukup tinggi di kawasan tersebut membuat layanan navigasi menjadi salah satu unsur yang tidak bisa dipisahkan dari kelancaran pergerakan transportasi laut.

Dalam menjalankan tugasnya, Andi Hartono tidak hanya dituntut mampu mengelola organisasi, tetapi juga memastikan sarana dan prasarana kenavigasian dapat berfungsi secara optimal. Pengawasan, koordinasi, serta kesiapan fasilitas menjadi bagian dari pekerjaan yang harus berjalan beriringan.

Pengalaman dari dua lingkungan kerja tersebut juga memperlihatkan bagaimana seorang pejabat dituntut mampu beradaptasi dengan karakter tugas yang berbeda. Jika di kantor pusat lebih banyak bersentuhan dengan aspek perencanaan dan tata kelola, maka di lapangan tuntutan pelayanan dan operasional menjadi bagian yang lebih dominan.

Di balik berbagai penugasan tersebut, profesionalisme dan loyalitas menjadi dua hal yang terus dibawa dalam menjalankan amanah. Loyalitas tidak semata-mata dipandang sebagai kepatuhan terhadap organisasi dan pimpinan, tetapi juga diwujudkan melalui kesungguhan dalam menyelesaikan pekerjaan dan menjaga kepercayaan yang diberikan.

Dalam menjalankan kepemimpinan, pendekatan komunikasi dan koordinasi juga menjadi bagian penting. Berbagai persoalan di lapangan tidak dapat diselesaikan sendiri, sehingga hubungan kerja yang baik dengan pemerintah daerah, instansi terkait, pelaku usaha pelayaran, maupun masyarakat menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pelayanan.

Perjalanan panjang tersebut pada akhirnya menjadi rekam jejak tersendiri bagi Andi Hartono. Dari meja kerja di kantor pusat hingga berada di garis depan pelayanan kenavigasian, setiap penugasan memberikan pengalaman sekaligus tanggung jawab yang berbeda.

Bagi seorang ASN, perjalanan karier bukan hanya tentang seberapa tinggi jabatan yang pernah diduduki. Lebih dari itu, ada amanah yang harus dijalankan dan kontribusi yang ditinggalkan. Jejak Andi Hartono menjadi bagian dari perjalanan panjang pengabdian di sektor transportasi laut. Sebuah perjalanan yang dibangun melalui berbagai penugasan, pengalaman, serta komitmen untuk tetap memberikan yang terbaik di setiap tempat ia dipercaya menjalankan amanah. (ire djafar)

Berita Terkait

TPK Koja Apresiasi Kesabaran Pengemudi Truk, Optimistis Layanan Segera Normal
Dari Mangrove hingga Kopi Liberika, IWTL Perkuat Pemberdayaan dan Menumbuhkan Harapan Masyarakat Pesisir Cilacap
Pelindo Marine Latih 73 Nakhoda Kapal Tunda untuk Perkuat Budaya Keselamatan
Perkuat Rantai Pasok di Tanjung Priok, PT Lestari Wijaya Abadi Resmi Kantongi Izin PDPLB
Gelombang Kedua, KM Tidar Turunkan Barang Bantuan di Pelabuhan Lorens Say Maumere
Bersama PELITA 2026, IPCC Rawat Tumbuh Kembang Generasi Bangsa
Wujud Syukur dan Kepedulian Lingkungan, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
TPK Koja Pastikan Kelancaran Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Terjaga

Berita Terkait

Friday, 4 September 2026 - 13:54 WIB

TPK Koja Apresiasi Kesabaran Pengemudi Truk, Optimistis Layanan Segera Normal

Friday, 4 September 2026 - 13:29 WIB

Dari Mangrove hingga Kopi Liberika, IWTL Perkuat Pemberdayaan dan Menumbuhkan Harapan Masyarakat Pesisir Cilacap

Thursday, 3 September 2026 - 13:38 WIB

Pelindo Marine Latih 73 Nakhoda Kapal Tunda untuk Perkuat Budaya Keselamatan

Thursday, 3 September 2026 - 07:44 WIB

Perkuat Rantai Pasok di Tanjung Priok, PT Lestari Wijaya Abadi Resmi Kantongi Izin PDPLB

Thursday, 3 September 2026 - 04:55 WIB

Gelombang Kedua, KM Tidar Turunkan Barang Bantuan di Pelabuhan Lorens Say Maumere

Berita Terbaru